Namanya juga kehidupan ada yang terkenal adapula yang tenggelam. Ada yang semakin tenar adapula yang semakin terpuruk. Ada yang berapi-api meraih mimpi adapula yang semangat membara berlari untuk bunuh diri. Ada yang tertawa dan bahagia adapula yang menangis teriris. Sekali lagi namanya juga kehidupan wajar toh kadang kita di atas maupun dibawah.

Selama kita menikmatinya dan bersyukur insya Allah semua terasa menyenangkan. Biarlah mereka berbicara sesuka hati meski kadang membuatmu sakit hati. Hingga mereka akan lelah sendiri karena mereka terlalu sibuk mendengki. Tanpa menyadari bahwa orang yang dibicarakannya, yang dihina olehnya, yang dibulinya semena-mena, dan yang dikritiknya telah menjadi orang yang luar biasa berkatnya.

Advertisement

Saat kamu tersenyum atas keberhasilan mimpimu sedangkan mereka masih di tempat mengutuk diri sendiri. Dan semakin kamu bahagia, mereka akan semakin bergosip ria tentangmu. Hingga pada akhirnya penggosip akan terus berada di belakang menggosipkan keburukan sedangkan kamu semakin di depan berlari mengejar mimpi-mimpimu. Karena pemimpi tak ada waktu untuk bermimpi melainkan berlari mengejar mimpi.

Apalagi pemimpi sama sekali tak ada waktu untuk melihat maupun meladeni mereka yang doyan menggosipkan dirimu kesana kesini. Apapun yang mereka katakan padamu dan membuatmu terluka. Cukup simpan saja lukamu dalam-dalam dan tuangkan dalam tulisan yang justru menginspirasi pembaca. Insya Allah galaumu adalah galau versi keren karena ketika kamu galau masih bisa menginspirasi seseorang.

Mereka memang berhak berpendapat namun terkadang mereka lupa bahwa kamu juga berhak untuk merasa nyaman. Itulah masalah yang terlihat sepele namun bisa menjadi besar bila dibiarkan mengalir saja. Atau curhatlah pada Tuhanmu yang dengan segala kekuatan-Nya dan keramahan-Nya mampu membolak-balikan hati seseorang.

Advertisement

Semua orang pasti mempunyai karakter unik masing-masing. Ada yang pintar dengan segala kecuekannya, ada yang humoris dengan segala kekonyolannya, ada yang jenius dengan segala kemisteriusannya, dan mungkin juga ada yang diam-diam membuat strategi untuk maju dengan segala sifat dinginnya. Dengan segala perbedaan itu bukankah itu adalah keindahan yang hakiki.

Andai saja semua orang mau peduli dan menghargai perbedaan masing-masing betapa indahnya dunia ini tanpa kekerasan. Selain itu jika kita menghargai perbedaan itu insya Allah akan minim berita tentang kasus bunuh diri, tentang pembunuhan maupun lainnya. Bukankah mengusik ataupun menghina orang lain sekecil apapun itu tetap saja itu buruk, meski hanya untuk sekadar bercanda ataupun mencari sensasi. Namanya hati manusia siapa yang tahu, bahkan bisa saja dia tersenyum atas candaanmu tapi hatinya terluka parah.

Untukmu yang terengah-engah karena lelah dan mendapat amarah, redamkanlah dan bangkitlah kembali buktikan bahwa kamu unik dengan tidak menyerahnya kamu. Semangatlah dan lihatlah ke depan betapa dekatnya kamu dengan keberhasilan, inginkah kamu gagal dalam keadaan penasaran karena tidak mencoba atau gagal dalam keadaan menang karena telah memenangkan diri sendiri untuk tidak menyerah.

Untukmu yang dibuli semena-mena dan kamu hanya bisa diam dan pasrah balaslah pem-bully itu dengan diam-diam, bahwa diam-diammu itu adalah strategi untuk memalukan para pembully itu dengan sejuta prestasimu yang membanggakan, sedangkan mereka pem-bully masih di titik bawah alias masih menjadi pem-bully dan selamanya pem-bully akan selalu di bawah karena mereka membuang waktunya sia-sia hanya karena ingin menindas seseorang. Mereka pem-bully buta bahwa didepan mata banyak orang-orang yang mengejar mimpi untuk menjadi bermanfaat bagi siapapun itu.

Percayalah ada saatnya kamu tersenyum bahagia, memenangkan sesuatu dan akan banyak orang yang mendukungmu dan bangga padamu. Dan tetaplah tersenyum kepada mereka yang mungkin dulu pernah atau bahkan sering membuatmu menangis membuatmu malu atau bahkan membuatmu depresi. Karena kebaikan memang terkadang tidak selalu hadir dengan sebuah keindahan.

Karena hanya senyum yang mampu mengubah mindsetmu selalu positif. So buatmu yang sekarang merasa terusik keep smile and enjoy your life because you are unique. Sedangkan buatmu yang sekarang sudah tidak merasa terusik jangan balas mereka yang dulu pernah membuatmu terusik tapi tetaplah rangkul mereka dan buktikan bahwa you are unique and not same with them.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya