Duduk Anteng Saat Menunggu Pelayat Gus Sholah Salat, Hotman Paris Banjir Pujian. Rispek!

Hotman Paris Gus Solah

Beberapa hari lalu, umat muslim berduka. Salah satu petinggi agama Islam, KH Salahuddin Wahid, berpulang ke pangkuan Sang Pencipta. Adik kandung Gus Dur tersebut wafat pada hari Minggu (2/2) malam, sekitar pukul 20.55 WIB. Umat muslim pun berduyun-duyun mengantarkan Gus Sholah ke peristirahatannya yang terakhir.

Advertisement

Bukan hanya umat muslim, pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, ternyata juga turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pengasuh pesantren Tebuireng tersebut. Bahkan Hotman rela terbang dari Bali ke Tebuireng untuk menemui almarhum Gus Sholah.

Bukan hanya umat Islam, Hotman Paris juga turut berduka atas kepergian Gus Sholah. Apalagi sosok tersebut yang memberikan Hotman gelar “Gus”

Hotman Paris melayat Gus Solah via www.instagram.com

Gus Sholah meninggal dunia pada hari Minggu malam lalu setelah menjalani bedah jantung sehari sebelumnya. Jenazah beliau pun diboyong ke Tebuireng, Jawa Timur, untuk dimakamkan. Ribuan pelayat pun datang memenuhi popes Tebuireng. Mereka ingin memberikan penghormatan terakhir kepada tokoh NU tersebut. Bukan hanya umat muslim, Hotman Paris Hutapea pun ternyata turut datang. Ia sengaja datang dari Bali ke Tebuireng untuk bertemu dengan Gus Sholah untuk terakhir kalinya. Apalagi Hotman punya kedekatan tersendiri dengan pengasuh ponpes Tebuireng itu. Ya, Hotman mendapat gelar “Gus” dari Gus Sholah. Ia bahkan beberapa kali diundang ke ponpes tersebut menjadi pembicara.

Sebuah momen yang mencuri perhatian publik pun viral di media sosial. Hotman dengan anteng duduk di belakang jemaah yang sedang salat

Advertisement

Dalam video yang ia unggah kemarin, terlihat Hotman Paris sedang duduk di belakang jemaah yang sedang menjalankan ibadah salat zuhur. Hotman mengatakan kalau ia akan keluar ruangan namun oleh para kyai disuruh duduk bahkan diberi makanan. Hotman pun dengan anteng duduk di belakang jemaah. Video itu pun langsung menuai pujian dari publik. Hotman dan para jemaah di sana menunjukkan indahnya toleransi umat beragama. Meski memiliki keyakinan yang berbeda, namun keduanya saling menghormati.

Hotman bahkan terlihat turut berdesakan dengan santri dan juga masyarakat yang mengantar almarhum Gus Sholah ke peristirahatan yang terakhir. Wajar jika ribuan orang mengantar kepergian sosok yang sangat dihormati itu. Selamat jalan Gus Sholah. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE