“Nanti sajalah” “Lima menit lagi deh doi update instastory nih” “Nanggung nih nanggung main Mobile Legendnya” Sering kali fokus kita ter-distract dengan hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk mendapat perhatian. Justru hal-hal tersebut sering kali menyita hampir 2/3 waktu kita dalam sehari. Hal-hal yang kita rencanakan untuk dikerjakan hari ini menjadi tertunda besok, besok, dan besoknya.

“Ah salah siapa kasih deadline mepet-mepet gini” “Ngerjain hal ini kan nunggu mood bagus dulu, aku ngumpulin mood dulu ya” “Wah kan lagi hujan, istirahat aja deh dulu, toh juga untuk mengumpulkan tenaga kan” Atau kamu suka mencari-cari alasan seperti itu. Kalau hal itu benar-benar terjadi, wah nampaknya kamu perlu berbenah dan mendisiplinkan diri lagi.

Advertisement

John Maxwell seorang ahli kepemimpinan yang dikenal secara internasional, motivator, pembicara, dan penulis berbagai buku yang telah terjual lebih dari enam belas juta eksemplar. Beliau percaya bahwa setiap orang memiliki gen pemimpin dalam dirinya, hanya saja belum terekspresikan sepenuhnya. Ia percaya melalui latihan-latihan yang disiplin, setiap orang mampu mengaktifkan gen tersebut. Lewat karya-karyanya beliau mengajak para pembacanya untuk mendisiplinkan diri sehingga mampu mencapai focus yang sudah ditentukan sejak awal. Pada akhirnya kesuksesan bukanlah suatu hal yang mustahil untuk dicapai.

Simak berikut kutipan-kutipan John Maxwell ini yang akan membuatmu berpikir dua kali untuk menunda pekerjaan dan bermalasan:

“Jangan berhenti, sekali saja kamu berhenti, kamu akan terbiasa seperti itu”

Advertisement

“Jika anda memiliki banyak alasan mengapa anda tidak biasa berdisiplin, sadarilah bahwa itu hanyalah cara anda untuk membenarkan diri dan harus dihadapi jika ingin naik ke tingkatan yang lebih tinggi sebagai pemimpin”

“Jika saat ini anda kurang berdisiplin mungkin anda terbiasa menghabiskan pencuci mulut sebelum memakan sayuran”

“Setiap kali anda lebih berkonsentrasi pada kesulitan sebuah pekerjaan, bukan pada hasil atau imbalannya, anda akan cenderung putus asa”

“Sukses dapat didefinisikan sebagai realisasi progresif terhadap sasaran yang telah ditentukan”

“Ingat bukan seberapa keras anda bekerja namun seberapa cerdas anda bekerja”

“Seorang juara tidak menjadi juara di atas ring, mereka hanya dikukuhkan di sana. Itu benar. Jika anda ingin melihat di mana seseorang berkembang menjadi juara, lihatlah rutinitas hariannya.”

“Anda dapat memetakan rencana pertandingan atau rencana hidup. Namun ketika pertandingan dimulai, anda menyerah pada reflex anda. Itulah saat di mana apa yang anda latih akan terlihat. Jika tidak berlatih di pagi hari yang gelap, anda akan menuai hasilnya dibawah lampu sorot panggung yang sangat terang”

“Bukan kritik yang penting, bukan juga orang yang menemukan bagaimana orang kuat bisa jatuh, atau di mana seseorang bias melakukannya dengan baik. Penghargaan adalah milik orang yang terjun ke gelanggang, yang wajahnya kotor karena debu, keringat, dan darah, yang berjuang dengan gagah berani, yang melakukan kesalahan dan bangkit lagi dan lagi, yang benar-benar antusias, benar-benar setia, dan mengabdikan dirinya bagi sebuah tujuan mulia.

Hal terbaik yang bias terjadi adalah orang ini akhirnya meraih prestasi tinggi, namun yang terburuk, ia gagal. Tetapi ia gagal dengan keberanian yang besar, sehingga tempatnya bukanlah bersama jiwa-jiwa yang beku dan takut, yang tidak mengenal baik kemenangan maupun kekalahan.”

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya