Aku adalah seseorang yang sederhana,ku anggap begitu karena meski aku berada di tengah kota metropolitan tetap saja aku tampil sederhana dan apa adanya. Meski aku tak terlihat fashionable tapi aku berusaha tampil apa adanya.

Mungkin saja aku tak secantik para mantan mu,yang menggunakan pakaian yang lebih fresh dan rata-rata senang menggunakan rok maupun pakaian yang terbuka. Aku juga tak pernah merasa aku sudah dewasa dan harus menggunakan make-up seperti para mantan mu.

Advertisement

Seringkali ku tanyakan padamu,

"Apakah aku terlihat cantik? atau tampan?"

Kemudian kamu tertawa dan menjawabnya,

"Kamu ini perempuan,pastinya bukan tampan kan"

Meski jawaban mu seperti itu,sering kali pertanyaan itu ku ulang-ulang,hingga suatu hari kamu bertanya

"Kenapa kamu me-label kan dirimu tampan?"

Aku akan selalu menjawabnya,karena aku sederhana dan apa adanya,tak ingin tampil berlebihan dan menjadi pusat perhatian orang lain maka aku akan terlihat cantik dengan sendirinya,hanya dengan menutupi rambutku menggunakan kerudung.

Advertisement

Setelah itu kamu tersenyum.

Ku kira jawaban ku sudah cukup tuk memantapkan hati mu hanya untuk menatapku. Tapi setiap kali kita pergi bersama,mengapa kamu menatap para "perempuan modern"?

Aku terus bertanya-tanya dalam hatiku.

"Apakah aku tak cukup bagimu?"

Hingga suatu hari kata-kata itu ku lontarkan padamu. Aku meneror mu dengan banyak pertanyaan hingga aku merasa lidah ini terlalu banyak berkilah dan menyatakan suatu hal yang tak perlu. "

Haruskah aku juga mewarnai rambutku?Atau aku memakai make-up agar terlihat lebih fresh?Ataukah aku harus terlihat cantik dan putih?Padahal aku sudah menerima dirimu apa adanya."

Kemudian kamu pun menjawabnya,

"Kamu tidak perlu seperti itu.

Kamu tidak perlu banyak berubah,karena aku menyukai kamu yang sekarang"

Rasanya aku sedikit tersentuh akan tetapi beberapa waktu kemudian setelah kamu mengatakan hal itu,kamu tetap menatap para "perempuan modern" itu.

Sayang,maafkan aku bila aku tak terlihat cantik di hadapanmu. Bagiku sudah cukup jikalau aku terlihat cantik dihadapan Sang Pencipta. Maafkan aku jikalau aku tak sempurna.

Tapi tolong jangan terus menatap mereka,aku sangatlah jauh dari para "perempuan modern".

Jikalau hatimu memang tertuju padaku,bukan kah mata mu tak seharusnya tertuju pada yang lainnya? Silahkan berhenti mencintai aku dan kejarlah para "perempuan modern" yang kau inginkan,tapi sayangnya kamu takkan menemukan orang sepertiku. Aku yang menerima mu apa adanya dan melihatmu atas ketulusan hatimu sedari awal. Untuk sekarang,

Aku hanya bisa tersenyum tulus agar terlihat "cantik".

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya