Ada kalanya kita begitu bersemngat dalam memperjuangkan sesuatu, entah itu untuk sebuah pemikiran, cita2, harta benda mungkin juga seseorang, terus mencari cara agar semua yang telah direncanakan sesuai dengan harapan.

Saat membuka mata dari lelapnya tidur ada ucapan kecil seperti doa tak lupa kau panjatkan dengan harapan agar selalu diberi kemudahan, hari2 kau jalani pelan tapi pasti karena percaya tak ada niat baik yang tak dikabulkan.

Advertisement

Lupa diri kini coba berlari, jatuh bangkit lagi,menutupi semua hal yg tak sejalan, terserah apa yang mereka katakn, ini aku kan kuberi bukti, terus jalan tak peduli. Dan sampailah kau disatu titik yg tidak pernah kau perhitungkan, apa2 yang tak pernah terlintas dipikiran bahwa dia sesuatu hal yang selalu kau semogakan tak pernah merasa sedang diperjuangkan..

kau berhenti, coba memahami serasa tak percaya namun ini telah terjadi,setelah semua hal yang kau lakukukan, dan hal indah yang sengaja kau lepaskan hanya untuk dia yg malah memilih pergi dan meninggalkan.

Nyimak ya cerita di atas, wkwkwkwk kaya orang bener ya bahasa gua…ok kita mulai pastinya diantara pembaca mungkin pernah ngalamin hal yang di atas,atau malah mungkin baru kemarin-kemarin ngerasain. Buat yang sudah gua cuma bisa bilang suprise, enjoy this game even we lose, buat yang sudah ngerasa curiga kalau lu seperti berjuang sendirian mending lu tanya dan pastiin sama orang yang lu perjuangin itu, masih mau kaga berjuang sama2.

Advertisement

kalau sudah enggak mending lu puter arah sekarang, jangan nunggu sakit baru berobat yakin dah ini bener-bener nggsk enak rasanya, nah buat yang belum mending banyak-banyak baca doa, amit-amit jangan sampai ngerasain ini "PAIT". HAHAHAH trust me… Ya akan ada masa di mana apa yang telah kita lakukan menjadi tidak berarti di mata mereka, setelah semua sujud, semua doa dan semua upaya yang telah kita lakukan kita malah mendapat balasan yg menyakitkan.

Karena semua tidak sesuai harapan maka rasa "KECEWA" tidak lagi dapat dihindari, kau akan mulai dengan menyalahkan diri sendiri lalu mencari hal-hal baru yg menurutmu dapat memberimu suatu rasa "KETENANGAN".

Pertanyaanya dimana kau dapat menemukan rasa "KETENANGAN" itu, ya banyak cara dan banyak opsi pilihan beruntunglah mereka yang mencari di arah yang benar tapi tidak sedikit yang malah terjerumus kedalam hal-hal yang semakin memperburuk keadaan.

Yang akan kita bahas adalah mereka yang terjerumus ke arah yang salah,kenapa? Karena jika mereka sudah di arah yang benar maka hanya ada satu kata "LANJUTKANLAH" tapi untuk mereka di arah yang salah, mari kita teriakkan, "heiii sadarlah ini hanya akan memperburuk keadaan,sampai kapan kau akan terus menyiksa diri".

Dunia malam, minum-minum-an keras, narkoba adalah tempat yang menawarkan kesenangan yang dianggap mampu menggurangi rasa kecewa yang terus saja menghantui diri, benarkah?

Ya benar tapi tidak bisa dibenarkan,kenapa? Karena ini adalah ketenangan yang semu, ketenangan yang sementara dan nanti di suatu masa hanya akan membawa lebih banyak masalah dikehidupanmu kelak.. Sebagai contoh. Dunia malam: kau akan merasa lupa dengan masalahmu saat musik masih berdentum, saat musik mati tak akan mungkin kau tidak ingat semua hal yg telah terjadi..

Minum2an keras: ya kau akan lupa setelah banyak gelas yang kau habiskan, pikiranmu akan melayang jauhh entah kemana yang pasti seru dan penuh imajinasi, tapi bukankah saat sadar nanti kau akan ingat semua yang telah terjadi.

Begitupn yang mengkonsumsi narkoba, "hei kawan setelah efek obat it habis nanti kau akan sadar dengan semua hal ini, malah mungkin akan terasa lebih menyakitkan". Tak ada dari satu hal pun di atas tadi yang benar-benar dapat membantumu untuk melupakan dan memberi ketenangan secara permanen, tidakkah kau merasa seperti pecundang, kau malah lari kedalam2 hal bodoh itu dengan dalih ketenangan.

Belajarlah nenerima kenyataan, hadapi semua ketakutan yang terus menghantui bukankah itu lebih bijak, sakit itu pasti tapi setidaknya kau tidak lari dari masalah yang memang awalnya kita yang memulai ini, akhiri dan patahkan rasa takutmu jangan malah lari bersembunyi.

Bukannya pemberani tak memiliki rasa takut tapi karena dia berani menghadapi rasa takutnya itu, baiknya kita berjuang bersama karena ini mngkin akan terasa menjadi lebih mudah, karena rasa kecewa bukan milik kita saja, banyak diluar sana yang setengah mati berusaha agar lepas dari rasa kecewa ini,bukan hanya kau tapi juga aku, kamu, kita dan semua..

Ya teruslah berusaha karena bukan hanya kamu yang melawan rasain sendiri, tapi juga aku dan kita semua.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya