Istri Dapat Komentar Jahat, Ernest Prakasa Bereaksi: Semoga Kamu Menemukan Cara Lain untuk Bahagia

Istri Ernest Prakasa dapat komentar jahat

Komika dan penulis skenario, Ernest Prakasa dikenal sebagai sosok yang kritis dan kerap memberikan pendapatnya mengenai kebijakan pemerintah yang menyangkut kepentingan masyarakat. Kali ini, Ernest juga memberikan tanggapan perihal sang istri yang baru saja mendapatkan komentar jahat dari warganet. Ia tak habis pikir kepada warganet yang kerap menuliskan pesan jahat demi mendapat respons dari sang istri, Meira Anastasia.

Advertisement

Ernest pun memutuskan untuk mengunggah percakapan tersebut dan memberikan pesan tegas melalui akun Instagram miliknya pada Rabu (14/9) lalu.

Ernest mengunggah sebuah tangkapan layar yang berisi percakapan sang istri dengan warganet yang memberikan komentar jahat kepadanya

Credit via @ernestprakasan on Instagram

Dalam tangkapan layar yang diunggah oleh Ernest pada hari Rabu (14/9) kemarin, tampak sang istri memberikan respons terhadap komentar jahat dari warganet yang ditujukan kepadanya. Ia memberikan opsi untuk blokir atau berhenti mengikuti aktivitasnya di media sosial jika memang tak menyukainya. Ia menuliskan, “Ada tombol unfollow, ada tombol block. Dipake aja mbak kalo ga suka,” tulisnya.

Melihat pesannya dibalas oleh Meira, sang warganet pun menunjukkan sikap yang sangat berbeda dengan sebelumnya. “Ya ampun dibalas mbak mey, bahagianyaaa. Aku sangat mengidolakan mbak Mey sama Ko Ernest. Aku DM dari dulu gak pernah dibalas sama koko sama kakak. Maaf ya kak demi Allah aku gak bermaksud untuk menyakiti hati kak Mey. Aku hanya berharap agar DM ku dibalas sama kak Mey,” tutur warganet.

Advertisement

Ernest pun memberikan pesan bahwa kesenangan yang didapat dengan menuliskan pesan jahat bisa menimbulkan luka untuk orang lain

Ernest pun menanggapi hal yang menimpa istrinya dengan melemparkan pertanyaan kepada warganet. “Kalo kamu mengetik komentar-komentar jahat hanya demi di-notice, saya cuma mau tanya. Worth it kah rasa senang kamu itu dibanding sakit hati yang kamu tinggalkan bagi orang lain?” tulisnya.

Advertisement

 “Sadarilah teman-teman, demi kesenanganmu yang dangkal itu, kamu bisa megorek luka yang jauh lebih dalam,” ujar Ernest. Terakhir, ia juga memberi pesan agar sang warganet mendapatkan kebahagiaan dengan cara yang lain, bukan dengan melukai perasaan orang lain.

Walaupun di media sosial terkesan tak ada jarak karena kita bisa melihat dan merespons aktivitas banyak orang terutama figur publik, menghargai dan menghormati orang lain tetap menjadi yang utama. Jangan sampai apa yang kita ucapkan atau kita tulis menimbulkan luka untuk orang lain, ya 🙂

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE