Pepatah mengatakan bahwa masa lalu dapat dijadikan guru yang paling berharga. Mungkin ungkapan itu ada benarnya. Terlebih teruntuk kamu yang memang sedang mencari mantan dan selalu bertanya, bagiamana menyikapi masa lalu? Dalam artikel ini kamu tidak sendiri, kita akan cari cara untuk menyikapinya.

Biarlah ia berlalu

Bagaimanapun juga ia tetaplah mejadi masa lalu dan sudah sepatutnya kamu pergi meninggalkannya kala ia kembali menghampiri senyumi sembari berujar,

I've done with this..

karena terkadang orang dari masa lalu menghampiri yang tentunya buat hati teriris, namun kedewasaan sikap serta komitmenmu-lah yang turun menjadi bahan penimbang.

Advertisement

Tak apa sesekali mengingat masa itu toh kita butuh cerminan untuk melangkah ke depan.

Boleh saja kamu melirik ke belakang untuk menentukkan masa depan. Namun, jangan terlena karenanya sebab masa lalu terkadang memberikan 'energi' tertentu hingga kau terlena karenanya.

Katakan pada diri, aku tak bisa berdiam diri

Katakan pada diri aku tak bisa berdiam diri serta meladeni mereka dari masa lalu yang menghampiri. Hidup terus berjalan, waktu tak bisa memberhentikan jarumnya, pun matahari tak akan terhenti. Tanamkan pada diri bahwa kamu tidak bisa berdiam diri untuk meladeni mereka dari masa lalu yang mungkin tidak punya arti.

Hidupmu akan terus berjalan, kau tak bisa singgah di satu pos untuk waktu yang tak bisa dipastikan. Katakan pada dirimu, aku tak punya waktu untuk ini, aku harus melangkah ke depan karena di sanalah terbitnya sang fajar.

masa lalu ibarat saat kita menaiki sebuah mobil yang terkadang kita harus menoleh melihat spion tuk melihat ke belakang, namun tak boleh lama karena bisa jadi di depan ada sesuatu yang tak diduga, kau tidak diciptakan tuk menjadi pribadi yang peratap.