Istri Tegar Septian Dituding Jual Krim Abal-Abal, Sarah Sheilka: Bahannya Sudah BPOM

Istri Tegar Septian krim abal abal

Keluarga Tegar mantan pengamen cilik kini sedang jadi sorotan warganet. Pandemi Covid-19, sukses membuat Tegar dan keluarga kecilnya ketar-ketir. Bahkan, Tegar yang kini berprofesi sebagai penyanyi kondang harus kembali ke jalanan untuk mengamen demi menghidupi anak dan istrinya.

Advertisement

Di lain sisi, istri Tegar juga memanfaatkan waktu senggangnya dengan membuka sejumlah bisnis online. Salah satu bisnis yang sedang digarap dengan serius adalah produk kecantikan. Sayang, produk milik istri Tegar tersebut harus mendapat pandangan negatif dari sejumlah warganet. Produk skincare milik Sarah Sheilka tersebut dituding sebagai produk abal-abal. Menanggapi hal tersebut, Sarah akhirnya membuka suara dan memberikan klarifikasinya.

Sarah Sheilka buka suara atas tudingan warganet yang menyebut produk skincare miliknya abal-abal karena nggak terdaftar di BPOM

Sarah Sheilka, istri dari Tegar Septian kini tengah jadi sorotan warganet. Pasalnya, produk skincare yang ia jual dituding abal-abal oleh sejumlah warganet. Dugaan ini muncul karena produk tersebut masih belum terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebagai pemilik, Sarah nggak memungkiri hal tersebut. Ia merespons secara terbuka serangan warganet yang menuding produknya tersebut.

Kabar soal produk skincare abal-abal ini jadi perbincangan hangat di akun-akun gosip serta acara-acara televisi. Beberapa waktu lalu, Sarah muncul di acara Rumpi dan membahas secara khusus persoalan tudingan tersebut. Dalam wawancaranya, Sarah mencoba membela diri. Ia menyebut bahwa produknya telah dijual bahkan ke luar negeri. Sarah juga menjamin produknya aman dipakai meski belum terdaftar di BPOM. Apalagi Sarah adalah seorang lulusan bidang farmasi yang mengetahui soal komposisi racikan produk kecantikan.

Advertisement

“Memang untuk produknya itu belum BPOM tapi bahannya kita udah BPOM. Dan kita juga sudah kirim ke luar negeri, ke Hongkong. Mungkin kebanyakan orang BPOM penting. Cuman kalo untuk bahannya, aku kan basic di farmasi, aku ngerti lah racikan, karena dulu pas ujian kan racik untuk bikin cream,” ujar Sarah menjelaskan.

Sarah sedang menunggu modal terkumpul untuk mendaftarkan produknya ke BPOM. Menurut Sarah, mendaftarkan produk ke BPOM membutuhkan uang yang nggak sedikit

Tudingan warganet/Credit: Instagram @sarahsheilka

Selain menjelaskan tentang amannya produk yang ia jual, Sarah juga mengungkapkan alasannya belum mendaftarkan produknya ke BPOM. Lagi-lagi masalah kesulitan ekonomi menjadi perkara nomor satu. Seperti kita tahu, kondisi pandemi Covid-19 membuat banyak orang kesulitan mencari pendapatan. Suami Sarah, Tegar Septian bahkan harus kembali mengamen di jalanan untuk menghidupi anak istrinya.

Advertisement

Sarah mengaku bahwa mendaftarkan produk kita ke BPOM membutuhkan modal yang nggak sedikit. Kini ia sedang mengumpulkan agar produknya cepat-cepat terdaftar. SaraH menekankan kalau produk skincare miliknya berbahan dasar aman yang telah terdaftar di BPOM. Terakhir, ia juga meminta dukungan dan doa dari warganet agar ia segera mendapatkan modal. Sarah menyebut dukungan jauh lebih bermanfaat daripada menghina-hina bahkan sampai menuding abal-abal pada produk yang ia jual.

“Alhamdulillah produk aku nggak pakai bahan berbahaya, memang untuk produknya sendiri belum BPOM, tapi kita pakai bahan yang sudah ber-BPOM. Ngurus BPOM itu butuh uang yang gede, doain aja semoga bisa cepat-cepat BPOM ya, saling mendoakan yang baik bukannya menghina-hina,” ucapnya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE