Sempat Baper Saat Dikira Petugas Kebersihan, Marissa Nasution Justru Menyadari Satu Hal Berharga

Marissa Nasution dikira petugas kebersihan

Saat berada di suatu tempat dan kebetulan mengenakan pakaian yang mirip dengan petugas atau karyawan di tempat tersebut, kadang membuat siapa saja mudah disangka bagian dari petugas di sana. Pengalaman semacam ini mungkin pernah dialami bayak orang, dan menjadi cerita lucu meski rasanya cukup kesal bagi yang mengalaminya. Ternyata, kejadian tersebut juga dialami oleh aktris cantik Marissa Nasution.

Advertisement

Perasaan kesal atau tersinggung bahkan menganggap hal salah sangka sebagai kejadian yang lucu adalah hal yang wajar. Bukan bermaksud menyinggung profesi, tapi sangkaan yang tidak tepat memang bisa memicu berbagai reaksi. Begitu pun saat Marissa disangka sebagai petugas kebersihan hotel oleh tamu lain. Ia tidak memungkiri jika sempat tersinggung, tapi perasaan itu hanya sesaat. Marissa justru mengungkap pikirannya yang membuat warganet salut atas sikapnya tersebut.

Momen disangka sebagai petugas hotel dialami Marissa saat akan pergi ke gym di hotel tempatnya menginap

Marissa yang saat ini tinggal bersama suaminya di Jerman baru saja pergi berlibur dan menginap di suatu hotel di daerah Hamburg. Di sinilah kejadian salah sangka dialaminya saat akan pergi ke gym di hotel tersebut. Pengalaman ini Marissa bagikan melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Selasa (2/11) lalu. Ia mengunggah mirror selfie dirinya yang mengenakan jaket berwarna putih, legging hitam, sepatu olahraga dan membawa handuk kecil.

Advertisement

“Saya bersiap pergi ke gym hotel, membawa handuk kecil dan masuk ke lift. Sepasang suami istri yang sudah lanjut usia menyapa saya di dalam lift, sang pria menyapa saya dengan ramah ‘halo, dari mana asalmu? Apakah kamu dari Rumania?’. Saya menjawab ‘saya dari jerman’,” tulis Marissa dalam ceritanya.

Namun, tidak disangka jika pria tersebut justru melakukan reaksi yang membuat Marissa bingung harus berbuat apa. Alih-alih menanyakan sudah berapa hari menginap, Sang pria justru mengira Marissa adalah petugas kebersihan hotel dan memberinya pujian karena telah melakukan pekerjaan dengan baik.

Advertisement

“Pria: Oh Begitu! Saya hanya ingin mengatakan bahwa kamu melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan kebersihan di sini. Semoga harimu menyenangkan!” tulis Marissa saat mengulang ucapan pria tersebut. Setelah memberikan sapaan dan pujian yang salah sasaran, akhirnya Marissa dan pasangan suami istri tersebut berpisah dan Marissa hanya bisa terdiam.

“Saya langsung merasakan ego dalam diri saya yang menyala, ‘bagaimana dia bisa berpikir begitu?’ ‘apakah saya terlihat seperti petugas kebersihan?’ Namun, dalam beberapa saat saya hanya tesenyum dan melepaskan bayangan ego itu,” ungkap Marissa.

Sempat merasa baper alias tersinggung dengan ucapan yang salah sangka, akhirnya Marissa justru menepis perasaannya dan berusaha berpikir positif

Setelah kejadian tersebut, Marissa segera melakukan kegiatan yang direncanakannya sembari merenungkan hal yang baru saja ia alami. Marissa menyadari bahwa yang dilakukan pria tadi adalah memberinya pujian, bukan untuk memarahi apalagi mengganggunya. Ibu dua anak ini lantas berpikir positif dan mengambil makna atas kejadian tersebut.

“Dia menghargai dan ingin berbagi rasa terima kasihnya dengan tim kebersihan tentang pekerjaan mereka yang dilakukan dengan baik. Betapa indahnya berbagi! Sayangnya dia baru saja mengatakannya kepada orang yang salah – saya,” tulis Marissa.

Dari kejadian tersebut Marissa akhirnya belajar tentang bagaimana seseorang terkadang hanya fokus pada apa yang tidak sesuai atau berlawanan dengan diri mereka. Padahal mungkin saja banyak hal lain yang lebih indah di balik setiap kejadian, baik itu salah sangka, tuduhan atau apa pun yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

“Alih-alih berfokus pada dunia yang melawan, saya fokus pada ‘mengapa saya melawan dunia’. Mengapa saya bereaksi seperti yang saya lakukan dan bagaimana saya bisa secara sadar mengubah pikiran saya dan melihat kebenaran?” ujar Marissa

Pemikiran tersebut ternyata mampu membuatnya mengalahkan ego sendiri dan menyadari ada makna lain yang lebih indah yang harus disadari. Akhir cerita Marissa tersebut memang cukup bijak dan menyentuh hati warganet yang membacanya. Cerita Marissa atas kejadian salah sangka semacam itu memang sering dialami banyak orang, tapi tidak semua orang bisa menempatkan diri dengan bijak untuk mengambil pelajaran yang lebih berarti.

Unggahan Marissa tersebut dibanjiri pujian dari warganet. Ada yang berterima kasih karena ia telah berbagi cerita yang bisa menjadi pelajaran banyak orang, ada yang mengagumi cara berpikir dan sikap positifnya, ada pula yang menganggap Marissa keren karena anti-baper. Bagaimana pun setiap kejadian memang memiliki hikmah tersendiri, dan bisa lebih bermakna ketika tidak terburu-buru mengikuti ego untuk melawan ketidaksesuaian, seperti yang Marissa lakukan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE