Tak terasa waktu berlalu begitu cepatnya, aku ingin menyampaikan rasa terima kasih untuk kamu yang telah hadir dan mewarnai hari-hariku. 4 tahun lebih bukanlah waktu yang singkat untuk kita, kita telah melewati semua hal awal masa pacaran yang romantis, saat-saat bertengkar, saat bosan, saat terpisah jarak, saat bahagia.

Lelaki terindahku, kau memang tidak setampan artis sinetron yang sering kulihat dilayar kaca, kau juga tidak punya harta melimpah, kau tidak seromantis seperti drama korea yang sering kutonton, kau hanyalah lelaki sederhana yang dibesarkan keluarga yang penuh cinta, ada ketulusan terpancar dihatimu yang membuatku nyaman, ada rasa tanggung jawab yang kulihat dari cara menyayangi ibu, ayah dan adik-adikmu, ikhlas saat membantu teman-temanmu yang kesusahan, dan usaha kecil yang kau lakukan untuk selalu membuatku tersenyum sangat kuhargai.

Advertisement

Lelaki terindahku, pernah kau membuatku menangis, pernah juga membuatku terluka, tapi aku tau semuanya tidak sengaja kau lakukan, aku tau selama ini kau berusaha menjaga hatiku agar tidak terluka, aku tau kau berusaha menjadi yang terbaik, aku tau kau menyayangiku. Ini hanya sebuah proses untuk kita berdua untuk saling mengenal, mengerti satu sama lain sebelum kita melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi.

Lelaki terindahku, meskipun kau pernah membuatku terluka, selama kau disisiku aku lebih banyak merasakan kebahagiaan, diam-diam aku selalu merindukanmu, merindukan tingkah gila kamu yang kadang-kadang akut, tingkah manja, saat merajuk, sampai saat kau marah dengan emosi yang tak tertahan meskipun saat kau marah adalah hal yang membuatku tak nyaman entah kenapa saat jauh darimu aku tetap saja merindukan hal itu.

Lelaki terindahku, terima kasih telah menyayangi aku dengan tulus, jujur saja aku bahagia punya kamu, disaat diluar sana lelaki lain merusak wanitanya dengan alasan cinta, kau tidak seperti mereka, kau menjaga aku, kau sabar menanti aku, kau bekerja keras untuk menabung sedikit demi sedikit agar bisa hidup bersama denganku, kau lelaki sabar yang pernah kutemui, kau sabar menghadapi aku yang kadang-kadang sifat kekanak-kanakan, manja, egois, cemburu datang tanpa kusadari.

Advertisement

Lelaki terindahku, tetaplah disampingku, menjaga dan menyayangi aku setulus hatimu, jangan bosan-bosan menghadapi tingkah manjaku, jangan pergi karena diluar sana aku tak yakin ada lelaki yang dapat menyayangi dan menerima semua kekuranganku, genggam erat tangan ini meskipun kau marah, bersandarlah ketika kau lelah, tetaplah menggenggam erat hati ini.

Dariku wanita yang menyayangimu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya