Grup Musik Debu dan Kru Alami Kecelakaan Maut di Tol Probolinggo, 2 Orang Tewas

Kabar tak menyenangkan datang dari grup musik religi Debu. Rombongan pemusik muslim sufi yang anggotanya berasal dari berbagai negara itu dikabarkan mengalami kecelakaan di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), Senin (18/4).

Advertisement

Mobil yang mereka tumpangi menabrak truk hingga mengakibatkan dua penumpang tewas dan empat lainnya luka-luka. Kini, kasus kecelakaan yang melibatkan grup musik religi itu tengah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Resor Probolinggo Kota.

Kronologi kecelakaan rombongan grup musik Debu

grup musik debu

Kronologi kecelakaan rombongan grup musik Debu | Credit: @debu.online via Instagram

Rombongan mobil grup musik Debu mengalami kecelakaan di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo, tepatnya di kilometer 837.200 Kota Probolinggo, Jawa Timur. Kecelakaan terjadi pada Senin (18/4) pukul 00.10 WIB. Kejadian bermula saat mobil Toyota Vellfire bernomor polisi L 1055 DL yang membawa rombongan grup musik Debu menabrak truk yang melaju di depannya.

Awalnya, kendaraan Toyota Vellfire berjalan dari Timur ke arah Pasuruan di jalur lambat. Diduga, sopir mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya dan menabrak truk yang melintas searah di depannya.

Advertisement

Posisi terakhir kendaraan Vellfire melintas menutup lajur dengan kondisi yang rusak parah. Sementara truk yang terlibat kecelakaan langsung kabur. Hingga saat ini, Satuan Lalu Lintas Resor Probolinggo Kota masih menyelidiki penyebab kecelakaan yang melibatkan anggota grup Debu ini.

Kecelakaan menewaskan dua orang penumpang dan empat lainnya luka-luka

debu

Kecelakaan menewaskan dua orang penumpang | Credit: @debu.online via Instagram

Kejadian nahas ini mengakibatkan dua orang penumpang dalam kendaraan Toyota Vellfire tersebut meninggal dunia. Dua korban tewas dalam kecelakaan ini yakni Firdaus (31) warga Singapura dan Al Haddad Amal Sheikh Aidaros (30) warga Malaysia, keduanya merupakan pasangan suami istri sekaligus kru dari grup musik tersebut.

Selain dua orang meninggal, dua orang penumpang yang mengalami luka berat adalah sang drummer, Daood Abdullah Al Daood (35) dan Umar (28). Sedangkan korban yang mengalami luka ringan adalah Jamilah Binti Abdul Qadir dan sang sopir, Miarto. Semua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohammad Saleh Kota Probolinggo untuk mendapatkan perawatan.

Advertisement

Sekilas tentang grup musik Debu

kronologi kecelakaan debu

Sekilas tentang grup musik Debu | Credit: @debu.online via Instagram

Debu merupakan salah satu band religi yang cukup populer di Indonesia. Grup ini diisi oleh para pemuda muslim yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, Swedia, Inggris, hingga Indonesia.

Awalnya, Debu didirikan oleh ayah vokalis Debu saat ini, Kumayl Mustafa Daood, di Amerika Serikat dengan nama Dust on the Road. Pada tahun 2001, mereka kemudian memutuskan hijrah ke Indonesia. Grup ini memiliki 12 personel yang terdiri atas enam laki-laki dan enam perempuan.

Di Indonesia, namanya populer pada tahun 2003 setelah album pertamanya yang berjudul “Mabuk Cinta” meledak di pasaran. Lagu-lagu mereka itu dibuat dengan bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Musik yang mereka ciptakan beraliran jazz dan country dengan keunikan tersendiri. Pasalnya, mereka menggunakan alat musik yang juga unik dan jarang dipakai, seperti tambura, haroa, dan berbagai jenis perkusi.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE