"Hati yang rapuh terkadang membuat otak cenderung bodoh. Membiarkan hati ini terhibur oleh siapa saja yang mendekat, melakukan tingkah laku konyol dan membuat bibir ini kembali tersenyum.

Kali ini aku sungguh terpuruk. Perlakuanmu kepadaku sungguh tidak manusiawi. Aku adalah manusia. Aku punya perasaan. Aku patut dihargai, bukan dengan sekedar nilai. Kamu masukan semua cinta kedalam bilur – bilurku dan kamu lepas seketika ketika aku mulai dirasuki oleh semua setan cintamu.

Advertisement

Lama untuk aku kembali pulih. Pulih dari semua rasa dan kenangan pahit ini. Sampai aku kembali tersenyum dengan sebuah rasa mint dari dia yang membuat diri ini segar kembali.

Tidak pernah aku merasakan sedekat ini dengannya. Aku sendiri lupa kapan dia datang dan mulai menghiburku setiap saat. Aku mulai tersenyum, walau aku masih takut untuk memulai yang baru. Pengalaman lalu seperti bukan menjadi pelajaran, tapi seperti menjadi trauma yang membuat isi otakku sulit lepas dari kenangan indah dulu bersama orang itu".

Kulihat dia selalu merenung. Tidak pernah kulihat lagi wajahnya yang ceria itu seperti ketika seseorang datang menjemputnya, kemudian membukakan pintu mobil dan mempersilahkannya masuk. Kulihat itu sesekali dari pintu rumahku.

Advertisement

Kami sudah berteman lama, tapi tidak pernah kami sedekat ini. Kucoba untuk meraih tangannya. Kusimpan jari manis dan jari tengahku, kemudian meluruskan ibu jari, jari telunjuk dan kelingking. Dia tersenyum. Jari – jari itu seperti mengingatkannya kembali pada masa kanak – kanak.

Kepeluk dia, mengajaknya berlari menuju taman dekat rumah. Lalu kudorong ayunan yang dia naiki, hingga mencapai kemiringan 45 derajat. Sesekali dia menengok kebelakang dengan tatapan matanya yang masih sendu. Dia sudah terus – menerus menangis dan bahkan kurang tidur.

Mungkin aku menjadi penjahat saat ini. Jauh darinya ketika dia bahagia. Seperti takut merasakan kebahagiaan yang sedang dia rasakan. Kini ku kembali ketika hatinya sedang hancur. Tidak ada yang peduli dengannya dan aku datang seperti Robin Hood yang menjadi pencuri demi kebahagiaan.

Kunjungi saya di @HariandiLion_D

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya