5 Pemimpin Kerajaan yang Kisah Cintanya bak Film Romantis. Ada yang Janjian Nikah Sejak Umur 7 Tahun

Kisah cinta romantis pemimpin kerajaan

Berbagai kisah cinta pastinya menyimpan keunikannya sendiri-sendiri. Begitu juga dengan kisah cinta keluarga kerajaan memang selalu menarik untuk diikuti. 

Advertisement

Tentu sebagai manusia biasa, raja dan ratu pernah jatuh cinta dan tak jarang banyak yang memperjuangkan cintanya bak kisah-kisah di film romantis. Bagi yang melihat pastinya akan merasa gemas dan semakin penasaran, kira-kira bagaimana para pemimpin kerajaan ini jatuh cinta? Nggak usah nunggu lama, yuk simak daftarnya di bawah ini. 

1. Raja Shah Jahan dan Mumtaz Mahal. Raja Shah buatkan bangunan indah Taj Mahal sebagai bukti cinta


Taj Mahal merupakan salah satu bangunan iconic di India. Ternyata di balik bangunan yang indah itu terdapat kisah cinta yang indah sekalipun memilukan. Awalnya Raja Jahan sudah berjanji akan membuat monumen untuk mengenang kisah cinta mereka.  Namun setelah melahirkan anak yang ke 14, istri Raja Jahan meninggal. Untuk menepati janji sekaligus mengenang istri, ia kemudian membangun Taj Mahal sebagai tempat peristirahatannya terakhir.

Advertisement

2. Ratu Victoria dan Pangeran Albert, 40 tahun berkabung karena ditinggal kekasih hati

Potret Ratu Victoria dan Pangeran Albert/ credit royalcentral via royalcentral.co.uk

Ratu Victoria bersama Pangeran Albert memerintah selama 21 tahun. Keduanya hidup dengan harmonis hingga datang hari kematian Pangeran Albert pada usia 42 tahun karena tifus. Hal ini tentu membuat sang ratu bersedih karena lukanya yang mendalam.

Duka cita yang tak kunjung usai, Ratu Victoria melakukan upacara duka yang lebih lama dan penuh dengan ritualistik. Ia juga enggan tampil di depan umum dan keputusan untuk mengenakan pakaian hitam selama sisa hidupnya, membuat Ratu Victoria mendapat julukan ‘Janda Windsor’. Ratu tetap berkabung selama 40 tahun, sampai kematiannya sendiri pada usia 81 tahun. Menghormati belahan jiwanya, ia membuat monumen Royal Albert Memorial di Kensington Gardens.

Advertisement

3. Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip. Sang Pangeran rela copot gelar dari kerajaan Denmark dan Yunani demi menikahi sang Ratu


Kisah cinta Ratu Inggris terlama ini dimulai bahkan sejak keduanya masih belia. Walaupun masih belum diketahui kapan mereka bertemu namun Pangeran Philip pernah diundang makan malam di kapal pesiar kerajaan ketika sang ratu berusia 13 atau 14 tahun. Hingga pada akhirnya Ratu Elizabeth II mengungkapkan bahwa ia hanya mencintai Pangeran Philips pada ayahnya Raja George VI.

Keduanya menikah pada 1947. Dengan pernikahan ini pula Pangeran Philip harus melepas gelar kerajaannya dari Kerajaan Denmar dan Yunani.  Pangeran sangat setia mendampingi Ratu Elizabeth II hingga akhir hayatnya. Sang Ratu diketahui sangat terpukul dengan kematian sang suami dan menyebut hal ini sebagai “kehampaan yang besar”.

4. Raja Harald V dan Ratu Sonja, backstreet hingga 9 tahun lamanya


Perbedaan status kadang menjadi penghalang kedua pihak bisa bersatu. Hal ini pula yang dialami Raja Norwegia Harald V dan Ratu Sonja. Pada awalnya, hubungan tersebut tidak direstui, tapi dengan kegigihan Raja Harald V ia akhirnya bisa bersanding dengan Ratu Sonja yang berasal dari kalangan orang biasa.

Pada awalnya mereka harus menyembunyikan hubungan itu hingga sembilan tahun lamanya. Tak kunjung mendapat restu, Raja Harald bersumpah tak akan menikah kalau bukan dengan Ratu Sonja. Akhirnya mereka bersatu. Walaupun memicu perdebatan, rakyat Norwegia akhirnya menerima Sonja sebagai anggota kerajaan.

5. Raja Jigme Khesar dan Ratu Jetsun Pema, Janjian nikah sejak umur masih muda. Namanya juga jodoh ya nggak akan ke mana~


Pasangan Raja dan Ratu ini berasal dari kerajaan Bhutan yang belum lama ini merayakan ulang tahun pernikahan yang ke-10. Ratu Jetsun merupakan rakyat biasa yang tinggal di Bhutan. Ia bertemu dengan Raja Jigme di usianya yang ke-7 dan Raja Jigme yang kala itu sudah berusia 17 tahun.

Dilansir dari worldofbuzz.com, Ratu Jetsun kecil pernah mengucapkan “Saya ingin menikahi Anda, aku menyukaimu,” dengan polosnya pada Raja Jigme kala itu. Pengakuan polos itu membuat Raja Jigme bingung tapi di sisi lain Raja Jigme juga jatuh cinta dan berjanji akan menikahi Jetsun bila sudah dewasa. Akhirnya keduanya menikah pada 13 Oktober 2011.

“Saya sudah menunggu cukup lama untuk menikah. Tapi tidak masalah ketika Anda menikah selama itu dengan orang yang tepat. Saya yakin saya menikah dengan orang yang tepat,” ujar Raja Jigme.

Keduanya menikah dan memiliki kehidupan yang bahagia. Bahkan pada tradisi kerajaan Bhutan, raja diberikan kesempatan untuk poligami. Namun dengan Ratu Jetsun, Raja Jigme merasa cukup, ia menolak untuk menikah lagi.

Itu tadi kisah romantis raja dan ratu yang romantis walaupun ada yang berakhir tragis karena ditinggal selamanya. Tapi justru dari sana kita tahu bahwa betapa mencintainya mereka satu sama lain.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE