Jadi Korban Body Shaming karena Perutnya Terlihat Buncit, BCL: Aku Juga Makan

Setiap sisi penampilan selebritas tampaknya selalu bisa jadi sumber komentar warganet. Salah satu yang paling sering jadi sasaran adalah bentuk tubuh. Terbiasa tampil dengan kondisi fisik ‘sempurna’, tak jarang membuat para seleb ini dihujani komentar miring saat badannya terlihat lebih gemuk atau kurus. Seperti yang dialami oleh penyanyi Bunga Citra Lestari atau yang akrab disapa BCL.

Advertisement

Nah, baru-baru ini penampilan perempuan berusia 39 tahun itu disorot warganet usai beredar video dirinya memakai kaus putih bermodel crop top dan celana legging. Dalam video tersebut perut BCL disebut kelihatan buncit. Entah mengapa, spekulasi warganet bahkanjustru bilang kalau BCL sedang hamil.

Akhirnya, BCL pun angkat bicara menanggapi komentar warganet itu. Ia sedih sekaligus kecewa karena mendapat body shaming di tengah usahanya yang memang ingin menaikkan berat badan.

Warganet menyoroti perut buncit BCL. Ia lantas mengakui perutnya memang nggak rata karena sering makan tengah malam

Penampilan BCL yang mendapat komentar miring

Penampilan BCL yang mendapat komentar miring | Credit: TikTok @skly_way

Dalam video yang beredar di media sosial, BCL terlihat tengah berada di panggung. Pakaian yang ia kenakan mengekspos bagian perut yang disebut warganet kelihatan buncit. Dalam konferensi pers Blossom Intimate Concert di Kuala Lumpur Convention Center (10/11) BCL akhirnya menanggapi hal tersebut.

Advertisement

Baginya, nggak ada yang salah dengan penampilannya. Tanpa bermaksud menutup-nutupi kondisi badan, BCL mengakui kalau bentuk perutnya memang nggak rata. Ia menambahkan bentuk tubuh demikian normal banget dimiliki oleh seseorang khususnya ibu-ibu. Apalagi ia punya kebiasaan makan saat tengah malam.

“Aku lebih sedih karena di-body shaming. Hei, kan aku juga makan. Ini memang nggak rata sih. Ini kan perut ibu-ibu saja. Ini cuma manusia normal yang suka makan tengah malam ya,” jelasnya, dikutip dari CNN Indonesia.

Advertisement

Lebih lanjut, ibunda Noah Sinclair itu bilang di sisi lain ada sejumlah kondisi yang bisa membuat perutnya terlihat buncit. Seperti saat sedang kembung atau dalam periode menstruasi.

“Kebetulan memang bentuk badanku itu kan agak bengkok gitu ya. Tapi kan tidak semua orang mengerti angle. Ketika itu saya mungkin dilihat sebaliknya atau mungkin perut saya sedang bloating (kembung) atau sedang datang bulan. Semua kemungkinan itu bisa membuat perut saya berubah,” lanjutnya.

BCL tengah berusaha menaikkan berat badan dan tampil lebih segar usai masa berkabung

BCL tengah berusaha naikkan berat badan

BCL tengah berusaha naikkan berat badan | Credit: Instagram @bclsinclair

Sebagai istri, BCL tentu merasakan duka mendalam sepeninggalan sang suami Ashraf Sinclair tahun 2020 lalu. Kejadian itu nyatanya nggak cuma berdampak pada sisi emosional BCL, tapi juga membuat fisiknya mengalami penurunan berat badan yang drastis. Padahal, BCL mengaku pada masa-masa itu ia makan dengan porsi normal.

Saat ini, BCL berhasil menaikkan berat badannya kembali. Namun, ia justru kecewa karena banyak warganet yang menyalah artikan penampilannya sekarang. Penyanyi yang akrab disapa Unge itu awalnya berharap orang lain bisa melihat perubahan baik dalam dirinya usai masa berkabung, bukannya menerima komentar miring yang menjurus body shaming.

“Aku tuh berharap orang bisa kayak ‘Hey akhirnya kamu bisa lebih segar, lebih sehat, lebih happy!” ucap BCL.

Di samping itu, BCL juga lebih banyak belajar menerima diri seutuhnya selama tiga tahun terakhir. BCL berusaha mengikhlaskan segala peristiwa yang telah terjadi dalam hidup karena hal tersebut nggak bisa diubah lagi. Penerimaan diri itu juga ia lakukan untuk kondisi tubuh dan mentalnya. Namun, penerimaan itu bukan berarti membiarkan tubuh menjadi nggak sehat dengan pola hidup semaunya. Sebaliknya, BCL terus menjaga kesehatannya dengan berolahraga.

“Jadi aku work out agar merasa sehat, untuk lebih baik, dan tidak mudah lagi fokus ke keadaan tubuh aku. Karena sudah beda.

Intinya aku ingin menerima apa yang diberikan kepadaku. Jadi kalau waktunya makan, ya aku makan, kenapa tidak? Kenapa harus bikin diri sendiri lapar?” katanya.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE