Jerome Polin Lebih Pilih Kehilangan Teman daripada Melanggar Prinsip Hidup

Mempertahankan prinsip hidup butuh banyak usaha. Awalnya, memang hanya butuh persetujuan dari diri sendiri untuk menjalani prinsip yang dibangun. Namun lain halnya ketika bersosialisasi dengan masyarakat. Prinsip itu nggak jarang tergerus karena bertentangan dengan nilai hidup yang juga dimiliki orang lain. Hasilnya, banyak orang rela mengubah prinsip hidupnya demi diterima oleh lingkungan sekitar.

Advertisement

Hal tersebut diwanti-wanti oleh Jerome Polin saat dirinya mengenyam studi di Jepang. Ia membagikan kisah hidupnya saat berjuang mempertahankan idealisme di tengah lingkungan yang berbeda pandangan.

Jerome Polin memilih kehilangan teman daripada harus melanggar prinsip hidup

Prinsip hidup Jerome

Prinsip hidup Jerome | Credit: Instagram @jeromepolin

Lulusan Waseda University ini bercerita lika-liku yang ia hadapi saat dihadapkan dengan teman-teman yang berbeda prinsip hidup dengannya. Bagi Jerome, teman yang baik adalah mereka yang saling mendukung dalam kebaikan dan menghargai prinsip satu sama lain. Prinsip tersebut jangan sampai pudar hanya karena ikut-ikutan teman.

“Adalah lebih baik kehilangan teman yang tidak bisa menerima kita apa adanya, dibandingkan dengan kehilangan prinsip hidup yang sekali kita langgar, susah atau bahkan mustahil untuk bisa kembali,” tambah Jerome di kolom caption.

Advertisement

Jerome kemudian menceritakan apa yang ia lakukan saat diajak minum dan mabuk oleh teman-temannya

Saat ditawari minum dan mabuk

Saat ditawari minum dan mabuk | Credit: Instagram @jeromepolin

Salah satu prinsip hidup yang dipegang Jerome adalah nggak mau mengonsumsi minuman keras dan mabuk-mabukan. Ia mengaku sama sekali nggak tertarik untuk mencoba hal tersebut. Namun di Jepang, ada tradisi minum-minum. Salah satunya dilakukan selepas jam kerja bersama beberapa rekan. Menurut penuturan Jerome, tradisi itu sekaligus dijadikan momen agar seseorang bisa lebih diterima di tongkrongannya. Makanya, mereka yang nggak mau diajak minum akan susah dapat teman.

Syukurnya, Jerome dikelilingi oleh teman-teman yang menghargai prinsipnya untuk nggak minum minuman beralkohol. Alhasil, Jerome hanya memesan air putih atau jus buah saat makan bersama mereka.

Kebiasaan Jerome itu nyatanya nggak bisa diterima semua orang. Saking lumrahnya aktivitas minum-minum dan mabuk di Jepang, beberapa teman malah kaget saat tahu ia nggak pernah melakukan hal itu. Bahkan, ia sampai digoda untuk sesekali mencoba biar tahu rasanya seperti apa. Namun, Jerome tetap menolak dan teguh pada prinsip awal. Apalagi ia melihat sendiri efek buruk yang dirasakan oleh orang-orang yang mabuk.

Advertisement

Dari pengalamannya itu, Jerome memperingati agar jangan sampai mengorbankan prinsip hidup demi diterima orang lain. Sebab pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik

Pilih pertemanan yang sehat

Pilih pertemanan yang sehat | Credit: Instagram @jeromepolin

Di akhir ceritanya, Jerome kembali menegaskan agar tetap percaya pada prinsip hidup sendiri. Apalagi kalau prinsip itu adalah sesuatu yang positif. Kalau pertemanan sampai merusak prinsip baik tersebut, maka pertemanan itu nggak sehat.

Kisah Jerome ini juga menekankan tentang pentingnya memilih lingkungan atau pergaulan yang positif. Seperti yang sempat ia katakan, pertemanan yang sehat adalah yang saling mendukung dalam kebaikan. Contohnya ketika kita sedang berproses menggapai impian atau target, teman yang baik akan hadir di samping untuk menyemangati dan mendukung.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE