Sempat Tertekan karena Covid-19 Berimbas pada Usahanya, Ruben Onsu Tolak PHK 6500 Karyawannya

Imbas corona pada usaha Ruben Onsu

Seperti kita tahu, penyebaran virus corona di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Angka positif infeksi terus bertambah setiap harinya. Pemerintah kemudian membuat peraturan PSBB yang melarang berbagai aktivitas di luar rumah. Akibatnya banyak bisnis yang mulai gulung tikar dan merugi. Salah satunya bisnis Ruben Onsu.

Advertisement

Pada tanggal 15 april 2020 lalu kanal pribadi Dunia Manji mengunggah satu video bertajuk “Apa Kabar Bisnis Ruben Onsu?” yang mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada bisnis presenter sekaligus selebritas ternama Ruben Onsu. Dalam video tersebut Anji berbicang dengan Ruben lewat video call. Pengen tahu selengkapnya? Yuk simak di bawah ini.

Dampak penyebaran virus corona pada bisnis Ruben Onsu sangat besar. Bahkan dampaknya lebih menyeramkan dari pengalamannya berurusan dengan ilmu hitam

Ruben Onsu bercerita via www.youtube.com

Penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia kian hari kian memburuk. Angka infeksi yang terus bertambah membuat pemerintah mengambil keputusan untuk mengeluarkan kebijakan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar. Akibatnya banyak perusahaan dan bisnis yang ulung tikar dan merugi. Salah satunya adalah bisnis Ruben Onsu.

Saat berbicang dengan Anji, Ruben mengakui bahwa pandemi corona sangat berdampak besar untuk perusahaanya. Menurutnya kerugian ini lebih menyeramkan dari cerita-cerita ilmu hitam yang pernah Ruben Onsu dan  keluarga alami. “Kalau ditanya pengaruh virus covid-19 ini buat perusahaan gue, tentu saja virus ini berdampak lebih besar dan lebih seram dari cerita-cerita ilmu hitam yang pernah gue alamin.”

Advertisement

Ruben Onsu sempat stres dan panik karena bisnisnya sangat merosot. Namun ia nggak ingin memecat karyawannya yang kini berjumlah 6500 orang

Ruben Stess dan Panik via www.youtube.com

Ruben Onsu juga mengakui bahwa ia sempat stres dan panik akibat penyebaran virus corona. Ditambah ia memiliki 6500 karyawan di perusahaanya. Ia mencoba kuat. “Gue awal-awal sangat panik karena virus corona. Kalau sekarang agak baikan. Ya sekarang jumlah karyawan ada 6500, mereka ada di tumpuan pundak gue”. Namun Ruben nggak ingin memecat karyawannya yang berjumlah ribuan tersebut. Ia nggak ingin orang-orang ini kehilangan mata pencariannya yang mungkin nantinya bisa meningkatkan kejahatan akibat pengangguran.

Ruben Onsu dapat keluar dari keterpurukannya akibat dukungan penuh dari Sarwendah dan keluarganya di rumah

Ruben onsu dan keluarga via www.instagram.com

Setelah berpikir bolak-balik dan merasa drop, Ruben Onsu mendapat titik terang dari keluarganya di rumah. Menurut Ruben, sang istri Sarwendah memberi dukungan penuh pada Ruben Onsu agar bertahan dan nggak memecat karyawannya. Dukungan dari Sarwendah tersebut yang membuat Ruben Onsu bangkit dan mengerti bahwa 6500 karyawannya mengantungkan nasib di pundaknya. Kini, ia mencoba mempromosikan usahanya dengan jualan online.

Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan bisnis Ruben Onsu dapat berjalan normal lagi. Semangat terus Ruben dan keluarga!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE