Kamu sedang kuliah dan ingin mengisi waktu luang dengan bekerja? Jangan takut. Masa kuliah adalah masa di mana kamu akan lebih banyak mempunyai waktu luang. Selain jumlah waktu, seorang mahasiswa juga bisa cukup bebas menentukan jam berapa akan kuliah, tentunya tanpa meninggalkan mata kuliah wajib dan mengganti dengan mata kuliah pilihan :-D.

Dalam dunia perkuliahan, kita tidak hanya dituntut untuk mencapai nilai maksimal, tapi juga soft skill mumpuni yang dapat dibawa bermasyarakat dan terjun ke dunia kerja. Beberapa mahasiswa mengasah soft skill mereka dengan mengikuti organisasi, UKM, komunitas, dan tak jarang yang memilih magang maupun bekerja paruh waktu. Selain mendapatkan pengalaman, magang maupun bekerja paruh waktu dapat menambah uang saku kamu. Pasti rasanya puas ketika belum lulus kuliah namun dapat menghasilkan uang sendiri. Kamu bisa memenuhi kebutuhan keseharianmu dengan jerih payah sendiri, tanpa meminta kepada orang tua. Beberapa mahasiswa bahkan bisa membayar biaya kuliah, membeli laptop, dan membayar angsuran motor dengan hasil kerja kerasnya. Hebat bukan?

Meskipun mempunyai banyak sisi positif, namun ada beberapa hal negatif yang dapat terjadi jika kamu kurang bijak mengatur waktu. Banyak mahasiswa yang takut jika pekerjaan akan mengganggu kuliahnya. Berikut adalah tips-tips untuk kamu yang ingin kuliah dan kerja berjalan mulus.

1. Tanamkan dari awal untuk memprioritaskan kuliah

Sebelum kamu tenggelam di dunia kerja, tanamkan dalam dirimu dengan sunggu-sungguh bahwa prioritasmu adalah kuliah, bukan (belum) pekerjaan. Ingatlah bahwa statusmu adalah mahasiswa. Jangan sampai kamu terlalu asik dengan pekerjaanmu dan membuat kuliahmu terbengkelai. Meskipun ketika selesai kuliah kamu juga akan mencari pekerjaan, namun jangan pernah tinggalkan kuliahmu sebelum selesai. Selesaikan kewajibanmu! Kamu memang sudah memiliki penghasilan, namun pikirkan juga jangka panjangnya. Sekalipun kamu yakin bahwa seterusnya akan bekerja di situ, namun kamu butuh kesarjanannmu untuk semakin menambah ilmu dalam meningkatkan posisimu. Kamu pasti tidak ingin berhenti sampai di sini bahkan tertinggal dari teman-temanmu.

Advertisement

2. Pilih pekerjaan yang jam kerjanya di luar jam kuliah

Jika kamu sudah mantap untuk bekerja sembari kuliah, carilah pekerjaan yang jam kerjanya di luar jam kuliah. Lebih tepatnya, pilihlah pekerjaan yang jam kerjanya bisa kamu tentukan sendiri atau tidak mengganggu waktu kuliahmu. Ketika kamu kuliah pagi, maka kamu bisa bekerja siang sampai sore. Begitu juga ketika kamu kuliah sore, kamu bisa bekerja di pagi harinya.

3. Jujurlah pada atasan bahwa kamu masih mahasiswa

Beberapa jenis pekerjaan mengizinkan diisi oleh seorang mahasiswa atau bahkan memang ditujukan kepada mahasiswa. Namun ketika kamu tertarik bekerja di sebuah perusahaan yang tidak menyediakan lowongan khusus untuk mahasiswa, maka jangan ragu untuk mengatakan jika kamu adalah seorang mahasiswa. Kamu tidak perlu takut jika kamu akan ditolak ketika mengatakan dengan jujur status kemahasiswaanmu. Dengan berkata jujur, jalan ke depan akan semakin mudah. Jika memang dari atasanmu tidak mempermasalahkan statusmu asal pekerjaan kamu jalankan dengan baik, maka kamu bisa lebih transparan. Kamu bisa memohon izin untuk menghadiri kuliah pengganti dan meninggalkan pekerjaanmu sebentar. Misalnya kamu bekerja kantoran, kamu bisa absen pulang terlebih dahulu. Namun jika atasanmu tidak mengizinkan kamu bekerja di sana karena status itu, maka artinya kamu harus mencari pekerjaan lain. Tanpa kamu mengatakan status kemahasiswaan, kamu akan kebingungan ketika benar-benar membutuhkan izin untuk meninggalkan kantor untuk urusan perkuliahan. Selain itu, kebohongan pasti akan membuatmu tidak tenang sehingga tidak fokus dan tidak maksimal menjalani aktivitas.

4. Tetap terhubung dengan teman kuliah

Ketika kamu sudah sibuk bekerja, tetaplah terhubung dengan teman-temanmu di kampus. Jangan membuat mereka seolah kamu tinggalkan. Tetaplah berkumpul dengan temanmu meskipun sebentar. Buat mereka tetap nyaman seperti sebelum kamu sangat disibukkan dengan dua rutinitas ini. Komunikasi yang baik ini juga akan membantumu untuk mendapatkan informasi tentang perkuliahan dari teman-temanmu ketika kamu tidak berada di kampus.

5. Jangan menunda mengerjakan tugas

Selain jam kuliah yang berada di kelas, kamu juga harus memikirkan jam untuk mengerjakan tugas. Ketika kamu mempunyai tugas, segera catat dan kerjakan. Meskipun belum jatuh tempo pengumpulan, tapi ketika kamu mempunyai waktu untuk segera mengerjakan, jangan tunda. Kamu tidak dapat menebak apakah kamu bisa mengerjakan besok atau tidak, mengingat waktu luangmu yang sangat terbatas.

6. Fokuslah pada kuliah ketika berada di jam kuliah dan fokuslah pada pekerjaan jika sedang di jam kerja

Meskipun statusmu adalah mahasiswa dan kamu memprioritaskan kuliah, namun bukan berarti kamu bisa sangat santai dalam bekerja. Jangan sampai kinerjamu dinilai buruk. Kamu tetap tidak bisa menjadikan status kemahasiswaanmu sebagai alasan buruknya kinerjamu. Ketika kamu sedang berada di kantor, kamu harus benar-benar fokus mengerjakan pekerjaan kantor. Buktikan bahwa kuliahmu bukan penghalang untuk kamu tetap menjalankan pekerjaan dengan baik. Hal ini berlaku sebaliknya. Ketika kamu sedang berada di kelas mendengarkan kuliah, jangan memikirkan pekerjaan yang sedang kamu tinggalkan di kantor. Biarkan dia menunggu kamu kuliah. Lakukan keduanya sesuai dengan porsinya.

7. Setiap detik dalam hidupmu sangat berarti

Ingatlah bahwa kamu mempunyai dua kewajiban yang porsi alokasi waktunya hampir sama. Lakukan hal-hal yang memang penting dan bermanfaat untuk dilakukan. Kamu boleh refresing, tapi jangan terlalu lama. Manfaatkan waktu sebaik mungkin.

Nah, sekarang jangan ragu untuk mengembangkan diri. Selain membutuhkan IPK yang mumpuni, kamu juga membutuhkan soft skill. Dengan bekerja paruh waktu, kamu bahkan bisa mendapatkan penghasilan.