Merasa Tak Bisa Amanah, Lucky Hakim Blak-blakan Ungkap Alasan Mundur dari Wabup Indramayu

Bukan hal yang asing lagi jika publik figur atau selebritas Indonesia banyak yang terjun ke dunia politik. Salah satu diantaranya adalah pesinetron Lucky Hakim. Sejak tahun 2012, pria kelahiran Cilacap, Jawa Tengah ini sudah mencicipi dunia politik dengan maju sebagai kandidat calon Wakil Wali Kota Bekasi. Selanjutnya di pemilu legislatif 2014, dia lolos menjadi anggota DPR-RI dan berkantor di Senayan.

Advertisement

Di tahun 2021 kemarin, rupanya Lucky Hakim kembali maju menjadi Wakil Bupati Indramayu bersama pasangannya Nina Agustina. Dia terpilih menjadi Wakil Bupati di sana dengan masa periode 2021-2026. Sayangnya, belum genap tiga tahun Lucky Hakim menikmati posisi sebagai Wakil Bupati Indramayu, dia memutuskan untuk mengundurkan diri.

Lantas, apa yang menjadi alasan sebenarnya sehingga Lucky Hakim melakukan tindakan demikian? Kita simak ulasannya berikut yuk, Sobat Hipwee.

Lucky Hakim merasa berdosa hidup mewah dari uang rakyat tapi belum bisa mewujudkan janji saat kampanye

Lucky Hakim merasa berdosa hidup mewah dari uang rakyat | Credit: Instagram @luckyhakimofficial

Lucky Hakim merasa berdosa hidup mewah dari uang rakyat | Credit: Instagram @luckyhakimofficial

Dilansir dari laman Kompas pada hari Rabu (15/2/2023) kemarin, Lucky Hakim mengatakan apa alasan sebenarnya dia mundur dari jabatan orang nomor dua di Indramayu tersebut. Dia merasa belum berhasil menjalankan amanah dari janji-janji yang diungkapkannya saat kampanye dulu. Jabatan Wakil Bupati yang digaji oleh rakyat, menjadikan dirinya malu dan merasa berdosa karena masyarakat Indramayu tidak semuanya orang mampu.

Advertisement

“Ketika tidak tercapai, betapa tidak tahu malunya saya, tidak tahu dirinya saya, jika tetap bertahan sebagai wakil bupati,” kata Lucky Hakim dikutip dari Kompas, Kamis (16/2).

Lebih lanjut, pria yang kini berusia 45 tahun tersebut mengungkapkan bahwa masyarakat Indramayu kurang lebih 50 persen pekerjaannya adalah sebagai petani. Lainnya, berprofesi sebagai nelayan kecil yang belum tentu bisa pulang setiap harinya dengan membawa uang. Mereka dibebankan membayar pajak dan kewajiban lainnya. Lucky merasa tidak pantas karena dari situlah gaji yang didapatkannya selama ini saat menjadi Wakil Bupati.

Mendapat uang makan 170 juta per bulan, Lucky Hakim menolak

Lucky Hakim menolak uang makan 170 juta/bulan | Credit: Instagram @luckyhakimofficial

Lucky Hakim menolak uang makan 170 juta/bulan | Credit: Instagram @luckyhakimofficial

Advertisement

Dilansir dari laman Okezone pada hari Rabu (15/2/2023) kemarin, Lucky Hakim menyatakan bahwa dia mendapat uang konsumi mencapai Rp170 juta per bulannya. Uang tersebut membuatnya tak enak hati karena dia menganggap nominalnya begitu besar. Hingga akhirnya Lucky menolak menerima uang konsumsi tersebut sejak tahun 2022 kemarin.

“Saya tidak mau menerima anggaran makan minum, karena menurut saya terlalu mewah. Saya sudah dapat gaji 50 juta lebih dengan segala fasilitas yang mewah. Ditambah anggaran makan hingga 170 juta per bulan, sudah nggak ambil lagi dari tahun lalu,” ungkap Lucky Hakim saat ditemui di kediaman pribadinya.

Fasilitas mewah yang didapatkan Lucky saat menjadi Wakil Bupati Indramayu juga tidak sedikit. Dimulai dari tunjangan kendaraan seperti kendaraan dinas yang salah satunya mobil mewah seharga Rp700 juta, listrik, AC, dan lain-lain yang tidak bisa dia sebutkan keseluruhan. Hal inilah yang menjadi alasan selanjutnya hingga dia memutuskan untuk mundur dari jabatan tersebut.

Lucky Hakim akan terima segala konsekuensi atas pengunduran dirinya sebagai Wakil Bupati Indramayu

Lucky Hakim terima segala konsekuensi pengunduran dirinya | Credit: Instagram @luckyhakimofficial

Lucky Hakim terima segala konsekuensi pengunduran dirinya | Credit: Instagram @luckyhakimofficial

Kabar tentang pengunduruan diri Lucky Hakim sebagai Wakil Bupati Indramayu rupanya telah dibenarkan oleh Syaefudin yang merupakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu yang dilansir dari laman Kompas pada hari Selasa (14/2/2023) kemarin. Surat pengunduran diri Lucky Hakim diterima oleh DPRD Kabupaten Indramayu pada hari Senin, 13 Februari 2023.

Surat pengunduran diri Lucky ditujukan kepada DPRD Kabupaten Indramayu dengan Nomor 132/335 Tapem. Surat tersebut dia keluarkan pada hari Rabu, 8 Februari 2023 yang dibubuhi tembusan untuk Menteri Dalam Negeri, Gubernur Jawa Barat, serta Bupati Indramayu. Di media sosial, isi dari surat pengunduran diri Lucky itu beredar luas dan membuat warganet heboh.

“Betul, surat yang beredar itu benar adanya. Saya mendapat kabar sekitar pukul 16.00 WIB. Isi surat tersebut tentang SK pengunduran diri dari posisi Lucky Hakim sebagai Wakil Bupati Indramayu,”, ungkap Syaefudin melalui laman Kompas, Selasa (14/2/2023).

Lebih lanjut, Lucky sudah siap menerima konsekuensi atas sikapnya. Dia siap dihujat oleh warganet terutama masyarakat Indramayu dan mungkin akan berdampak buruk pada karir politiknya kelak. Namun, jika tidak mundur maka dia akan menanggung malu seumur hidup karena makan gaji buta yang selama ini didapatnya.

“Mungkin ini akan jadi bumerang buat saya, tapi merasa berdosa kalau tidak mundur, malu saya. Saya ikhlas mundur sebagai langkah untuk memperbaiki diri, nggak taulah apa yang terjadi kedepan. Konsekuensinya mungkin saya akan dihujat seluruh masyarakat di Indonesia, itu lebih tenang daripada dengan segala kemewahan dan melihat semua orang saya bohongi. Memakan gaji buta, lebih baik saya dihujat tapi mengakui kesalahannya,”, jelasnya.

Menjadi seorang pemimpin memang butuh yang namanya perjuangan dan pengorbanan. Terlepas dari kontroversi pengunduran Lucky Hakim tersebut di mata politik, tapi niat baiknya yang memilih mundur ketika merasa tak mamu mengemban amanah justru menuai apresiasi publik.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

"Jangan bosan jadi orang baik."

Editor

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE