Semakin berkembangnya zaman, semakin kompleks pula kehidupan manusia. Manusia selalu mencari cara-cara baru untuk mempermudah dan meneruskan kehidupannya. Kehidupan manusia, terlebih di era modern kini, tentunya tidak bisa dilepaskan dari kebutuhannya akan energi. Salah satu energi yang kini menjadi perhatian dunia di era di mana teknologi sudah semakin canggih adalah energi nuklir yang berbahan utama uranium.


Energi nuklir berasal dari suatu reaksi yang merupakan proses dimana dua partikel nuklir saling bertubrukan dan menghasilkan sesuatu yang baru. Reaksi tersebut disebut dengan reaksi nuklir.


Advertisement

Pengunaan energi nuklir sebagai penopang kehidupan sangatlah tidak bijak karena penggunaan energi ini memiliki risiko yang sangat besar bagi kehidupan di bumi ini. Memang benar bahwa dengan menggunaan energi nuklir, manusia bisa mendapatkan banyak keuntungan. Keuntungan yang didapat ialah seperti menjadikan energi nuklir sebagai sumber listrik yang hemat dengan membangun pembangkit listrik bertenagar nuklir, lalu energi nuklir juga bisa digunakan untuk radioisotop.

Namun keuntungan-keuntungan tersebut tidak setimpal dengan risiko kehancuran yang dapat ditimbulkan. Penggunaan energi nuklir memiliki berbagai risiko yang dapat menimbulkan kerugian. Satu dari sekian risiko penggunaan tenaga nuklir ialah risiko meledaknya reaktor nuklir. Meskipun suatu reaktor nuklir digunakan untuk kepentingan masyarakat seperti untuk pembangkit listrik, hal itu akan dibayar mahal bila terjadi suatu kecelakaan pada reaktor nuklir yang mengakibatkan kerugian fatal.


Kecelakaan pada reaktor nuklir bisa menyebabkan ledakan amat dahsyat yang dapat menyapu kehidupan di sekitarnya seperti yang pernah terjadi di Chernobil, Ukraina.


Advertisement

Kemudian tidak hanya itu, kecelakaan di reaktor nuklir juga mengakibatkan tersebarnya radioaktif yang dapat memapar ke lingkungan sekitar. Radiasi yang dihasilkan dari ledakan di reaktor nuklir dapat bertahan sangat lama sehingga kawasan di sekelilingnya akan berubah menjadi zona berbahaya akibat paparan radiasi. Hal ini terjadi ketika Jepang dilanda tsunami yang ikut menghancurkan reaktor nuklir di Fukushima, wilayah fukushima pun menjadi wilayah terlarang.

Alasan berikutnya mengapa nuklir sangat tidak ramah terhadap bumi ialah kesalahan fatal yang bisa dibuat manusia dengan menjadikan nuklir sebagai senjata. Kini, negara-negara di dunia sedang berlomba-lomba mengembangkan tenaga nuklir mereka. Hal yang paling mengerikan yang kemungkinan terjadi ialah perang nuklir. Perang yang dipersenjatai dengan energi nuklir yang memiliki daya hancur mahadahsyat.


Bila negara-negara pemilik senjata nuklir cukup bodoh untuk mengguunakannya sebagai alat penyerangan, maka usia peradaban manusia di bumi ini tidak akan lama lagi.


Berdasarkan beberapa alasan di atas, saya sangat amat setuju bila ada pihak yang mengatakan bahwa penggunaan energi nuklir dalam rangka apapun adalah sama saja dengan upaya penghancuran bumi tercinta ini. Bumi sudah sakit, mengapa manusia justru terus menerus tanpa henti menyakitinya? Pada akhirnya, semua orang akan tahu betapa bahayanya penggunaan tenaga nuklir. Nuke is evil.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya