Peran seorang partner memiliki pengaruh yang cukup besar dalam suatu keberhasilan. Seorang partner sejati akan memegang komitmennya secara sungguh-sungguh. Berusaha untuk saling memberi dukungan motivasi baik secara lisan maupun tindakan. Saling mengingatkan jika salah satu melakukan kesalahan ataupun lupa untuk melakukan sesuatu. Ia akan dengan senang hati membuka diri untuk berdiskusi mengenai apapun baik dalam dunia akademik maupun non akademik.

Perlukah memilih partner yang sesuai dengan kepribadian diri masing-masing?

Advertisement

Iya sangat perlu jika partner tersebut mempunyai visi yang sama dan ingin mewujudkan visi tersebut. Persamaan tersebut bisa dilihat dari sisi hobi, sifat maupun kesamaan mengenai hal tertentu. Misalnya Anda mempunyai kegemaran menulis, alangkah baiknya Anda mencari teman partner yang hobinya menulis juga. Walaupun dalam hal penulisan berbeda genre yang akan ditulis seperti artikel, puisi, cerpen dan lain sebagainya.

Diibaratkan partner seperti sepasang sepatu yang saling melengkapi. Berjalan beriringan dengan mengemban visi yang sama. Maju dengan langkah yang pasti dan terarah. Bersama meraih keinginan yang telah lama diperjuangkan. Berjuang dan saling bergandengan tangan untuk menghadapi segala tantangan di depan mata.

Sudahkah Anda memiliki partner yang tepat?

Advertisement

Jika belum cobalah lihat seseorang di sekitar Anda. Terkadang seseorang itu tak dekat dengan kita namun ia selalu mendukung keinginan kita dan selalu menyemangati tentunya. Partner bukan hanya sahabat kita, bisa jadi patner adalah rival kita. Mengapa demikian? Karena dari dialah kita belajar untuk memperbaiki kualitas kemampuan kita. Bukankah berbeda akan terasa lebih berwarna?

Belajar dari seorang partner nggak melulu tentang kelebihannya saja, benarkah demikian?

Partner sejati ialah ia yang memiliki hati tulus dan ikhlas untuk berbagi apapun yang ia bisa dengan teman partnernya. Ketika ia sedang berada dalam puncak kesuksesan, partnernya akan memberi selamat sedangkan ketika ia berada dalam kegagalan, partnernya akan selalu memberi motivasi penyemangat untuk bangkit dari masa keterpurukan tersebut. Intinya, kedua belah pihak harus sama-sama merasakan pahitnya perjuangan dan saling memberi nasihat satu sama lain.

Semangat mencari partner yang tepat! Siapa tahu partner itu adalah rivalmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya