Fakta Tentang Faheem Younus, Dokter Amerika yang Sering Ngetwit Soal Pandemi di Indonesia

Fakta dr. Faheem Younus

Awal Juli 2021 menjadi bulan kelabu untuk Indonesia. Setelah sempat menekan angka kasus Covid-19 dan menggalang vaksinasi, Indonesia kembali menghadapi kenaikan kasus. Bahkan saking tingginya kasus baru, jumlah pasien Covid-19 setiap harinya mencetak rekor hingga mencapai 30 ribu lebih. Gelombang Covid-19 yang mengganas di Indonesia ternyata menarik perhatian seorang dokter Amerika Serikat, dr. Faheem Younus.

Advertisement

Namanya menjadi perbincangan akhir-akhir ini terutama di kalangan pengguna Twitter di jagat maya. Sejak kenaikan kasus aktif Covid-19 di Tanah Air, Faheem memang sering menulis twit di lini masanya. Lantaran ngetwit pakai bahasa Indonesia, Faheem semakin membangkitkan rasa penasaran banyak orang. Padahal ia bukan orang asli Indonesia. Gara-gara itu, sosok Faheem mulai dikenal dan dicari orang. Lantas siapakah dr. Faheem Younus? Ini dia fakta seputar Faheem.

Mulai dikenal setelah rajin menuliskan twit dalam bahasa Indonesia ketika menyoroti pandemi di Tanah Air

Bila diperhatikan, Faheem Younus mulai memberikan edukasi soal penanganan Covid-19 setelah mendapatkan pertanyaan dari warganet asal Purwakarta. Warganet dengan akun @faridzabidy itu meminta saran pada Faheem agar orang-orang Indonesia bisa menghadapi gelombang kedua Covid-19. Sejak saat itu, Faheem terlihat sering membuat twit berbahasa Indonesia. Rata-rata twitnya berisi informasi soal cara penularan Covid-19, penanganan dini pada pasien yang terpapar Covid-19, panduan isolasi mandiri, sampai mitos-fakta obat penyembuh Covid-19.

Advertisement

“For My Indonesian Friends Mengobati Covid di Rumah Gunakan tab parasetamol untuk demam. Budesonide inhaler dua kali sehari. Semprotan hidung Oxymetazolone untuk hidung tersumbat. Tidak perlu antibiotik, ivermectin, seng, atau steroid,” tulis Faheem, Jumat (2/7).

Sampai detik ini Faheem masih kerap membuat twit. Terbaru, ia menerangkan perawatan pasien Covid-19 tidak dibeda-bedakan berdasarkan variannya. Ia meminta orang Indonesia untuk berhati-hati dan tidak termakan kalian obat yang disebut-sebut bisa menyembuhkan varian Covid tertentu. Saking fasihnya berbahasa Indonesia, Faheem pun ‘digoda’ warganet bahwa ia sebenarnya adalah orang Indonesia. Apalagi ia mengikuti perkembangan pandemi di Indonesia dengan sangat baik sampai-sampai ia tahu kepanikan warga membeli susu beruang dan mengonsumsi vitamin C secara berlebihan.

Advertisement

Dr @FaheemYounus jadi dokter selebtwit di Indonesia sekarang. Thank you for caring, Dr. Faheem. You are the out of town expert with the briefcase that we’re needing right now. God bless you,” tulis Alissa Wahid, putri Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur).

Menunjukkan kepedulian pada Indonesia dengan twit-twit edukasinya, Faheem membuat salut banyak orang. Tampak Alissa Wahid pun mengucapkan terima kasih atas kesediaan Faheem memberikan informasi yang tepat soal Covid-19. Menurutnya, penjelasan ahli kesehatan seperti Faheem sangat dibutuhkan sekarang untuk meredam kabar hoaks yang beredar.

Tempuh pendidikan kedokteran di King Edward Medical University, Faheem sudah jadi dokter selama 20 tahun

Riwayat pendidikan Faheem Younus | Linkedin Faheem Younus

Statusnya sebagai dokter disandang Faheem setelah ia menempuh pendidikan kedokteran di King Edward Medical University tahun 1995. Kemudian di tahun 1999, ia berhasil merampungkan residensinya di Pusat Medis Monmouth. Selain itu, ia pernah menempuh pendidikan di University of Maryland Upper Chesapeake Health, Amerika Serikat. Jika dihitung, ia menjalani profesinya sebagai dokter selama 20 tahun.

Kompetensi tak diragukan lagi, Faheem adalah dokter spesialis penyakit menular

Twitnya tentang penularan Covid-19 tak bisa dilepaskan dari latar belakang pendidikannya selama ini. Ia adalah spesialis penyakit menular di Bel Air, Maryland. Tak heran bila ia mempunyai kapasitas untuk bicara soal Covid-19, apalagi mengingat pengetahuan dan pengalamannya. Mengutip Kompas, Faheem cukup diakui dalam dunia kesehatan internasional bila melihat afiliasinya dengan rumah sakit ternama seperti University of Maryland Upper Chesapeake Medical Center dan University of Maryland Harford Memorial Hospital.

Selain sebagai dokter, Faheem adalah akademisi yang tekun

Kontribusi Faheem dalam dunia akademik terlihat dari program pengawasan strategis untuk meningkatkan kualitas Harford Memorial dan Upper Chesapeake Medical Center. Bahkan ia memberikan pengawasan strategis untuk program pengalaman pasien. Sebagai ahli manajemen perubahan, ia pandai menyeleraskan tim multidisiplin dalam satu kegiatan. Jejak akademiknya pun dapat dilihat dari status Adjunct Associate Professor di School of Medicine, University of Maryland. Pun ia masih sering meluangkan waktu untuk penelitian klinis dan menulis editorial opini tentang penyakit menular.

Faheem mengantongi banyak prestasi

Profil Faheem Younus di Twitter | Twitter @FaheemYounus

Berhasil memimpin program kualitas, keamanan, dan pengalaman pasien di Upper Chesapeake Medical Center, Faheem menerima penghargaan dan eksekutif dokter bersertifikat (Certified Physician Executive/CPE). Ia sukses membuat ‘gebrakan’ di dunia medis dalam meningkatkan metrik kualitas pay-for-performance.

Selain itu, ia menjadi pelopor berbagai program seperti daftar periksa untuk penempatan lini sentral, pengawasan antimikroba, dan kesehatan jarak jauh. Salah satu pencapaiannya adalah meraih penghargaan bergengsi “Top Doc” selama dua tahun berturut-turut pada 2017 dan 2018.

Sosok yang peduli kemanusiaan yang mendapatkan penghargaan dari Presiden Barack Obama

Peduli pada sesama, Faheem dikeathuai sebagai sosok dokter dengan rasa kemanusiaan yang tinggi. Makanya, ia peduli dengan kondisi pandemi di Indonesia. Ia membuktikan bahwa kemanusiaan tak dibatasi latar belakang negara. Ia juga aktif sebagai anggota dari organiasi nirlaba yang membahas isu sosial, Humanity First of USA. Karena kiprahnya dalam dunia kemanusiaan, Faheem mendapatkan penghargaan Presidential Service Award pada 2008 dari Presiden Barack Obama.

Itulah fakta tentang sosok dr. Faheem Younus yang tengah ramai dibicarakan warganet, khususnya Twitter terkait twitnya dalam bahasa Indonesia.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE