Terpapar Covid-19, Rachmawati Soekarnoputri Tutup Usia Setelah Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Rachmawati Soekarnoputri tutup usia

Gelombang kedua Covid-19 di Indonesia semakin ganas. Rata-rata 20 ribu korban terinfeksi setiap harinya. Varian baru vrius Covid-19 membuat banyak orang wapada sekaligus was-was. Virus dapat meyerang dan menular pada siapa aja. Bahkan sejumlah tokoh ternama pun menjadi korban sampai nyawa mereka melayang. Belum genap sepekan, publik telah kehilangan Ki Dalang Manteb dan Mbak You beberapa waktu lalu. Kini, kabar duka kembali menyelimuti Tanah Air. Rachmawati Soekarno dinyatakan meninggal dunia.

Advertisement

Selama ini Rachmawati Soekarnoputri dikenal sebagai politikus. Meski jarang tampil di depan publik seperti sang kakak, Megawati Soekarnoputri, perannya di dunia politik tidak main-main. Tak hanya sebagai anggota partai politik, putri Presiden Soekarno ini juga membina yayasan pendidikan. Di tahun 2021, kiprah Rachma harus terhenti karena ia menghembuskan napas terakhir.

Sempat jalani perawatan di rumah sakit karena terinfeksi Covid-19, Rachmawati Soekarnoputri tutup usia di umur 70 tahun

Indonesia kembali kehilangan salah satu tokohnya. Kepergian Rachmawati Soekarnoputri menjadi berita duka, terutama bagi sejawatnya di dunia perpolitikan Indonesia. Sekarang tidak ada lagi sosok Rachma yang gigih mengajarkan pemikiran Soekarno melalui Yayasan Pendidikan Bung Karno. Setelah dinyatakan positif Covid-19, ia langsung dirawat di Rumah Sakit Pusat Angaktan Darat Gatot Soebroto.

Advertisement

“Ketua dewan Pembina Partai Gerindra Bu Rachmawati Soekarnoputri telah berpulang pada pukul 6.15 WIB,” tutur Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi awak media, Sabtu (3/7).

Dasco yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat membenarkan Rachma meninggal karena virus Covid-19. Kabar kematian Rachma pun sempat ia sampaikan di Twitter. Sejauh ini belum ada informasi lengkap soal kematian Rachma. Didi Mahardhika, anak ketiga Rachma pun sebatas mengungkapkan kesedihan mendalam atas meninggalnya sang ibunda, tanpa penjelasan panjang. Tak berselang lama, Partai Gerindra yang menjadi tempat Rachma berorganisasi juga menyampaikan belasungkawa.

Jejak Rachmawati Soekarnoputri dalam perpolitikan Indonesia

Advertisement

Dari kelima saudaranya, Rachmawati dan Megawati mengikuti jejak Soekarno di dunia politik dan pemerintahan. Sama seperti Mega, Rachma terbilang aktif dalam kegiatan politik dan menduduki jabatan penting. Sebelum terjun seutuhnya ke jagat politik, Rachma lebih dikenal sebagai pengelola Yayasan Pendidikan Bung Karno. Selain peduli pendidikan, ia terus menanamkan ajaran-ajaran Bung Karno. Tercatat ia sudah mendirikan sekolah-sekolah di Klaten, Semarang, Cibubur, hingga Boyolali sebagai bentuk kepeduliannya pada dunia pendidikan.

Di era masa pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono, Rachma menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Di akhir tahun 2020, ia naik menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Posisinya berada di bawah Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra. Bulan lalu, ia dinobatkan sebagai Ketua Dewan Pembina Tim Mutiara Hitam oleh Persipura Jayapura. Bahkan sampai akhir hayatnya, Rachma masih mengabdikan diri sebagai politikus dan memperjuangkan nilai-nilainya dalam sistem politik dan pemerintahan Indonesia. Sekarang perjuangan Rachma telah selesai. Semoga Rachma beristirahat dengan tenang dalam keabadian. Selamat jalan Rachmawati Soekarnoputri!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE