Demi Hibur Chris Hemsworth yang Didiagnosis Genetik Alzheimer, Istri Rela Dandan jadi Tua

Menjalani masa tua memori ingatan yang bermasalah tentu menjadi ketakutan bagi siapa saja. Kenangan-kenangan indah bersama orang-orang tercinta bisa saja terenggut oleh penyakit seperti alzheimer. Ketakutan itulah yang dirasakan oleh aktor asal Australia Chris Hemsworth yang didiagnosa memiliki genetik alzheimer yang diturunkan oleh kedua orang tuanya.

Advertisement

Kondisi tersebut membuat aktor pemeran Thor itu jadi 8-10 kali lipat berisiko mengalami alzheimer di masa tuanya nanti. Menjalani masa tua dengan alzheimer tentu menjadi ketakutan Chris Hemsworth, beruntung sang istri Elsa Pataky setia mendampinginya, bahkan rela mengubah penampilan menjadi tua untuk membantu sang suami menghadapi rasa takut tersebut.

Aksi Elsa Pataky memberi kejutan Chris Hemsworth dengan penampilan tuanya itu pun viral di media sosial dan membuat warganet terharu melihat ketulusannya. Seperti apa penampilan Elsa Pataky ketika berubah menjadi perempuan 87 tahun?

Menjalani masa tua dengan alzheimer menjadi ketakutan terbesar Chris Hemswort saat ini

Chris Hemsworth sakit apa

Potret Chris Hemsworth | Foto dari Instagram Chris Hemsworth

Diketahui, aktor yang sangat lekat dengan karakter Thor di serial Marvel Studio itu mengabarkan dirinya didiagnosis memiliki genetik alzheimer pada November 2022 kemarin. Berdasarkan hasil tes, Chris memiliki DNA yang membawa dua salinan genetik alzheimer dari kedua orang tuanya.

Advertisement

Melansir dari Mayo Clinic, alzheimer sendiri merupakan gangguan neurologis progresif yang menyebabkan otak menyusut (atrofi) dan sel-sel otak mati. Alzheimer ini bisa menyebabkan demensia di mana terjadi penurunan terus menerus dalam kemampuan berpikir, perperilaku, dan hidup secara mandiri.

Kondisi itu membuat Chris saat ini memiliki ketakutan terbesar yakni nggak bisa lagi mengingat kenangan indah bersama istri dan anak-anaknya suatu saat nanti, karena penyakit itu. Hal itu diungkap Chris tersebut dalam sebuah serial dokumenter berjudul Limitless with Chris Hemsworth, produksi National Geographic yang tayang di Disney+ Hotstar.

Advertisement

“Gagasan bahwa saya tidak akan bisa mengingat kehidupan yang saya alami, atau istri saya anak-anak saya, ini mungkin merupakan ketakutan terbesar saya saat ini,” ujar Chris.

Elsa Pataky mengubah penampilannya menjadi perempuan tua untuk menghibur Chris Hemsworth

Ketakutan menghadapi kehidupan sebagai penderita alzheimer seringkali membuat Chris Hemsworth sedih. Bahkan, ia tak lagi seceria dulu sebelum mengetahui riwayat genetik penyakit itu. Melalui sebuah episode di dokumenter Limitless, Elsa menyusun rencana kejutan untuk menghibur sekaligus membantu sang suami menghadapi rasa takutnya itu.

Elsa mengubah penampilannya dengan bantuan art makeup yang membuat penampilannya bak orang tua. Melihat perubahan penampilannya itu, Elsa cukup puas dengan dandanan bak perempuan 87 tahun. Bahkan, ia sempat tak yakin ingin Chris melihatnya berpenampilan tua seperti itu.

Kemudian tayangan berganti ke momen ketika Elsa akan bertemu dengan Chris. Mulanya, Chris diberi tahu bahwa ia akan bertemu dengan penggemar lansia dan makan malam bersama. Saat menghampiri seorang perempuan yang dikiranya penggemar, Chris justru mendapati perempuan itu adalah Elsa yang sudah berubah jadi perempuan tua.

Sontak, Chris langsung memeluk sang istri dan menangis haru. Keduanya menangis dan saling memuji penampilan masing-masing. Meski sudah berpenampilan seperti perempuan 87 tahun, tapi Chris memuji sang istri tetap cantik. Video potongan dokumenter itupun viral di media sosial. Warganet mengaku ikut merasa haru dengan ketulusan cinta Elsa dan Chris.

Elsa Pataky ingin mendampingi Chris Hemsworth dan menjalani masa tua bersama

Chris Hemsworth istri

Kebersamaan Elsa dan Chris| Foto dari Instagram Chris Hemsworth

Momen kejutan tersebut menjadi moemn yang akan terus dikenang untuk pasangan yang menikah pada 2010 silam itu. Elsa mengubah penampilan menjadi perempuan tua menjadi pengingat untuk Chris supaya nggak perlu takut dengan masa depan, karena mereka akan menjalaninya bersama.

“Saya ingin menjalani tahun-tahun itu (saat tua) bersamamu, kita membutuhkan kenangan itu,” kata Elsa, yang kemudian disamput tangis haru dari Chris.

Chris pun mengakui ketakutannya jadi berkurang karena saat ini ia yakin, kenangan bersama istri nggak akan hilang karena mereka akan terus bersama dan selalu menciptakan kenangan baru setiap harinya.

“Saya pikir hal yang cukup menantang adalah saat sudah mendekati usia saya sendiri, Apa yang membuat itu berkurang menakutkannya adalah saya memiliki seseorang untuk menjalaninya. Memiliki orang-orang di sekitar yang saya cintai, itu membuat saya merasa jauh lebih bisa menerima,” kata Chris masih dengan tangis harunya.

Melansir dari BBC, usai didiagnosis berisiko tinggi menderita alzheimer, Chris berpikir mengambil cuti atau bahkan berhenti dari dindustri film, demi menjalani hidup yang lebih sehat untuk memperkecil risiko alzheimer.

“Jika anda melihat pencegahan Alzheimer, manfaat dari langkah pencegahannya bisa mempengaruhi sisa hidup anda. Ini semua tentang manajemen tidur, manajemen stres, nutrisi, gerakan, kebugaran, ini semua adalah alat yanga sama yang perlu diterapkan secara konsisten,” kata Chris, dinukil dari BBC.

Upaya-upaya Chris menghadapi masa depan dengan kemungkinan alzheimer yang cukup besar membuatnya punya banyak kesempatan menyiapkan segala kemungkinan. Nggak hanya Chris, tapi juga Elsa dan ketiga anak mereka, untuk terus saling mendampingi, menjaga, dan menciptakan kenangan-kenangan bersama. Nggak menutup kemungkinan, segala persiapan yang telah dilakukan bekerja dengan baik untuk memperkecil kemunkinan yang telah diprediksi sebelumnya.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE