Keberagaman adalah salah satu aset yang dimiliki oleh Indonesia. Tanpa adanya keberagaman, Indonesia sangat sulit untuk berkembang. Terdiri dari 17.504 pulau, 1.340 suku bangsa, 742 bahasa daerah, dan 6 agama yang diakui. Inilah salah satu yang menjadikan Indonesia dikagumi oleh negara lain.

Sangatlah wajar jika primordialisme terjadi di Indonesia, hal ini dikarenakan Indonesia memiliki budaya yang banyak dan masyarakatnya termasuk masyarakat multikultural. Meskipun primordialisme sendiri memiliki dampak positif dan negatif, tetapi hal ini tidak bisa dihindari di negara Indonesia yang memiliki masyarakat multikultural.

Advertisement

Salah satu keindahan yang ada di Indonesia selain alamnya yang menakjubkan adalah keberagaman masyarakatnya. Keberagaman merupakan anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada negara kita, maka dari itu kita harus menjaganya sepenuh hati karena itu adalah salah satu bentuk terima kasih kita kepada Tuhan.

Indonesia pada masa lalu pernah menjadi jalur perdagangan laut yang terkenal. Banyak pedagang dari bangsa lain singgah di Indonesia untuk berdagang. Seiring berjalannya waktu terjadilah akulturasi dan asimilasi yang terjadi antara kebudayaan Indonesia dengan kebudayaan asing. Hal ini dapat dengan mudah terjadi karena masyarakat Indonesia memiliki kemampuan Local Genius.

Apakah Local Genius itu?

Advertisement

Local Genius adalah kemampuan masyarakat indonesia untuk menerima, memilah, dan mengambil kebudayaan dari luar lalu diolah dan diubah menjadi suatu perpaduan antara budaya asing dengan budaya asli.

Kemampuan inilah yang menjadikan masyarakat Indonesia pada saat itu dengan mudah berinteraksi dengan bangsa asing. Dari kemampuan Local Genius inilah banyak kebudayaan di Indonesia yang akhirnya berakulturasi dan berasimilasi menghasilkan kebudayaan yang baru.

Apakah saat ini Local Genius masih terjadi?
Menurut penulis Local Genius masih terjadi di Indonesia, tetapi saat ini kebanyakan masyarakat Indonesia hanya menerima dan mengambil budaya asing saja tanpa memilah apakah budaya asing tersebut baik bagi masyarakat Indonesia atau tidak. Akibatnya banyak budaya yang mulai luntur dikarenakan kalah bersaing dengan budaya asing.

Jika hal ini terus terjadi bukan hal yang mustahil jika suatu saat budaya asli Indonesia akan punah. Masyarakat Indonesia saat ini harus menjaga keberagaman yang ada di Indonesia. Salah satu menjaga keberagaman ini adalah dengan cara toleransi antar masyarakat baik itu dalam agama, budaya, dll. Dengan toleransi masyarakat Indonesia akan bersatu dan sulit untuk terpecah belah. Kita harus kumandangkan lagi semboyan kita yaitu Bhinneka Tunggal Ika, semboyan inilah yang mempersatukan dan mempererat tali persaudaraan kita.

Kita harus ingat perjuangan dari para pahlawan yang berasal dari berbagai golongan. Perjuangan mereka yang rela berkorban nyawa mengusir penjajah dari Indonesia. Perjuangan mereka membentuk negara Indonesia dan perjuangan mereka mempertahankan negara Indonesia.

Janganlah kita sekarang ini melupakan sejarah, karena dari sejarah inilah kita bisa melihat bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Dari sejarah yang ada kita dapat mengetahui bahwa Indonesia tidak bisa ditaklukkan dari luar. Invasi dari negara lain hanya akan membuat negara Indonesia semakin kuat. Tetapi perpecahan yang terjadi antar masyarakat bisa membuat negara kita melemah, inilah yang harus kita waspadai.

Dewasa ini banyak sekali hal-hal yang tanpa sadar membuat kita hampir terpecah, perbedaan pilihan dalam politik adalah salah satu contohnya. Pemilihan presiden dan wakil presiden di 2019 nanti adalah hal yang biasa dalam berdemokrasi. Tetapi hal yang sangat disayangkan adalah perbedaan pilihan dalam politik saat ini membuat kita hampir terpecah.

Bahkan bisa dilihat di media sosial para pendukung dari masing-masing calon saling serang dan saling hujat bahkan banyak berita hoax yang menimbulkan provokasi di antara kedua belah pihak, jika hal ini terus terjadi bukan hal yang mustahil kita akan terpecah.

Coba kita renungkan sejenak, negara yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan yang berasal dari berbagai suku, agama, ras yang berbeda dan mereka harus berkorban nyawa demi meraihnya dan kita sebagai penerus bangsa malah terpecah akibat perbedaan pilihan dan akhirnya negara yang menjadi korban, betapa egois dan tidak tahu diri kita ini.

Kalau dalam perbedaan pilihan kita sudah ada tendensi untuk terpecah maka sangat mudah bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah kita. Berawal dari perpecahan dalam masyarakat akhirnya yang terjadi adalah hancurnya negara kita.

Jika saat ini televisi banyak menyiarkan sesuatu yang merusak dan media sosial sekarang ini sama merusak juga, lalu apakah kita harus diam dan menunggu sampai dua hal itu merusak kita? Sebagai penerus bangsa kita harus menjaga negara kita dari perpecahan, hal yang paling sederhana dan mudah dilakukan adalah dengan mengontrol diri kita sendiri agar tidak mudah terpancing dan terhasut dalam keributan yang ada di media sosial.

Kita boleh beropini di media sosial asalkan jangan sampai menghina seseorang. Dengan mengontrol diri di media sosial maka kita telah melakukan perubahan kecil untuk Indonesia, walaupun kecil jika dilakukan oleh banyak orang maka akan berdampak besar bagi perubahan Indonesia.

Mulai saat ini dan seterusnya persatuan harus kita jaga agar keberagaman yang kita miliki tetap utuh. Jangan karena hal kecil kita harus merelakan keberagaman yang kita punya. Kita harus tunjukkan kepada dunia bahwa perbedaan bukanlah masalah, melainkan anugerah yang membuat kita semakin bersatu. Perbedaan pilihan maupun perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah terjadi. Mungkin kita berbeda dalam satu atau beberapa hal, tapi kita harus sadar bahwa kita masih dalam satu bingkai yaitu Indonesia.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya