Kembalikan Honor dari KPI karena Tak Nyaman, Robby Purba: Biar Dibagikan ke Teman-Teman

Robby Purba kembalikan honor dari KPI

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) belakangan tengah menjadi sorotan publik. Hal ini bermula setelah salah satu karyawan berinisial MS mengeluarkan surat terbuka soal dugaan perundungan dan pelecehan di lembaga milik pemerintah tersebut. Setelah laporan diserahkan ke kepolisian, terduga pelaku perundungan justru melaporkan balik korban atas tindakan cyberbullying karena isu tersebut viral dan jadi perbincangan nasional.

Advertisement

Hal inilah yang kemudian ditanggapi oleh Robby Purba. Melalui laman media sosialnya, presenter tersebut memberikan kritik langsung kepada Ketua KPI, Agung Suprio. Ia membagikan ulang tanggapan Agung yang kerap kali menjawab pertanyaan warganet di Intagram. Bahkan salah satu komentarnya menurut Robby Purba dianggap menyinggung suatu profesi.

Sempat menjadi pemandu acara Anugerah KPI pada 2018. Robby Purba putuskan untuk kembalikan honor itu lantaran merasa kurang nyaman

Awalnya Robby Purba membagikan tangkapan layar dari dari unggahan komika Kemal Palevi di Twitter. Di sana terlihat Kemal tak menyangka dengan jawaban Ketua KPI saat ditanya soal lowongan pekerjaan. Tampak Agung Suprio menjawab singkat “Mau jadi OB?”. Kemal pun menanggapi dengan sarkas “Yang terhormat bapak Ketua KPI, sehat? Dari balasan bapak di kolom komentar Instagram , dan dari berita yang akhir-akhir ini saya baca. Kok kayak mengkhawatirkan ya? Kalau lagi gak sehat mending mundur atuh, Pak,” tulis Kemal.

Advertisement

Robby Purba yang mengunggah pesan tersebut tampaknya menyayangkan sikap Ketua KPI. Ia pun memilih mengembalikkkan honor yang diterima pada 2018 ke masyarakat sebagai bentuk rasa kecewanya terhadap regulator penyelenggaraan penyiaran di Indonesia tersebut.

“Mohon izin ya Pak, tanpa mengurangi rasa hormat saya ke Bapak. Hari Senin saya akan cek fee yang saya terima itu berapa kira-kira. Saya lupa nanti saya kembalikan ke masyarakat saja. Lebih baik saya alokasikan berbagi sama yang lagi sulit di masa pandemi ini,” papar Robby Purba dalam keterangan, Minggu (12/9).

Aksi Robby Purba yang tak nyaman dan memilih untuk memberikan honornya ke masyarakat dipuji banyak pihak

Advertisement

Mengaku jarang tampil untuk mengomentari sebuah masalah, tetapi menurutnya isu yang tengah menjadi pemberitaan nasional tersebut membuat hatinya tergerak. Bukan mengembalikkan honor yang didapat secara langsung ke KPI, Robby lebih memilih membagikan kepada masyarakat terdampak pandemi dalam bentuk giveaway. 

“Dibilang ini bentuk protes juga bukan. Hanya hati yang kurang ‘nyaman’. Besok tim finance aku akan check yah. Aku akan buka data paling confidential dari pekerjaanku. Biar dibagikan ke teman-teman juga jelas, sesuai dengan honor yang kuterima,” pungkasnya.

Aksinya tersebut mendapat pujian dari kerabat dan penggemar. Mereka menilai Robby mewakili hati banyak pihak yang merasa kurang puas dengan tindakan yang dilakukan KPI baru-baru ini.

“Abanggg Keren. Respect!,” komentar akun Andhita Mega Puspita.

“Iya, itu yangg terbaik. Daripada membuat jadi kepikiran dan hati yangg kurang ‘ nyaman’. Masih banyak rezeki yang lain. Semangat selalu untukmu,” sambung warganet lain.

Seperti diketahui sederet kontroversi dari KPI menjadi isu sensitif di media sosial belakangan

Kontroversi KPI tengah mendapat respons dari banyak kalangan. Belum usai kasus dugaan perundungan, Ketua KPI sempat membahas soal bolehnya Saipul Jamil hadir di televisi sebagai edukasi. Belum lagi, Najwa Shihab yang buka suara ketika Agung Suprio meninggalkan acaranya lantaran dihadapkan dengan pengacara korban MS. Hinga yang terbaru jawaban Ketua KPI yang dinilai merendahkan suatu profesi.

Namun, bagaimana pun kasus yang terjadi belum terlihat titik terang dan masih dalam penyelidikan. Sebagai publik yang bijak ada baiknya untuk menunggu masalah ini selesai dan jangan tak memberikan ujaran kebencian. Jika hal seperti ini terjadi berulang, maka perundungan di Indonesia tak akan pernah selesai. Kita doakan semoga permasalahan tersebut bisa segera teratasi dan keadilan bisa didapatkan oleh mereka yang benar.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE