Disebut Pelit oleh Pengemis, Ayu Ting Ting Dibela Warganet: Kalau Pengen THR ya Kerja!

Ayu Ting Ting dibilang pelit oleh pengemis

Siapa sih yang nggak kenal Ayu Ting Ting? Entertainer asal Depok yang dulunya mengawali karier sebagai penyanyi ini memang nggak diragukan lagi deh kebolehannya. Berasal dari keluarga yang sederhana, kini Ayu Ting Ting bisa dikatakan sebagai salah satu entertainer yang memiliki harta berlimpah karena kegiatan bernyanyi, presenter, serta acara tv yang dibintangi olehnya.

Advertisement

Tapi baru-baru ini muncul sebuah cerita unik mengenai dirinya. Dilansir dari sebuah postingan Facebook, ternyata Ayu Ting Ting selama ini jarang memberikan uang kepada pengemis yang sering mendatangi rumahnya setiap Lebaran. Nggak cuma itu aja, postingan tersebut bahkan menyebutkan bahwa Ayu Ting Ting adalah sosok artis yang paling pelit.

Sering menyebut dirinya sebagai penyanyi paling kaya di Depok, Ayu Ting Ting disebut pelit oleh rombongan pengemis musiman

Kolase dari postingan Facebook yang menyebutkan Ayu Ting Ting adalah orang yang pelit | Credit: Instagram via www.instagram.com

Nama Ayu Ting Ting belakangan ini heboh dan menjadi sorotan usai dirinya disebut pelit oleh seorang pengemis. Hal ini berawal dari sebuah cerita pengguna Facebook yang mendengarkan curhatan seorang pengemis ketika sedang menaiki sebuah angkot. Saat itu, pemilik akun tersebut secara tidak sengaja bertemu dengan rombongan ibu-ibu yang diduga berprofesi sebagai pengemis musiman saat Lebaran.

Rupanya para pengemis tersebut mengaku kapok dan menuding penyanyi “Alamat Palsu” tersebut sebagai artis yang pelit. “Nggak ah amit-amit, gak mau lagi. Tiap tahun seperak pun nggak ngasih. Malah pada diusir. Artis paling pelit. Orang-orang paling dikit ngasih Rp.5.000, ini seperak pun nggak pernah,” tulis pengguna Facebook tersebut menceritakan kembali kisah yang didengarnya.

Advertisement

Jika ha itu benar, sikap Ayu Ting Ting tersebut justru mendapat dukungan dan pembelaan dari para warganet

tanggapan warganet/credit: Instagram via www.instagram.com

Meskipun Ayu Ting Ting dikenal sebagai salah satu selebritas yang suka beradu argumen dengan warganet dan menjadi bahan cibiran warganet, tetapi untuk kali ini sepertinya warganet sepaham dengannya. Walau masih ada yang mencibir, tetapi kebanyakan warganet malah memuji dan mendukung sikap yang dilakukan oleh Ayu Ting Ting yang tidak memberi uang kepada pengemis-pengemis musiman tersebut. Mereka justru merasa heran dengan para pengemis yang ingin dapat THR tapi nggak bekerja. Apalagi kondisi fisik mereka masih kuat untuk melakukan pekerjaan lain dibanding meminta-minta.

Apa yang dilakukan Ayu Ting Ting sebenarnya sudah benar karena hal tersebut diatur oleh Perda. Jika ingin menyumbang, alangkah baiknya melalui badan penyalur yang terpercaya

Bersedekah bukanlah sebuah hal yang salah, tetapi lebih baik jika kita melihat dahulu apakah kondisi orang tersebut benar-benar membutuhkan atau tidak | Credit: Pxhere via pxhere.com

Apa yang dilakukan oleh Ayu Ting Ting sudah benar lho! Pasalnya pemerintah Kota Depok memiliki peraturan yang melarang warga untuk memberikan uang kepada pengemis, pengamen, atau peminta sumbangan. Hal ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 16 taun 2012 tentang pembinaan dan pengawasan ketertiban umum.

Advertisement

Pada pasal 18 dalam Perda tersebut menyebutkan bahwa setiap orang atau badan dilarang memberikan sejumlah uang atau barang kepada peminta sumbangan atau pengemis dan atau pengamen. Perda tersebut juga mengatur hukumannya juga, jika hal ini dilanggar maka orang atau badan tersebut terancam dengan kurungan penjara selama-lamanya tiga bulan atau denda setinggi-tingginya RP25 juta.

Jika kamu memiliki harta lebih dan ingin menyumbang, daripada memberikan kepada para pengemis di jalan, ada baiknya harta berlebih kamu disalurkan kepada kaum dhuafa melalui badan-badan amal dan penyaluran zakat yang sudah terpercaya. Dengan begitu kamu nggak perlu khawatir kalau uang sumbangan kamu akan disalahgunakan oleh si penerima.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

What is bravery, without a dash of recklessness?

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE