Sabrina Chairunnisa Pernah Salah Ambil Jurusan Kuliah, Tetap Tegaskan Pentingnya Sekolah

Sabrina Chairunnisa salah ambil jurusan

Pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan seseorang. Tentu saja memilih pendidikan yang sesuai dengan minat dan bakat kita adalah suatu keharusan. Alasannya juga sederhana, mengambil jurusan kuliah yang baik bisa membuat seseorang lebih bersemangat kuliah dan juga bisa menggapai karier yang memang diinginkan.

Advertisement

Kendati begitu, nggak sedikit orang yang sempat merasakan kesalahan mengambil jurusan saat kuliah. Hal ini memang lumrah terjadi mengingat kenyataan yang ternyata jauh berbeda dengan apa yang diekspektasikan. Rupanya, hal yang sama juga sempat terjadi pada sejumlah artis. Salah satu orang yang curhat mengenai hal ini adalah Sabrina Chairunissa.

Sabrina mengaku bahwa ia sempat salah mengambil jurusan saat kuliah. Saat itu, ia mengambil studi DKV karena jurusan tersebut sedang tren dan hype

Sabrina Chairunissa mengungkap kisah tentang kehidupan kuliahnnya lewat unggahan terbaru di laman Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, kita bisa melihat sebuah foto yang memperlihatkan Sabrina yang tengah mengenakan toga dan merayakan kelulusan bersama dengan tunangannya, Deddy Corbuzier. Mengiringi unggahannya tersebut, Sabrina kemudian bercerita mengenai lika-liku kehidupan pendidikannya.

Advertisement

Sabrina sendiri mengaku bahwa ia pernah merasakan salah jurusan. Ia mengaku sempat merasakan salah saat mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) saat ia berkuliah S1. Karena merasa nggak cocok, ia kemudian mengambil jurusan lain saat ia melanjutkan pendidikan ke S2. Sabrina mengaku bahwa ia mengambil jurusan DKV karena saat itu, jurusan tersebut sedang hype sehingga membuat ia tertarik untuk masuk juga.

“Kayaknya pada banyak yg gatau ya s1 aku lulusan Sarjana Desain (dkv). Iya soalnya sejak lulus bener2 nggak pernah lg yg namanya nyentuh dunia per adobe an dkk itu pas stlh lulus. Krn bener2 dulu ambil major itu cuman krn lagi hype. Iya aku jg pernah bodoh dlm mengambil keputusan kok. Makanya pas lulus lsg lanjut S2 yg non linear a.k.a yg ga ada hub nya sama sekali,” tulis Sabrina membuka unggahannya.

Sabrina mengaku jurusan kuliah yang ia ambil ternyata berpengaruh pada pekerjaannya sebagai content creator. Karena itu, ia menyemangati mahasiswa atau pelajar yang masih menuntut ilmu

Advertisement

Karena sempat merasakan salah jurusan, Sabrina kemudian memutuskan untuk mengambil jurusan lain saat S2. Menariknya, kedua jurusan yang pernah ia rasakan kemudian berguna dengan pekerjaannya sekarang. Hal ini membuat Sabrina takjub mengingat kedua jurusan tersebut nggak punya hubungan sama sekali. Ia mengaku bahwa studinya tersebut membantunya menjadi seorang content creator yang baik.

Terakhir, Sabrina memberikan pesan pada anak-anak di luar sana. Meski terkadang ada nggak keselarasan dalam jurusan dan pekerjaan, ia mengaku bahwa sekolah tetap penting. Selain untuk berkarier, sekolah juga berguna untuk memberikan informasi, membentuk karakter, norma dan etika seseorang. “Ada hal lain yg kita dapet di sekolah dan berguna di kemudian hari. Tempat membentuk karakter, norma, dan etika,” ungkap Sabrina.

Terakhir, Sabrina memberikan semangat pada anak-anak atau mahasiswa yang masih berjuang menuntut ilmu. Sabrina menyebut kalau sekolah nggak menentukan kesuksesan namun sekolah tetaplah penting membentuk seseorang. “Last but not least, buat dedek2 yg masi sekolah. Semangat! Yes, sekolah nggak menentukan kesuksesan seseorang. Tapi inget, sekolah ttp penting kaya aku blg tadi. Jd ttp harus semangat,” pungkas Sabrina.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE