Epy Kusnandar Sindir Arteria Dahlan Soal Polemik Bahasa Sunda

Jadi perbincangan berbagai kalangan, Arteria akhirnya meminta maaf

Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia dikagetkan dengan pernyataan seorang politikus dari partai PDIP bernama Arteria Dahlan. Arteria Dahlan dianggap telah menghina warga Jawa Barat karena sebuah kasus yang menunjukkan rapat menggunakan bahasa Sunda.

Advertisement

Dalam protesnya tersebut, Arteria Dahlan sampai meminta agar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang menggunakan bahasa Sunda dipecat. Hal ini tentu membuat banyak orang marah.

Mereka yang khususnya masyarakat Jawa Barat yang dalam keseharian menggunakan bahasa Sunda langsung menuliskan beragam kecaman dan tanggapan mengenai hal ini. Arteria Dahlan jadi perbincangan sampai-sampai ia disebut sebagai musuh masyarakat Sunda. Melihat hal tersebut, kabarnya Arteria Dahlan sudah meminta maaf secara terbuka.

ADVERTISEMENT

Epy Kusnandar dan sejumlah figur publik turut menyindir statement Arteria Dahlan mengenai bahasa Sunda

Advertisement

Opini Arteria Dahlan terhadap pamakaian bahasa Sunda telah mengusik masyarakat Jawa Barat. Nggak cuman masyarakat biasa, sejumlah artis, seniman dan figur publik berdarah Sunda turut memberikan komentarnya terkait hal ini. Beberapa di antaranya ada Budi Dalton sampai aktor kenamaan Epy Kusnandar.

Epy sendiri membuat sebuah unggahan video sebagai bentuk kritik terhadap Arteria Dahlan. Dalam video tersebut, Epy Kusnandar bergaya seperti tokoh Kang Mus yang ia perankan dalam sinetron “Preman Pensiun”. Sambil menelpon, Epy Kusnandar meminta anak buahnya untuk menyewa guru les bahasa Sunda untuk Arteria Dahlan.

Advertisement

Lebih lanjut lagi, Epy menilai bahwa Arteria telah merusak keberagaman dan mencederai masyarakat Jawa Barat. “Ya halo, kalau bisa bawain guru les bahasa Sunda untuk Arteria Dahlan. Biar dia tahu. Pokoknya cari guru les yang bisa mengajarkan bahasa dari dasar,” ungkap Epy Kusnandar dalam videonya.

ADVERTISEMENT

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut berkomentar terkait ucapan Arteria Dahlan yang melukai masyarakat Sunda

Selain figur publik dan masyarakat, ungkapan Arteria Dahlan rupanya menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dalam responsnya, Ridwan Kamil sangat menyayangkan statemen Arteria Dahlan yang telah melukai hati masyarakat Sunda.

Menurut sang Gubernur, Arteria Dahlan seharusnya menyampaikan keberatan terkait bahasa Sunda yang digunakan secara sederhana. “Jadi, saya menyesalkan statement dari Pak Arteria Dahlan terkait masalah bahasa yang ada ratusan tahun atau ribuan tahun, menjadi kekayaan nusantara ini,”  ungkap pria yang akrab dipanggil Emil ini.

Terakhir, Ridwan Kamil juga meminta Arteria Dahlan untuk meminta maaf pada masyarakat Sunda. Pasalnya perkataannya tersebut sudah mencederai perbedaan dan melukai masyarakat yang menggunakan bahasa Sunda dalam keseharian. Ridwan Kamil bahkan menyebut masyarakat Sunda adalah masyarakat yang pemaaf asal seseorang yang salah meminta maaf dengan tulus.

“Jadi saya mengimbau Pak Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di nusantara ini. Kalau tidak dilakukan, pasti akan bereskalasi. Sebenarnya orang Sunda itu pemaaf ya, jadi saya berharap itu dilakukan,” pungkas Ridwan Kamil

ADVERTISEMENT

Arteria Dahlan akhirnya meminta maaf secara terbuka pada masyarakat Sunda

Setelah jadi perbincangan beberapa hari terakhir, politikus PDIP Arteria Dahlan akhirnya meminta maaf secara terbuka pada masyarakat Sunda. Dalam permintaan maafnya, Arteria Dahlan menyebut bahwa ia merasa bersalah dengan ucapan yang ia lontarkan yang membuat masyarakat heboh.

Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda, atas pernyataan saya beberapa waktu lalu,” ungkap Arteria Dahlan.

Selain itu, Arteria Dahlan juga siap menerima sanksi dari DPP Partai PDIP atas kegaduhan yang ia buat. Arteria menyerahkan sepenuhnya hal tersebut pada partai karena ia merupakan salah satu kader baik.

Terakhir, ia mengaku telah belajar dari kasus ini dan berterima kasih pada masyarakat karena telah memberikan kritik terhadapnya. “Saya belajar dari persoalan ini, dan terima kasih atas seluruh kritik yang diberikan ke saya, pastinya akan menjadi masukan bagi saya untuk berbuat lebih baik lagi,” pungkasnya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE