Pada tahun 2016 lalu kita disuguhkan tayangan kisah cinta yang manis Ada Apa Dengan Cinta 2.

Sebuah cerita yang apik yang menjadi sebuah harapan baru bagi wanita yang ditinggal pergi kekasihnya tanpa kabar. Kisah yang mungkin saja terjadi di dunia nyata. Setidaknya begitulah harapan yang bermunculan kala keluar dari ruang bioskop. Tiba-tiba langkah menjadi ringan. Dan kesalahan dimasa lalu termaafkan tanpa perlu penjelasan.

Advertisement

Mungkin itu akan berlaku juga bagi kisah kita. Tapi aku bukan Cinta yang rela menunggu selama itu tanpa kepastian.
Dan kamu bukanlah Rangga yang bisa hilang begitu saja.

Kamu bukan rangga yang tinggal jauh sekali di kota New York dan sedang pontang panting mencari kestabilan ekonomi di usia muda. Mungkin kamu memiliki kesamaan dengan Rangga dalam urusan ekonomi, tapi jarak kita tidaklah sejauh Cinta dan Rangga.

Kamu tidak perlu pusing dengan harga tiket pesawat yang senilai dengan smartphone terbaru. Karena kamu tidak tinggal di New York. Bila kamu mau, tiket kereta seharga dua ratus ribu rupiah saja sudah mengantarkan dirimu di hadapanku. Jika kamu mau, kamu bisa saja tiba-tiba muncul di hadapanku. Atau memang kamu terlalu takut untuk muncul?

Advertisement

Kamu tahu?
Aku sungguh sibuk memikirkan apa yang terjadi padamu.
Aku bertanya-tanya dimana dirimu.

Apakah kamu mengalami kecelakaan berat hingga harus merelakan kakimu di amputasi seperti yang terjadi di film Bollywood berjudul Mann? Kamu bukanlah Gong Ma Sung dalam Drama Korea Devilish Joy yang memiliki Sindrom Cinderella Amnesia. Dan jika kamu pergi karena salahku, apa yang harus ku lakukan? Apakah permohonan maaf akan cukup?

Dan kemudian tiba-tiba kamu kembali. Bercerita tentang segala hal yang membuatmu pergi. Kamu kembali dengan sangat ceria, seolah tak ada yang pernah terjadi. Seolah kepergianmu setahun lalu telah termaafkan. Aku sudah cukup hancur setelah kepergianmu.

Kehilangan tanpa kabar bukanlah hal mudah. Kamu menanyakan bagaimana kabarku. Aku tidak baik-baik saja. Setidaknya aku tahu, bersamamu aku tidak pernah baik-baik saja.

Kini aku sudah cukup bahagia tanpa kehadiranmu. Aku memilih untuk sendiri menata hati dan berharap kelak kita berdua mempunyai jalan indah yang berbeda. Maaf, aku memilih untuk mengakhiri kisah kita.

Karena Aku bukan Cinta, Kamu bukanlah Rangga, dan kita tidak sedang Syuting Ada Apa Dengan Cinta.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya