Cerita Pedih Denada 2 Tahun Menetap di Singapura. Sampai Jual Barang Berharga

Ia bahkan sempat tidak memiliki pekerjaan karena Covid-19 yang melanda

Sudah dua tahun lamanya Denada dan putrinya Aisha tinggal di negara Singapura. Bukan tanpa alasan mengapa Denada menetap cukup lama di sana. Sang putri harus menjalani perawatan intensif akibat penyakit leukimia yang dideritanya.

Advertisement

Mantan istri Jerry Aurum tersebut sempat tidak memiliki pekerjaan karena Covid-19 yang melanda hingga membuatnya tidak bisa keluar dari Singapura. Akibatnya, pemasukan yang didapat olehnya cukup tersendat. Lantas, bagaimana perjuangan Denada selama hidup di Singapura dengan segala keterbatasan yang ada?

Perjuangan Denada selama tinggal di Singapura

Denada

Credit: Instagram @denadaindonesia

Melalui Channel YouTubenya, pemilik nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan ini menceritakan kepedihannya menjalani hidup di Singapura selama Covid-19 merebak di sana. Ia mengatakan bahwa ia harus menjual barang-barang berharganya untuk bertahan hidup di negara maju itu.

“Aku harus pulang ke Indonesia karena aku sudah harus kerja. Selama dua tahun aku bertahan dengan apa yang aku punya. Udah jual mobil, aku udah jual semua yang bisa aku jual. Perhiasan yang aku punya juga aku jual,” ungkapnya.

Advertisement

Denada juga memaparkan bahwa ia tidak mungkin bisa lama-lama tinggal di Singapura yang notabene biaya hidupnya cukup mahal.

Stay di sini terus, di Singapura dengan segala pengeluaran standarnya Singapura buat aku kayak udah nggak mungkin saat ini,” lanjutnya.

Sedih karena harus meninggalkan Singapura

Denada

Credit: Instagram @denadaindonesia

Advertisement

Saat pulang ke Indonesia nanti, Denada tidak serta membawa Aisha. Begitu juga ketika anaknya berulang tahun nanti, Denada tidak akan bisa ada di sisi putrinya itu.

“Harus bisa ke Indonesia, jauh dari Aisha. Dan aku tidak akan ada di sini ketika ultah Aisha. Nggak ada pilihan lain dan tetap harus dijalani,” paparnya.

Meskipun bahagia bisa pulang ke Tanah Air, Denada mengaku ada perasaan sedih karena harus berpisah dengan putrinya dalam waktu yang cukup lama.

“Jujur pada saat dia ngizinin itu campur aduk banget sih buat aku. Di satu sisi aku sedih, karena aku bakal jauh dari dia untuk waktu yang sangat lama buat aku. Di sisi lain aku excited, aku senang dan aku berpengharapan,” jelasnya.

Kita doakan semoga Denada dan putrinya bisa melewati ini semua dengan baik ya, SoHip!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE