Insiden Rossi-Marquez di MotoGP Malaysia 2015 Minggu kemarin (25/10) telah menghebohkan seluruh penjuru dunia. Banyak yang menghujat Rossi dan banyak juga yang masih mendukung pebalap Yamaha Movistar tersebut. Sesama pebalap pun banyak berkomentar mengenai insiden tersebut. Termasuk rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo.

Lorenzo mengatakan bahwa Rossi seharusnya diberi ganjaran yang lebih dari tiga poin penalti dan posisi baris terakhir di seri MotoGP Valencia, Spanyol. Komentar tersebut mengakibatkan timbulnya hembusan kabar bahwa petinggi Yamaha tidak suka akan komentar Lorenzo dan berimbas pada pertimbangan perpanjangan kontrak Lorenzo dengan Yamaha yang akan berakhir di tahun 2016 nanti.

Tidak hanya soal komentar saja, Lorenzo juga dianggap bersikap arogan dengan meninggalkan podium lebih cepat dan tidak mengikuti tradisi sampanye. Benarkah tidak akan ada perpanjangan kontrak Lorenzo dengan Yamaha?