Sang Anak Diprotes Karena Tampil Vulgar di JFC, Ibunda Cinta Laura: Profesionalisme Kerja

Cinta Laura JFC

Selebritas berdarah campuran Indonesia-Jerman, Cinta Laura Kiehl beberapa waktu lalu sempat menjadi perbincangan publik dan warganet. Pasalnya, artis cantik yang menjadi ikon dalam acara tahunan Jember Fashion Carnival (JFC) itu dinilai terlalu vulgar dan mengumbar aurat di depan umum oleh pihak tertentu.

Advertisement

Dalam penampilannya tersebut, Cinta Laura tampil mempesona dengan balutan busana Hudoq yang didominasi dengan warna hijau. Busana tersebut merupakan gaya yang berasal dari kebudayaan masyarakat Kalimantan Timur. Namun rupanya hal tersebut menuai kritikan dari salah satu organisasi masyarakat yang kemudian memprotes konsep busana Cinta. Menanggapi hal itu, ibunda dari Cinta Laura turut angkat bicara.

Cinta Laura memang tampil di Jember Fashion Carnival sebagai brand ambassador

Bukan tanpa alasan Cinta Laura tampil di dalam acara tahunan bergengsi tersebut. Dirinya memang tengah didapuk menjadi Brand Ambassador JFC tahun 2019 ini. Melansir dari akun Instagram resmi @jemberfashioncarnival, Cinta Laura sebagai brand ambassador memang tampil dengan gaya yang menarik. Mengangkat budaya dari Kalimantan Timur, Cinta menggunakan busana berwarna hijau yang juga dibalut dengan pernak-pernik khas Kalimantan.

Advertisement

Selain menjadi Brand Ambassador JFC tahun ini, gaya busana yang diangkat oleh Cinta Laura juga bertujuan untuk tujuan promosi pariwisata. Seperti yang diketahui sebelumnya, dalam acara tahunan tersebut pasti selalu ramai dan banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal hingga mancanegara.

Gaya busana yang dikenakan oleh Cinta juga merupakan permintaan langsung dari panitia

Advertisement

Menuai kritikan dari pihak tertentu, ternyata gaya busana yang dikenakan oleh Cinta Laura memang merupakan permintaan langsung dari panitia. Hal itu ia lakukan sebagai bentuk dari profesionalisme kerjanya. Meskipun pihak JFC sendiri nggak terlalu mempermasalahkan hal ini, namun mereka menjelaskan bahwa kejadian ini memang di luar dugaan.

Cinta Laura dituding terlalu vulgar dalam memamerkan kostum yang berasal dari Kalimantan Timur tersebut lantaran terlalu membuka bebas bagian paha. Di luar hal itu, acara tahunan Jember Fashion Carnival ini telah sukses diselenggarakan dan dikenal hingga ke mancanegara

Meski Cinta nggak menanggapi secara langsung, Herdiana Kiehl, Ibunda Cinta akhirnya menanggapi isu ini

Setelah adanya protes yang beredar kepada Cinta Laura terkait penampilannya di acara JFC 2019, akhirnya ibunda Cinta juga memberikan komentarnya. Ia menegaskan bahwa busana berbalut kebudayaan yang digunakan oleh Cinta saat acara tersebut memang merupakan permintaan dari panitia dan ditujukan untuk promosi pariwisata. Dalam hal ini, Cinta hanya bertindak profesional aja. Nggak sampai di situ, ia juga meminta maaf kepada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas kasus ini.

Meskipun begitu, Herdiana juga nggak menyalahkan pihak-pihak lain. Ia menjelaskan bahwa kejadian ini memang benar-benar di luar dugaan dan akan dijadikan pembelajaran untuk ke depannya. Waah, ada-ada aja ya, tetap semangat Cinta!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE