Di tengah kisruh rumah tangga yang menimpa Julia Prastini (Jule) dan Na Daehoon, ada hal menarik yang membuat banyak netizen kagum terhadap cara parenting pria berdarah Korea Selatan tersebut kepada ketiga anaknya, yakni Junho, Eunho, dan Jena. Pasalnya, ketiga anak tersebut, terutama Eunho terlihat sangat lahap memakan apa pun makanan yang diberikan oleh orang tuanya.
Hal ini jugalah yang membuat publik bertanya-tanya, “Kok bisa sih, anaknya nggak GTM?” atau banyak orang mempertanyakan bagaimana putra-putrinya tampak sangat menyukai makanan, sementara biasanya bayi seusia mereka kerap mengalami GTM.
GTM (Gerakan Tutup Mulut) adalah kondisi anak, yang tiba-tiba menolak untuk makan dan menutup mulutnya saat dihadapkan dengan makanan, baik itu hidangan utama, camilan, dan sebagainya, padahal awalnya sangat lahap.
Nah, tetapi perihal GTM rupanya tidak dialami oleh tiga anak yang kini dibesarkan oleh Na Daehoon. Mengapa bisa demikian? Jika kita melihat secara saksama, Na Daehoon melakukan hal-hal berikut ini supaya nafsu makan anak tetap tinggi!
1. Memasak Menu Makanan yang Berbeda Setiap Hari
Kalau kamu melihat postingan Na Daehoon di media sosialnya, terutama di TikTok dan Instagram, ia sering membagikan berbagai resep masakan, khususnya makanan khas Korea. Contohnya saja samgyetang dan moosaengchae (sup ayam ginseng dan acar lobak), donggerangttaeng & sogogimuguk (perkedel daging ala korea dan sup daging sapi), hobak juk (bubur labu), dan masih banyak lagi.
Menu yang berbeda setiap hari inilah yang membuat anak merasakan banyak cita rasa baru di mulut mereka, terutama ketika mengunyah. Perbedaan rasa, aroma, dan tekstur makanan yang masuk ke mulut akan membantu anak belajar menerima berbagai jenis makanan, sehingga secara tak langsung meningkatkan pengalaman sensorik mereka. Semakin anak terpenuhi gizinya, semakin lengkap kebutuhan nutrisinya dan membuat mereka selalu aktif serta mood makan.
Daehoon juga terkenal sangat pandai dalam mengkreasikan makanan. Dirinya bahkan pernah membagikan cara bagaimana jika anak tak suka makan daging, sehingga masalah GTM pun terselesaikan. Menarik banget, ya?
Kamu dapat melihat berbagai resep masakan ala Na Daehoon di Play list TikToknya yang berjudul “HOON’s Kitchen” sebagai inspriasi hidangan makanan khas Korea yang lezat dan menggugah selera makan. Tak hanya itu, Daehoon juga membagikan beberapa resep makanan yang cocok dimakan untuk anak sewaktu sakit atau ingin meningkatkan nafsu makan mereka.
@aadaehoon Makanan meningkat nafsu makan anak! Junho aja sukaaaa #hoonskitchen #resepsehat
2. Tidak Membiarkan Anak-Anak Main Gadget
Salah satu tips mencegah GTM pada anak adalah dengan tidak memberikan gadget pada mereka, sehingga kerja otaknya lebih beraturan dan tidak menerima stimulasi yang terlalu cepat (Overstimulated). Gadget yang berisi warna, gambar dan video mencolok serta suara yang ramai akan meningkatkan distraksi anak pada hal-hal tersebut. Akibatnya, anak tidak mengenali kapan mereka lapar dan kenyang.
Seperti yang kita ketahui, Daehoon dikenal sebagai seorang chef sekaligus content creator yang kerap berhadapan dengan kamera, bahkan sering membagikan momen bermain anak-anak di media sosialnya. Meski begitu, Daehoon justru tidak pernah memberikan gadget sebagai media bermain buah hatinya. Sebaliknya, ia seringkali mengajak anak bermain, membiarkan mereka bermain bersama, dan membelikan beberapa jenis mainan khusus anak-anak. Inilah yang membuat Junho, Eunho, dan Jena memiliki fokus yang bagus dan memiliki hubungan sosial yang sehat, sehingga mood mereka cenderung stabil. Kalau mood stabil, otomatis berpengaruh terhadap nafsu makan.
@aadaehoon
Anak-anak yang terlalu sering menonton layar atau bermain gadget, umumnya akan lebih mudah tantrum dan mengalami GTM. Jadi, cobalah untuk tidak memberikan gadget pada anak atau memberikan batas screen time supaya pola makan, fokus, dan emosi mereka lebih sehat.
3. Masak Bareng Anak
Tahukah kamu? Aktivitas menyenangkan dan kerap dilakukan oleh Daehoon adalah sering masak bareng anak, terutama si sulung Junho. Daehoon bahkan sudah melibatkan Junho ketika dirinya membuat konten masak dan memanggil putranya dengan sebutan “chef”. Mungkin hal ini tampak sepele, akan tetapi melibatkan peran anak saat memasak ternyata memberikan dampak positif, seperti menciptakan bonding antara orang tua dan anak serta mencegah mereka terkena GTM.
Anak-anak yang biasa dilibatkan kehadirannya saat proses memasak akan meningkatkan rasa penasaran mereka terhadap proses, tekstur, warna, dan aroma makanan. Mereka pun jadi lebih antusias dan pengalaman sensorik seperti ini membuat anak makin terbuka terhadap makanan. Apalagi jika proses memasak tersebut dibawakan dengan suasana yang positif, seru, serta menyenangkan seperti yang dilakukan oleh Daehoon ketika mengajak Junho dan Eunho saat membuat es krim sehat.
@aadaehoon Bikin eskrim sehat dengan chef Junho! 🧑🍳
Mengajak anak memasak bersama dan memberikannya tugas kecil seperti memecahkan telur, memasukkan makanan ke dalam mesin blender, mengaduk makanan, dan sebagainya akan meningkatkan keingintahuan mereka untuk mencoba atau biasa dikenal dengan “food ownership effect” yakni ketika seseorang berperan dalam sebuah aktivitas/kegiatan, dirinya akan cenderung mau mencoba dan ingin tahu hasil akhirnya.
Jadi, kalau anak penasaran dengan apa yang Bunda atau Ayah lakukan di dapur, jangan buru-buru dimarahi, ya! Justru inilah saatnya mengedukasi, membersamai, dan mengajarkan anak tentang betapa pentingnya makanan tersebut.
4. Memiliki Agenda Bermain Outdoor dengan Anak
Sebagai seorang ayah, Daehoon sepertinya memang benar-benar sudah siap memiliki anak. Dirinya tidak hanya memasak untuk ketiga buah hatinya, tetapi juga aktif membersamai mereka kala waktunya bermain. Hal ini bisa dilihat dari sejumlah konten yang dibagikan Daehoon lewat media sosialnya yang memperlihatkan ayah tiga anak ini kerap mengajak “Trio Na” menikmati waktu bermain di luar. Mulai dari pergi ke kebun binatang, ikut latihan tinju khusus anak, jalan-jalan di luar, dan lainnya.
Mengapa mengajak anak bermain di luar bisa mencegah GTM? Karena saat berada di luar, mereka akan melakukan banyak aktivitas fisik seperti, jalan kaki, berlari, naik sepeda, hingga berenang, yang tentu saja akan menguras energi secara bertahap. Saat energi terkuras, rasa lapar pasti meningkat drastis dan membuat mereka menangkap sinyal lapar secara sadar.
@aadaehoon tipe tipe anak saat liburan!!
Ditambah lagi, bermain outdoor terutama grounding (menginjakkan kaki ke tanah secara langsung) juga mampu meningkatkan hormon serotonin dan endorfin, yang membuat anak merasa tenang dan bahagia. Bahkan Daehoon sendiri pernah mengatakan kalau sang anak sering banget main di luar, tak heran kalau kulit mereka kini makin eksotis.
Siap jadi ayah yang bertanggung jawab dan pandai mengurus anak seperti Daehoon Appa? Yuk, mulai perhatikan kebiasaan makan anak!