Alasan Kenapa Harus Kenal Elisakh Hagia, Penyanyi Cilik Indonesia yang Punya Reputasi Internasional

Elisakh Hagia

Di usia belia 13 tahun, apa sih pencapaian terbesar kalian? Bagi kebanyakan orang, di usia itu pastinya masih fokus belajar di bangku sekolah sambil bermain bersama teman-teman seusianya. Tapi beda dengan Elisakh Hagia. Di usianya yang masih 13 tahun, Els, panggilan akrabnya, sudah berhasil mengharumkan Indonesia di berbagai ajang internasional.

Advertisement

Els adalah penyanyi, rapper, aktris, dan dancer asal Indonesia yang lahir pada 23 Januari 2008 di Bogor, Indonesia. Dia mulai menyanyi sejak usianya yang baru menginjak 4 tahun. Sejak kecil, Els sudah menjadi anak yang aktif dan kritis menyampaikan ide kreatif yang ada di benaknya. Berkat dukungan orang tua dan orang-orang sekitarnya, penyanyi cilik ini berhasil mendapatkan berbagai penghargaan lo, apa saja pencapaiannya?

Meski masih sangat belia, Els sudah diundang ke berbagai ajang musik dan dance internasional. Dia bahkan satu-satunya artis Indonesia yang pernah diundang ke Urban Street Jam

Awal mulanya di tahun 2017, Els tampil di Urban Street Jam di Amerika Serikat sebagai satu-satunya penyanyi asal Indonesia. Urban Street Jam merupakan salah satu ajang kompetisi dance terbesar di Amerika Serikat yang telah melahirkan banyak musisi besar. Dari situlah Els akhirnya dilirik dan diajak kolaborasi oleh pelantun lagu ternama “Watch Me”, Silento. Namanya terus menanjak hingga hadir di beberapa ajang internasional, seperti Radio Disney Music Awards dan Live Justice Awards.

Advertisement

Di Tahun 2018, penyanyi cilik bertalenta ini kembali mengharumkan nama Indonesia dengan tampil dalam acara Los Angeles Fashion Week. Tak hanya menyanyi, Els juga menjadi model yang berjalan di atas catwalk. Selain itu, dia juga berkesempatan mengenakan busana rancangan desainer Smiley Jonez dengan brand Burning Guitars. Di ajang yang sama, Els menyanyikan lagu milik Cardi B yang berjudul “Bodak Yellow”.

Sampai di tahun 2019, Els akhirnya meraih penghargaan di ajang World Championship of Performing Art (WCOPA) dan menyabet penghargaan mulai dari Silver Medals, The Industry Awards, dan Scholarship Award. WCOPA bisa diibaratkan merupakan olimpiade untuk para musisi dan penyanyi. Dalam ajang tersebut, Els menyanyikan tiga lagu, yakni “I will Always Love You”, “Let Me Down Slowly”, dan “In The Name of Love”.

Bukan cuma menyanyi dan dance, Els juga menulis lagu-lagunya sendiri lo. Bahkan beberapa diantaranya berkolaborasi dengan musisi dunia

Advertisement

Penyanyi cilik multitalenta ini ternyata juga menulis lagu-lagunya sendiri atau berkolaborasi dengan musisi internasional. Seperti lagu berjudul “Slide” yang dibuat berkolaborasi dengan Silento dan “What Els” yang berkolaborasi dengan penyanyi Zay Hilfigerr. Lagu “What Els” miliknya yang berkolaborasi dengan Zay Hilfigerr berisi tentang pesan yang ingin disampaikan kepada generasinya. Dia ingin meyakinkan kepada anak-anak muda seusianya bahwa mereka adalah generasi yang lebih baik. Els juga ingin anak-anak seusianya terus berusaha mencapai mimpinya.

Lewat lagu “Slide” miliknya, anak ini mengajak para pendengar untuk semangat dan tidak memikirkan hal negatif yang tersebar di media atau sosial media. Lagu “Slide” miliknya pertama kali dibawakan di Urban Street Jam 2017. Els juga menunjukkan kebolehannya menari dalam lagu tersebut.

Sambil menanti kejutan dari Els nantinya, kamu perlu dengarkan kedua lagunya yang berjudul “What If” dan “Slide” miliknya. Pastinya akan banyak lagi project dan pencapaian dari Els yang bisa mengharumkan nama Indonesia kembali. Jangan lupa untuk terus mendukung anak-anak bangsa yang kreatif dan multitalenta ya. Kamu bisa mulai dengan mendengarkan karyanya dari sekarang juga.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE