Punya Prinsip, Enzy Storia Tolak Syuting dengan Pakaian Terbuka. Akui Tegas dalam Mengambil Peran

Prinsip Enzy Storia terkait syuting

Kehidupan  selebritas Tanah Air kerap kali jadi sorotan. Tak sedikit yang penasaran bagimana sikap mereka di belakang layar tanpa sepengetahuan kamera. Belakangan, wawanacara artis dan presenter Enzy Storia kembali diperbincangkan di media sosial. Dalam keterangan, Enzy membeberkan prinsipnya ketika menerima tawaran pekerjaan.

Advertisement

Bukan hanya karena materi dan keterkenalan semata, pasalnya diakui perempuan 28 tahun itu ia mempunyai peraturan yang ketat dalam menyetujui sebuah kontrak. Sebab, tak sedikit dari tawaran yang tak sejalan dengan prinsip yang ia pegang. Salah satunya dalam hal penampilan di layar kaca. Lantas apa yang membuat Enzy Storia teguh dalam pendiriannya? Simak ulasan berikut ini.

Enzy mengungkap enggan menerima tawaran syuting dengan pakaian terbuka. Ternyata ada pengalaman yang membuat dirinya kapok

Diceritakan Enzy sempat mendapat pelecehan saat syuting iklan. Saat itu ia masih terlalu polos dan tak punya power. Ia diminta memakai pakaian terbuka seperti tanktop, sebab permintaan itu menurutnya masih tahap normal ia pun menyanggupi dan tak menaruh curiga.

“Jadi kalau mau casting gitu kita pakai tanktop atau kemben. Pas aku melakukan itu, menurutku normal bukan dia suruh aku pakai bra doang misalnya,” kata Enzy kepada Deddy Corbuzier.

Advertisement

Namun, pihak casting rupanya hanya menyalahgunakan foto Enzy. Diungkap mereka telah memiliki model lain yang bakal membintangi iklan produk kecantikan tersebut. Hasil foto untuk produk lotion itu tak pernah dipakai klien dan hanya digunakan untuk bahan fantasi. Hal itu pun diketahui beberapa tahun setelahnya, saat seorang teman mencoba memberitahu nasib file hasil casting miliknya.

“Beberapa tahun ada teman yang kasih tahu. ‘Dulu file lu nggak dikirim ke klien. Sebenarnya kita udah punya talent, tetapi mau liat aja lu kalau misalkan memeragakan casting body lotion itu gimana’,” pungkasnya.

Advertisement

Hal serupa juga sempat ia alami saat pertama kali main sinetron saat remaja. Kejadian itu terjadi di lokasi syuting “Arti Sahabat” sekitar 2011.

“Itu masih waktu remaja, aku pakai tanktop dan celana pendek, itu di sinetron masih nggak apa-apa. Sebenarnya gak diapa-apain, tapi kru pada ngeliat ke kita, matanya ‘jelalatan’ dan aku nggak nyaman,” tambahnya kembali.

Dari pengalaman tersebut, pemain film “Pretty Boys” dengan tegas meminta ke manajer untuk menolak tawaran syuting dengan pakaian yang terbuka. Ia pun memilih untuk menjadikan pengalaman pahit itu sebagai pembelajaran.

“Aku anggap ini part of journey. Pasti aku bukan satu-satunya orang yang hadapi ini,” tandasnya.

Ia pun menjelaskan kadang pekerjaannya bisa menjadi ujian, tetapi menurutnya prinsip tetap diutamakan

Dalam kesempatan yang sama ia pun menuturkan meskipun diharuskan berpakaian terbuka. ia ingin mengetahui lebih dulu secara detail adegan apa yang harus ia mainkan dalam peran tersebut. “Kalau masih wajar nggak apa-apa kalau terbuka. Ya, terbuka seperti apa dan sepenting apa itu perannya,” tutur Enzy Storia.

Di sisi lain karena prinsipnya yang teguh untuk mengambil peran, ia sempat menolak tawaran iklan dengan bayaran yang besar. Hal itu bertolak belakang dengan ajaran yang ia anut terutama dalam hal ibadah.

“Manajer aku bilang, ‘Enzy kamu dapat tawaran iklan. Tetapi harus nggak puasa’. Nah aku bilang hal yang sama, ‘Itu kan bisa diakalin, kenapa harus siang?’ Puasa kan ibadah wajib yang harus aku lakukan, terus kenapa aku harus ambil? Ya sudah, aku tolak. Uangnya memang besar, aku tolak nggak apa-apa. Aku punya prinsip,” tegasnya.

Lantas ia menyimpulkan bahwa pekerjaan yang ia terima, selain menjadi rezeki juga bisa sebagai ujian. Maka dari itu tergantung pribadi mau keluar dari prinsip yang dijalankan hanya demi sebuah materi atau tetap mempertahankannya. Terhitung hingga Selasa, 6 Juli 2021, cuplikan pernyataan Enzy tersebut telah ditonton lebih dari 600 ribu kali di TikTok.

“Pinter banget jawabannya Enzi,” komentar @Eliv

“Cerdas, tidak egois, apalagi menuntut reaksi orang,” tambah @Tin***

Now I know why my mom gak ngebolehin jadi aktris padahal gue suka akting. Berat ternyata ada ‘harga’ yang harus ‘dibayar’,” tanggapan yang lain.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE