Serius Calonkan Diri jadi Presiden Amerika, Banyak Orang Khawatir akan Kondisi Mental Kanye West

Kanye West calonkan diri jadi presiden

Pemilihan presiden di negara Amerika Serikat tinggal menunggu waktu. Jika biasanya persaingan ketat datang dari kandidat partai Demokrat dan partai Republik, sepertinya tahun ini kontestasi politik negeri Paman Sam akan sedikit lebih ‘ramai’. Pasalnya tahun ini, rapper sekaligus produser Kanye West turut berambisi menjadi orang pertama di negara tersebut.

Advertisement

Keinginan untuk mencalonkan diri menjadi presiden telah lama diutarakan suami Kim Kardashian ini lewat laman Twitter pribadinya. Namun siapa sangka keinginan yang diutarakan lewat media sosial ini, bukan isapan jempol belaka. Beberapa waktu lalu Kanye West ikut meramaikan kampanye pertama pemilihan presiden Amerika Serikat dan berpidato di South Carolina.

Kanye West berpidato tentang beragam topik sebelum akhirnya menangis saat mengingat masa lalunya. Kejadian ini terjadi saat Kanye berpidato di South Carolina sebagai bentuk kampanye pertamanya

Kanye West menangis via www.tvnz.co.nz

Pada hari Minggu tanggal 19 Juli lalu, Kanye West berusaha mewujudkan ambisinya untuk menjadi presiden Amerika dengan melakukan debut kampanye di daerah South Carolina. Saat debut kampanye tersebut Kanye West berpidato tentang banyak hal. Namun Kanye terdengar bertele-tele dan tidak fokus. Beberapa topik pidato yang diutarakan Kanye West antara lain tokoh pembebas budak kulit hitam Harriet Tubman, soal kerja samanya dengan Adidas, soal agama serta masalah media sosial dan kesenjangan dan olahraga khususnya NBA.

Nggak cuma melontarkan argumen-argumen yang kontroversial, Kanye West juga sempat menangis saat mengenang masa lalunya. Kanye menangis saat mengingat rencananya menggugurkan anak pertamanya dari Kim Kardashian. Seperti yang telah diduga, pidato Kanye saat kampanye membuat ia banyak dihujat dan ditertawakan di media sosial.

Advertisement

Melihat pidato Kanye di South Carolina, banyak orang khawatir dengan kondisi mental Kanye West yang diketahui memiliki riwayat bipolar. Termasuk keluarga dan kerabat dekatnya

Kanye West dan albumnya via twitter.com

Selain membuat banyak orang kesal dan bereaksi, ternyata keluarga Kanye sendiri, khususnya Kim Kardashian mengaku marah mendengar pidato suaminya. Kim menilai perkataan Kanye tentang aborsi bisa membuat anaknya sakit hati jika melihatnya saat dewasa. Kendati marah dan nggak setuju dengan suaminya, sebagai seorang istri Kim tetap mengkhawatirkan kondisi mental Kanye yang nggak stabil.  Bukan rahasia lagi kalau Kanye West memang memiliki penyakit bipolar. Bahkan pada tahun 2018 Kanye merilis sebuah album berjudul “I hate being Bi-polar its awesome” yang menceritakan tentang kondisi mentalnya.

Terlepas dari itu ketakutan Kim Kardashian cukup beralasan. Pasalnya ia adalah orang yang paling tahu tentang Kanye West. Kim bahkan berkata bahwa Kanye punya kecenderungan untuk bekerja terlalu keras secara fisik, emosional dan mental. Ia nggak bisa beristirahat setelah punya suatu ambisi. Kim juga berkata bahwa kondisi Kanye hari ini kurang baik.

“Kim, keluarga dan teman-teman Kanye khawatir kepadanya. Kanye tidak dalam kondisi baik dan tak mau mendengarkan siapapun yang berusaha membantunya,” kata seorang sumber seperti dilansir ET

Advertisement

Setelah beberapa waktu, Kanye West kini telah menghapus tweet kontroversialnya dan berkata ingin fokus dalam dunia musik saja. Mungkin sekarang sudah lebih tenang dan berpikir jernih kali ya

Kanye West via twitter.com

Setelah mendapatkan reaksi keras pasca pidato kontroversialnya, Kanye West kini telah menghapus beberapa tweet kontroversial dan bahkan mengunggah postingan terbaru pada 21 Juli 2020 bahwa sekarang dirinya akan fokus dengan musiknya saja. Banyak orang menilai postingan tersebut sebagai tanda Kanye sudah lebih tenang dibandingkan beberapa waktu lalu. Banyak juga orang yang beranggapan mungkin ini akhir dari perjalanannya mencalonkan diri jadi Presiden Amerika Serikat.

Sejak dulu, Kanye West memang selalu dikenal sebagai sosok yang penuh kontroversi. Namun ini mungkin jadi kontroversi terbesarnya, kalau dia benar-benar serius mencalonkan diri jadi presiden~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE