Maria Caballero, Sosok Mama Coco di Dunia Nyata Meninggal Dunia

Maria Salud Ramirez Caballero. Sosok nenek asal Meksiko ini digadang-gadang jadi inspirasi Pixar dalam menciptakan karakter Mama Coco di film animasi Coco tahun 2017 lalu. Ia dikabarkan meninggal dunia di usia 109 tahun di Santa Fe de la Laguna, kampung halamannya pada 16 Oktober 2022 lalu.

Advertisement

Mundur sejenak ke tahun 2017, film animasi Coco berhasil menyentuh hati para penonton di seluruh dunia lewat kisah haru keluarga anak laki-laki bernama Miguel. Karakter Mama Coco merupakan nenek dari Miguel. Ia pun termasuk berpengaruh besar dalam membuat cerita film ini begitu emosional. Tak ayal, Coco mendulang prestasi di ajang Oscar 2018 sebagai Film Animasi Terbaik.

Kabar wafatnya Maria Caballero pertama kali diungkap ke publik lewat cuitan Twitter Sekretaris Pariwisata Meksiko

Kabar meninggalnya Maria Caballero pertama kali menyebar luas ke publik lewat ucapan belasungkawa yang dituliskan oleh Roberto Monroy, Sekretaris Pariwisata Negara Bagian Michoacan di Meksiko. Monroy nggak menyebutkan penyebab dari kematian sang nenek dan hanya mengenang kebaikan mendiang selama masa hidupnya sebagai sosok yang nggak kenal lelah yang patut dicontoh.

Advertisement

“Aku sangat berduka dengan kepergian Maria Salud Ramirez Caballero, Mama Coco, seorang wanita tak kenal lelah dan contoh dari kehidupan itu sendiri. Sosok yang menginspirasi karakter tercinta ini yang tersebar ke seluruh dunia.

Aku berdoa untuk peristirahatan abadi dan untuk keluarganya semoga sabar dan tabah,” tulisnya (16/10) setelah diterjemahkan dari bahasa Spanyol, dilansir dari Detik.

Nama Maria Caballero menjadi dikenal seiring kesuksesan Coco. Di sisi lain, Pixar memang belum pernah menjelaskan kebenaran apakah Caballero adalah inspirasi untuk karakter Mama Coco. Namun, para penonton tetap meyakini hal tersebut setelah membandingkan wajah keduanya.

Advertisement

Dilansir dari TMZ, keluarga Caballero di Meksiko sempat mengklaim bahwa pernah ada tim Pixar yang mengunjungi kota mereka, memotret Caballero, bahkan tinggal bersama mereka dalam jangka waktu tertentu. Saat melakukan observasi ke daerah mereka, Pixar juga disebut mendokumentasikan banyak bangunan atau arsitektur dan semuanya itu muncul dalam film Coco.

Sejak beberapa tahun terakhir, keluarga Caballero berhenti meminta pengakuan dari Pixar. Meskipun begitu, sosok Caballero tetap menjadi legenda lokal di daerahnya.

Ucapan belasungkawa mengalir dari para penggemar di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia

Sosok Maria Caballero

Sosok Maria Caballero | Credit: YouTube E! News

Duka atas berpulangnya Caballero juga dirasakan oleh para penggemar, terutama penonton Coco di seluruh dunia. Deretan ucapan belasungkawa dari warganet meramaikan unggahan Twitter Roberto Monroy. Mereka mendoakan Caballero bisa beristirahat dalam tenang.

“Betapa sedihnya kematian wanita tua yang begitu lembut, semoga dia beristirahat dengan tenang. Pelukan dan kekaguman untuk keluarga di saat-saat yang menyakitkan ini,” tulis @tay**

Nggak jauh berbeda dengan warganet Indonesia. Dalam komentarnya, mereka kembali mengenang peran karakter Mama Coco sebagai representasi untuk menggambarkan Caballero.

Rest in love Mama Coco. Nonton filmnya nangis bombay,” tulis @dya**

Di kampung halamannya, Caballero mengisi hari-harinya dengan menjadi pengrajin tanah liat. Ia membuat pot dan barang-barang lain lalu dijual kepada penduduk sekitar. Kini, ia telah berpulang dan meninggalkan tiga orang anak dan cucu serta cicit yang tentunya sangat banyak.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE