Kritik Dokter yang Jadikan Keluhan Pasien sebagai Konten TikTok, Bunga Zainal: Jadi Takut Konsultasi

Bunga Zainal kritik konten TikTok dokter

Pesinetron Bunga Zainal diketahui sebagai salah satu figur publik yang sering berinteraksi dengan pengikutnya di media sosial. Ia tak jarang memberikan tips seputar masakan, membahas hubungan rumah tangga hingga aktif membagikan kegiatan bersama keluarga. Bahkan, salah satu ciri khasnya, Bunga kerap menyentil komentar nyinyiran dari haters di Instagram dengan santai.

Advertisement

Namun, baru-baru ini Bunga Zainal melayangkan kritikan kepada seorang dokter yang mengumbar dan menjadikan keluhan pasien sebagai konten di media sosial. Hal tersebut diketahui saat istri Sukhdev Singh ini mengunggah video ke TikTok membalas akun dokter berinisial D yang menceritakan seorang pasien perempuan datang ke rumah sakit bersama ayahnya.

Bunga menilai video yang diunggah bisa menggiring opini publik. Terlebih, pembahasan yang ditampilkan hanya pandangan sang dokter bukan seputar edukasi

Awalnya Bunga mengaku iseng untuk menonton salah satu video di TikTok. Dalam video sang dokter mengungkap salah satu pasien perempuan yang datang bersama ayahnya. Ia mengeluh tak enak perut, mual hingga belum datang bulan. Selanjutnya sang dokter bertanya apakah sudah menikah, usai menjawab “belum” pasiennya itu  justru memandang ke arah sang ayah. Lantas dokter berinisial D ini menulis kembali “Dalam hati gue: ngapain ngeliatin bapaknya mba, kan yang sakit mba,”. Potongan video itu ditanggapi oleh Bunga, ia merasa heran karena keluhan pasien justru dijadikan konten.

Advertisement

Ibu dua anak tersebut paham jika konten dari dokter tersebut tak ada niat buruk. Namun, apa yang menjadi keluhan pasien dirasa Bunga Zainal tak pantas untuk diumbar, apalagi dijadikan konten yang menggiring opini publik tanpa ada pembahasan edukatif.

“Sekedar saran aja, kalau ada pasien yang konsultasi sama dokter apapun itu keluhannya jangan dijadiin konten dok. Kasihan pasiennya. Menurut saya jadi seolah-olah menggiring opini followers dokter bahwa si perempuan ini keluhannya kayak hamil, terus datangnya sama bapaknya atau sugar daddy-nya ya? jadi negatif kan pikiran,” pungkas Bunga Zainal.

Advertisement

Ia menyayangkan tindakan tersebut, sebab menurut Bunga, jika hal seperti ini diwajarkan bukan tak mungkin pasien jadi khawatir untuk konsultasi ke dokter akan dijadikan konten atau dipandang negatif.

“Jujur aku sebagai perempuan jadi takut banget konsultasi ke dokter, takut dijadiin konten,” sambungnya.

Tanggapan yang sama juga dilontarkan Sabrina Chairunnisa, tak lama sang dokter bersangkutan meminta maaf karena video yang diunggah menimbulkan kegaduhan

Dokter bersangkutan meminta maaf | Credit: TikTok

Sabrina Chairunnisa merasa sepakat dengan tanggapan Bunga Zainal. Melalui Instagram Story, kekasih Deddy Corbuzier ini mengingatkan jika pasien akan takut apablia setiap konsultasi justru dijadikan konten.

“Dan benar apa kata Mba Bunga, lama-lama mau ke dokter jadi takut. Takut dikit-dikit dijadiin konten,” tulisnya.

Melihat kasus tersebut jadi perbincangan di media sosial, tak sedikit warganet yang mengutarakan hal serupa. Sesuai dengan fatwa etik dokter dalam aktivitas media sosial yang diterbitkan oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) 2021. Dijelaskan bahwa pengungkapan keluhan pasien mesti mendapat persetujuan dari pihak terkait.

“Dalam menampilkan kondisi klinis pasien atau hasil pemeriksaan penunjang pasien untuk tujuan pendidikan, hanya boleh dilakukan atas persetujuan pasien serta identitas pasien seperti wajah dan nama yang dikaburkan,” bunyi surat yang dipublikasikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Sang dokter pun meminta maaf jika konten buatannya tak bisa mengedukasi masyarakat. Ia mengaku menyesal telah menimbulkan kesalahpahaman. Melalui kterangan di media sosialnya, dokter berinisial D ini menjelaskan bahwa kasus yang ia tampilkan dalam video bukanlah kejadian nyata.

“Saya mau meluruskan kalau memang konten saya yang ini kemarin berdasarkan pasien fiktif dan tidak ada pasiennya. Saya di sini tidak bermaksud menggiring opini apalagi mengumbar privasi pasien saya. Sekali lagi saya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi,” tutupnya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE