Ekspresi Raja Charles III Disorot, Kesal Gara-gara Pena Bocor Kotori Tangannya

Prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II masih jadi topik perbincangan dunia. Sejak kematiannya pada 8 September 2022 lalu di Kastil Balmoral, serangkaian acara disusun untuk masa berkabung hingga hari pemakamannya nanti. Pada Selasa, (13/9) malam, peti jenazahnya telah tiba di Istana Buckingham. Iring-iringan mobil dan puluhan ribu rakyat Inggris menyaksikan kedatangan peti sang ratu di tengah hujan kota London.

Advertisement

Charles yang otomatis naik takhta setelah Ratu Elizabeth II wafat langsung menjalankan perannya sebagai raja. Ia turut hadir memimpin setiap rangkaian prosesi pemakaman sang ratu dan di saat yang sama pula melaksanakan acara seremonial sebagai bentuk pengesahan jabatan barunya.

Di tengah kesibukannya baru-baru ini, Raja Charles III jadi sorotan karena kesal dengan pena bocor dan tintanya menempel di jarinya. Momen itu terekam saat ia dan permaisuri baru, Camilla mengunjungi Kastil Hillsborough, Irlandia Utara pada Selasa (13/9).

Raja Charles III menunjukkan kekesalannya saat tinta pena meluber ke jarinya

Advertisement

Sebagai raja baru, Raja Charles III melakukan tur ke sejumlah negara untuk berpidato menyatakan janjinya di depan rakyat wilayah tersebut dan memimpin masa berkabung untuk mendiang ibunya, Ratu Elizabeth II. Salah satu negara yang ia kunjungi yaitu Irlandia Utara.

Momen kekesalan Raja Charles III terhadap pena bocornya terjadi saat ia menandatangani buku pengunjung di Kastil Hillsborough. Sebelum frustrasi karena tinta penanya bocor, sang raja lebih dulu melakukan kesalahan penulisan tanggal.

Advertisement

Berdasarkan video yang beredar, Raja Charles III terlihat sedang menulis di sebuah buku. Ia mengira bahwa hari itu adalah tanggal 12 September 2022. Setelah menanyakan ke salah seorang pegawainya, barulah ia sadar kalau hari itu tanggal 13 September. Namun, permaisuri Camilla mengingatkan bahwa Raja Charles III telah menandatangani buku sebelumnya dengan tanggal yang salah.

Is it September the 12th? (Apakah hari ini tanggal 12 September?)” tanya Raja Charles III.

13th sir (Tanggal 13, Tuan)” jawab pegawainya.

Oh god. I’ve put the wrong date down (Ya tuhan. Aku salah memasukkan tanggal)”

You signed the 12th earlier (Kau menandatangani tanggal 12 sebelumnya)” kata Camilla.

Setelahnya, Raja Charles III berdiri sambil menyerahkan pena tersebut ke Camilla untuk melanjutkan gilirannya menandatangani buku. Saat itu, sang raja terlihat kesal karena tinta pena bocor ke jarinya.

Oh god I hate this (Ya tuhan, aku benci ini)” katanya.

Oh look it’s going everywhere. Hang on (Lihat, (tinta) penanya (bocor) ke mana-mana. Tunggu sebentar)” cegat Camilla.

Seorang pegawai bergegas mengambil pena itu dari tangan Camilla dan sang permaisuri mengambil pena lain untuk menanda tangani buku itu. Sementara, Raja Charles III sibuk membersihkan noda tinta di jari tanggannya dengan sapu tangan yang diambil dari kantong celananya.

I can’t bear this bloody thing! What they do every stinking time (Saya tidak tahan dengan (perkara) pena ini! Apa yang mereka lakukan, setiap waktu)” katanya kesal.

Sebelumnya, Raja Charles III juga sempat berurusan dengan pena saat menyuruh pegawainya memindahkan wadah tinta

Raja Charles III memimpin prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II

Raja Charles III memimpin prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II | Credit: Instagram @theroyalfamily

Ini adalah kali kedua Raja Charles III disorot publik karena persoalan pena semenjak ia jadi raja. Pada Sabtu (10/9) lalu, saat acara proklamasi sebagai raja baru di Istana St. James, Raja Charles III harus menanda tangani sejumlah dokumen. Saat akan menanda tangani dokumen kedua, sang raja terlihat kesulitan memindahkan dokumen itu karena terhalang oleh dua wadah tinta.

Ia pun memindahkan salah satunya dan memberi isyarat ke pegawainya untuk mengambil wadah yang tersisa agar tak menghalangi kegiatannya.

Ratu Elizabeth II disemayamkan di Westminster Hall selama 4 hari dan Raja Charles III akan terus memimpin prosesi yang sudah direncanakan sampai hari pemakaman sang ratu pada 19 September 2022 mendatang.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE