Untuk kalian para aktivis rumah kos yang ingin berbahagia mengelola uang jatah bulanan dari orang tua, atau gaji yang pas-pasan, jangan pernah abaikan barang-barang tak terpakaimu. Barang tak terpakai bisa menjadi sebab utama kebocoran finansial bagi kalian aktivis rumah kos. Kenapa? karena biasanya penghuni kos lebih suka yang instan dan tidak berpikir panjang dalam kerapihan kamar. Ya, karena dinilai tak lagi terpakai, daripada sibuk menyusun dengan rapi lebih baik dibuang saja. Padahal jiwa anak kos selalu ingin memenuhi kamarnya dengan hal-hal instan nan praktis. Akibatnya kalian akan selalu mencari barang-barang baru untuk memenuhi keinginan kalian (keinginan bukan kebutuhan).

Akibatnya, uang di dompet dan tabungan secara tak terkontrol terjun bebas dari tempatnya. Pernahkah kalian menyesal karena telah membuang barang-barang yang sepertinya masih bisa dipakai? Pasti.

Coba perhatikan kalimat ini dengan baik-baik,


“Setiap barang selalu memiliki fungsi ganda.


Ya, setiap barang yang pernah anda gunakan pastilah tidak hanya memiliki satu fungsi saja, ada fungsi utama dan kedua, ketiga, dan seterusnya tergantung tingkat kreativitas kalian dalam memanfaatkanya. Misalnya saja, kantong plastik bekas belanjaan yang akan kalian buru-buru buang setelah mengeluarkan isinya. Padahal, saat mau laundry pakaian, kalian akan kebingungan mencari tempat untuk membungkus pakaian kotor bukan?

Advertisement

Nah, kali ini penulis akan membagikan tips untuk mengalihfungsikan barang-barang tak terpakai ala anak kost.

1. Wadah bekas berbentuk kotak

Ok, yang pertama adalah barang bekas berbentuk kotak. Misal, kardus sepatu, kotak bekas kado, dan lain-lain. Pokoknya bentuknya kotak. Alat-alat yang perlu disiapkan adalah kertas kado, gunting, dan lem kertas. Untuk kotak yang besar seperti kotak sepatu lapisi dengan kertas kado di luar dan dalamnya, fungsinya bisa untuk meletakkan barang-barang yang kecil seperti, dompet, jam tangan, sisir, charger, dan lain-lain. Atau bisa juga dijadikan kotak make up. Nah, untuk yang ukuran lebih kecil kira-kira 15cmx10cm atau yang serupa bisa dilakukan langkah yang sama, fungsinya bisa dijadikan kotak alat tulis. Atau bisa di alihfungsikan ke yang lain ya guys tergantung tingkat imajinasi kalian.

2. Bekas parfum

Selanjutnya bekas parfum, tapi yang akan dibahas kali ini adalah yang berbentuk botol kaca ya guys. Kalian kumpulkan saja botol parfum bekas dalam berbagai warna. Alat yang dibutuhkan adalah styrofoam, lem, kabel, colokan, dan lampu led kecil. Langkahnya, rangkai lampu led dengan kabel dan colokan yang tersedia lalu rekatkan pada styrofoam yang berbentuk persegi panjang, kemudian susunlah botol parfum secara apik, lalu rekatkan dengan styrofoam yang sudah ditempel lampu led tadi ya. Terakhir hubungkan ke sumber listrik dan jadilah kreasi lampu warna-warni dari botol bekas.

3. Barang yang sudah pecah

Kalau ini sih dibuang saja ya, hehehe..

4. Kertas atau plastik bekas

Untuk yang satu ini, saya akan berikan tips yang dapat menghasilkan rupiah loh. Karena sudah mempraktekan sendiri waktu kuliah ekonomi lingkungan, hehehe. Syaratnya harus plastik deterjen ya biar kuat. Kalo kantong kresek sih dibuang aja kali ya. Ok, dalam hal daur ulang kertas dan sampah plastik ini dibutuhkan sedikit skill menjahit. Output yang dihasilkan adalah aneka bentuk tas, dompet, dan lain-lain tergantung kreativitas masing-masing. Bahan yang dibutuhkan adalah, sampah plastik deterjen, kertas, lem, jarum jahit, benang jahit, dan skill menjahit. Pertama, gunting kertas dan plastik sesuai pola yang diinginkan, lalu rekatkan dengan lem secara berlapis (plastik+kertas+plastik), lakukan hal yang serupa dengan pola-pola yang lain, kemudian satukan masing-masing bagian dengan dijahit. Saran penulis sih ya, kalau mau daur ulang ini bernilai ekonomis mending sewa jasa penjahit aja biar rapih, tapi kalau untuk sendiri ya up to you guys.

Oke sekian info yang bisa dibagikan, semoga bisa mengambil manfaat dan keuntungan ya. Selalu semangat berkarya para aktivis rumah kos. See you.