Filipina merupakan salah satu negara di Asia Tenggara. Filipina juga merupakan salah satu penghasil beras terbaik di Asia Tenggara. Tetapi banyak yang kita belum tahu dari negara penghasil beras terbaik di Asia Tenggara ini.

Saya adalah salah satu Orang Indonesia yang berdomisili di Filipina, tepatnya di Manila. Sudah 4 tahun saya berada di kota yang tertata rapih di Ibu Kota Filipina (walaupun tidak berbeda jauh dengan Jakarta, Manila punya banyak jalan satu arah yang membuat lalu lintas lebih teratur walaupun dipadati banyaknya mobil dan angkutan umum yang melintas). Dibalik warganya yang padat, ternyata Manila mempunyai beberapa tempat perkantoran yang dipakai sebagai pusat perkantoran judi online.

Advertisement

Beberapa negara yang melarang keras adanya perjudian online, bisa masuk di tempat ini asalkan mau menaati seluruh peraturan yang ditetapkan oleh pemerintahan Filipina, terutama soal pajak. Ya, pajak adalah salah satu masalah di negara kita. Banyak kita temui perusahaan yang tidak mengurus pajaknya dengan baik. Perusahaan berbasis online tersebut kebanyakan adalah agen-agen internasional yang memegang perusahaan inti dari bandar dan juga menampung uang dari para pemain judi.

Permainan judi yang ditawarkan pun sangat beragam. Misalkan saja judi yang paling banyak dimainkan orang, adalah judi online sepak bola, atau permainan olah raga lainnya seperti basket, tenis, bulutangkis, bahkan sampai lomba pacuan kuda.

Teman-teman saya yang bekerja di tempat itu justru terkadang bekerja lebih pada saat akhir pekan, karena pada saat itulah pemain dan juga bandar mulai memainkan uang mereka untuk berjudi. Keuntungan yang diperoleh agen biasanya tergantung persen dari bandar (Saya kurang begitu mengetahui seara detail karena belum pernah mencoba).

Advertisement

Yang jelas, mereka menggaji karyawannya yang berasal dari Indonesia, dan negara lainnya dengan lumayan besar, mungkin jika dibandingkan dengan standard normal gaji di Indonesia, di Filipina bisa menggaji dengan 3-4 kali lipat gaji karyawannya, bahkan mereka tidak memandang status apa background karyawan tersebut. Yang terpenting mereka mau berusaha dan terus belajar. Mereka lebih menghargai orang-orang biasa yang memiliki kemauan untuk belajar dan juga berkembang, jika dibandingkan dengan mereka yang sudah memiliki dasar ilmu atau pengalaman tetapi tidak ada kemauan untuk terus belajar.

Masih soal pajak. Berbeda dengan negara kita, Filipina sangat tegas soal hal itu. Jika ada yang tidak membayarkan pajak dalam tempo yang ditentukan, maka perusahaan tersebut harus rela menutup semua usahanya yang dibuka di negara Filipina.

Negara yang membuka kantor di Filipina adalah Indonesia, Kamboja, Singapore, Malaysia, Vietnam, dan juga Brunei. Mereka memiliki keuntungan karena di Filipina melegalkan hal tersebut. Bahkan di Filipina memilki tempat Casino, seperti hal nya Singapore yang juga punya tempat sendiri. Para petinggi dari perusahaan di masing-masing negara tersebut juga sering melakukan konferensi. Mungkin jika kalian pernah membuka website seperti mendownload film, atau mendownload lagu, dan lain sebagainya yang mempunyai link, ketika di-click dan mengarah ke salah satu situs judi dengan menggunakan Bahasa Indonesia, nah berarti kantor perusahaan tersebut berada di salah satu negara di Filipina atau Kamboja.

Saya memiliki beberapa kerabat di tempat sekitar saya tinggal yang bekerja di tempat tersebut. Mereka lebih bahagia bekerja di Filipina karena bagi mereka kehidupan di Filipina dan Indonesia (khususnya Jakarta) tidak berbeda jauh. Tetapi dengan pengeluaran yang tidak berbeda jauh tersebut, mereka memiliki pendapatan yang lebih baik dibandingkan dengan jika mereka bekerja di Indonesia, sekalipun menjadi manager. Dari segi gaya hidup, Filipina juga tidak berbeda jauh dengan Indonesia.

Mereka juga memiliki kelebihan di bidang fashion (mungkin saya bisa bandingkan wanita di Filipina dan juga wanita di Indonesia yang sama-sama memiliki hobi berdandan kekinian).

Saya pernah mampir ke salah satu Mall tersebar di Asia Tenggara, tepatnya berada di jantung Kota Manila. Ya, nama tempat tersebut adalah 'Mall of Asia'. Mall terbesar di Asia Tenggara, harga dari barang-barang branded yang terdapat di sini tidak terlampau jauh bila dibandingkan dengan Jakarta, bahkan terhitung lebih murah.

Intinya Filipina memang melegalkan perusahaan judi tersebut, tetapi tetap tegas dalam menegakkan aturan negaranya sendiri, terlebih saat mereka pertama kali menerima warga asing yang datang ke negara mereka.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya