Lucky Andreono, Juara 1 MasterChef Indonesia Season 1 Meninggal Dunia

Dunia kuliner Indonesia telah kehilangan satu sosok berbakat di dalamnya. Kabar duka datang dari MasterChef Indonesia. Juara 1 MasterChef Indonesia season 1, Lucky Andreono meninggal dunia pada Selasa (29/3).

Advertisement

Kabar ini disampaikan langsung oleh akun Instagram resmi MasterChef Indonesia. Segenap rekan kerja dan teman seperjuangan Lucky di ajang memasak itu turut berduka cita.

Lucky Andreono meninggal dunia di umur 41 tahun

Juara 1 MasterChef Indonesia season 1, Lucky Andreono meninggal dunia pada Selasa (29/3). Berita ini dikonfirmasi langsung oleh pihak MasterChef Indonesia melalui Instagram resminya.

Advertisement

“Kami keluarga besar MasterChef Indonesia dan RCTI, turut berduka cita atas meninggalnya Chef Lucky Andreono Winner MasterChef Indonesia season 1.

Semoga alm mendapatkan tempat di sisi-Nya dan diberi ketabahan untuk keluarga yang ditinggalkan,” tulis MasterChef.

Lucky Andreono meninggal di umur 41 tahun. Hingga saat ini belum diketahui pasti apa penyebab kematian pria tersebut. Namun, sederet rekan kerja dan seperjuangan Lucky di ajang MasterChef ikut berduka atas kepergiannya.

What a shocking news. Semoga keluarga Ko Lucky, orang terdekat supaya dikuatkan. Kasih sayang Tuhan selalu menyertai,” tulis @audrey_mci7

“Sahabat 1 kamar, 1 panggung grand final, rest in peace Lucky Andreono,” tulis @agussasiranganbim

“Wah Lucky masterchef identik dengan pengikat kepalanya dan saat tanding lawan Agus sangat aku ikutin banget. Turut berduka cita dan turut sedih mendengar berita ini. Semoga beliau diterima di sisi Tuhan. Amin,” tulis @nitzha

Advertisement

Lucky Andreono sudah hobi memasak sejak SD

Lucky Andreono meninggal dunia

Lucky Andreono meninggal dunia | Credit: Instagram @lucky.andreono

Nama Lucky Andreono mulai dikenal publik sejak kemunculannya dalam ajang kompetisi memasak MasterChef Indonesia season 1 tahun 2011 silam. Kemampuan masaknya ternyata sudah tumbuh sejak Lucky duduk di bangku kelas 3 SD. Ia terbiasa membantu sang nenek menyiapkan makanan untuk keluarga.

Pria kelahiran Malang, 16 April 1980 ini hanya menekuni masak sebagai hobi. Sampai akhirnya kebiasaan itu terbawa sampai ia mengenyam pendidikan tinggi di Deakin University, Australia tahun 2001 hingga 2004.

Tahun 2011 ia mengikuti ajang MasterChef Indonesia dan berhasil lolos jadi pemenang. Meskipun sudah menjadi juara dan jago memasak, Lucky sempat risih ketika dipanggil chef karena menurutnya ia masih harus banyak belajar.

Ia pun memulai kariernya di dunia kuliner dengan aktif membuat konten memasak di media sosial. Lucky juga menuangkan pemikirannya tentang tata boga dalam buku berjudul Dapur Nostalgia yang dirilis tahun 2016. Lucky memiliki bisnis hampers makanan yang berisi ayam asap yang divakum.

Turut berduka cita atas meninggalnya Lucky Andreono. Semoga amal ibadah selama hidupnya diterima di sisi Yang Maha Kuasa. Rest in peace, chef.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE