10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes, tanpa Julukan Crazy Rich

Mulai dari pemilik BCA, Sinar Mas, Indomi, Trans TV, sampai kebun sawit

Belakangan ini, istilah ‘crazy rich’ memang sedang ramai dibicarakan masyarakat, usai kemunculan deretan orang kaya raya di media sosial. Istilah ini menggambarkan orang yang kaya raya dengan penghasilan miliaran dan seolah-olah mudah sekali saat mengeluarkan uang mereka.

Pada akhirnya, istilah crazy rich dijadikan julukan bagi orang-orang yang sering menampilkan kegiatan amal dan menyiarkan sendiri ketika menggunakan atau membeli barang-barang mewah. Seolah-olah memang kekayaan mereka tidak ada habisnya, ya~

Namun, mereka yang disebut crazy rich itu sebenarnya belum ada apa-apanya, lo dengan deretan orang-orang kaya raya di Indonesia yang sebenarnya. Walau nggak dijuluki crazy rich, nyatanya Forbes sebagai media dan literasi bisnis mencatat kekayaan mereka memang cukup fantastis.

Siapa saja orang terkaya di Indonesia sebenarnya? Berikut Hipwee sajikan informasinya, berdasarkan data rilisan Forbes pada Desember 2021.

ADVERTISEMENTS

1. Budi dan Michael Hartono

Orang terkaya di Indonesia versi forbes 2022

Robert Budi Hartono (kiri) dan Michael Bambang Harono (kanan) | Credit by Forbes

Posisi pertama orang terkaya di Inonesia ditempati oleh dua bersaudara ini. Nama keduanya sepertinya sudah menjadi langganan deretan orang terkaya di Indonesia paling atas. Pemilik PT. Bank Central Asia, Tbk dan Djarum ini memiliki kekayaan sebesar USD 42,6 miliar atau sekitar Rp612,8 triliun. sebagian kekayaan terbesarnya dari Bank BCA.

ADVERTISEMENTS

2. Keluarga Widjaja

Keluarga Widjaja

Frangky Oesman Widjaja | Credit by @forbesindonesia on Instagram

Di urutan berikutnya ada keluarga Widjaja, pewaris kerajaan bisnis Eka Tjipta Widjaya yang dulu memulai bisnisnya dari penjual biskuit saat masih remaja. Kini Keluarga Widjaja merupakan pemilik Sinar Mas Group yang merambah ke bisnis lain seperti bisnis properti, agribisnis, kesehatan, telekomunikasi dan jasa keuangan. Jumlah kekayaannya kini sebesar USD 9,7 miliar atau sekitar Rp139,5 triliun.

10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes, tanpa Julukan Crazy Rich

ADVERTISEMENTS

3. Anthoni Salim

Anony Salim

Anthoni Salim | Credit by @anthonisalim.indofood on instagram

Pemilik dari Salim Group ini menempati posisi ketiga orang terkaya di Indonesia. Salim Group menaungi beberapa perusahaan seperti PT. Indofood Sukses Makmur dan PT. Bogasari Flour Mills. Selain itu, Salim Group juga menaungi berbagai perusahaan di bidang makanan, ritel, perbankan, telekomunikasi, dan energi. Hingga tahun 2022 ini kekayaannya sudah mencapai USD 8,5 miliar atau sekitar Rp122,16 triliun.

ADVERTISEMENTS

4. Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia | Credit by @sriprakashlohia on Instagram

Pria keturunan India yang pindah ke Indonesia di usia 21 tahun ini adalah pemilik dari Indorama Corp, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang tekstil dan kimia. di tahun ini dia menempati posisi keempat orang terkaya di Indonesia. Total kekayaannya mencapai USD 6,2 miliar atau sekitar Rp89,1 triliun.

ADVERTISEMENTS

5. Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu \ Credit by @forbesindonesia on Instagram

Prajogo Pangestu merupakan pemilik saham mayoritas dari PT. Barito Pasific Tbk (BRPT). Sejauh ini, ia sudah memiliki 70% saham di perusahaan tersebut. Jumlah kekayaannya mencapai USD 6,1 miliar atau sekitar Rp87,67 triliun. Wow!

ADVERTISEMENTS

6. Chairul Tanjung

Orang terkaya di Indonesia versi forbes 2022

Chairul Tanjung (kanan) dan anaknya Putri Tanjung (kiri) | Credit by @forbesindonesia on Instagram

Pria yang dijuluki “Anak Singkong” ini adalah pemilik CT Corp yang menaungi beberapa unit bisnis seperti PT. Trans Media Corp, PT. Mega Corpora, dan lain-lain yang bergerak di industri hiburan, media, ritel, dan perbankan. Jumlah kekayaannya mencapai USD 5,5 miliar atau setara dengan Rp79,04 triliun.

7. Susilo Wonowidjojo

Susilo Wonowidjojo

Susilo Wonowidjojo | Credit by Gudang Garam via Forbes

Susilo Wonowidjojo dan keluarganya adalah pemegang perusahaan rokok terbesar di Indonesia yakni Gudang Garam sejak tahun 1958. Gudang Garam sendiri telah terlibat dalam pembangunan infrastruktur jalan tol dan pembangunan bandara Dhoho di Kediri. Tahun 2012 ia tercatat memiliki kekayaan sebesar USD 4,8 miliar atau setara dengan Rp68,98 triliun.

8. Boenjamin Setiawan

Boenjamin Setiawan

Boenjamin Setiawan | Credit by Ahmad Zamroni/ HKV for Forbes Indonesia via @roni_az on Instagram

Pria yang akrab disapa “Dr. Boen” ini merupakan pendiri salah satu perusahaan farmasi di Indonesia yaitu PT. Kalbe Farma pada tahun 1966 bersama saudaranya. Kini ia juga mengelola Mitra Keluarga yakni perusahaan yang mengoprasikan 25 rumah sakit. Total kekayaannya mencapai USD 4,2 miliar atau sekitar Rp60,36 triliun.

9. Jogi Hendra Atmadja

Jogi Hendra Atmadja

Jogi Hendra Atmadja | Credit by Ahmad Zamroni via Forbes

Jogi Hendra Atmadja adalah pemilik perusahaan PT. Mayora yang merupakan perusaahan koi, sereal, permen, dan biskuit. Bisnisnya berawal dari membuat biskuit rumahan pada tahun 1948 hingga bisa mendirikan Mayora Grup di tahun 1977. Kekayaannya mencapai USD 4,1 miliar atau setara dengan Rp58,8 triliun.

10. Bachtiar Karim

bachtiar karim

Bachtiar Karim | Credit by Pikiran Rakyat

Di posisi terakhir ada Bachtiar Karim dan keluarganya yang merupakan pengusaha minyak sawit Musim Mas sejak tahun 1972. Karim sendiri memiliki Royal Darby Executive seharga USD 117 juta yang dibelinya dari miliarder Singapura pada tahun 2019. di tahun 2021, Forbes mencatat ia memiliki kekayaan sebesar USD 3,5 miliar atau setara dengan Rp50,3 triliun.

Nah, itulah deretan orang terkaya di Indonesia yang sebenarnya. Meski tidak dielu-elukan sebagai crazy rich untuk daerah mereka sendiri, tapi kekayaan mereka memang benar-benar fantastis. Bahkan, Forbes juga mencatat ada 40 deretan orang terkaya lainnya di negeri ini, yang semuanya tidak masuk dalam daftar crazy rich yang selama ini ramai dibicarakan masyarakat~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Introvert

Editor

Penikmat buku dan perjalanan