Buntut Anak Dikatai Kurang Gizi, Shandy Aulia Gandeng Hotman Paris Tuntut Pelaku Perundungan

Shandy Aulia Hotman Paris tuntut warganet

Shandy Aulia selalu diam dan mencoba mengedukasi penghujat anaknya di media sosial. Namun, ternyata masih ada saja warganet yang nggak kapok untuk menghakimi pola asuh dan kondisi fisik sang putri, Claire Herbowo. Seperti sudah habis kesabaran karena tumbuh kembang putrinya selalu dikomentari, Shandy Aulia kini bertindak.

Advertisement

Nggak main-main, perempuan berusia 34 tahun itu menggandeng pengacara kondang Hotman Paris. Dia mewanti-wanti akan melaporkan oknum yang diduga seorang sarjana keperawatan tersebut di kepolisian wilayah Manado. Melalui unggahan Hotman Paris di Instagram, keputusan Shandy sudah bulat. Pasalnya penghujat awalnya sudah ditanggapi baik-baik oleh Shandy, tetapi ia terus ngeyel di media sosial dan terkesan menantang.

Berdiri bersama Shandy Aulia, Hotman Paris mengatakan akan mengirimkan surat somasi yang kemudian dilanjutkan dengan pelaporan ke kantor polisi

Pada Senin kemarin, Shandy Aulia diketahui mengunjungi kediaman Hotman Paris untuk meminta bantuan atas warganet yang mengucapkan kata menjerumus ke perundungan fisik anaknya. Hotman pun menegaskan bahwa telah memproses surat somasi terhadap terlapor yang bertempat tingal di kawasan Manado.

Advertisement

“Kali ini Shandy Aulia datang ke rumah Hotman Paris untuk meminta bantuan hukum. Mensomasi dan mengambil tindakan hukum terhadap seorang perawat di Manado yang diduga mengucapkan kata-kata tidak senonoh terhadap anak dan ibunya,” papar Hotman.

Dikenal selalu sabar untuk menanggapi ujaran kebencian, tetapi kali ini ia tak tinggal diam menyebut bahwa sesuatu yang dilakukan harus siap menerima konsekuensi. Pasalnya sang warganet terlihat tak takut dengan perkataan yang dilontarkan Shandy, justru terus menurus menyebut ibu satu anak itu bebal dan denial.

Advertisement

“Pasti (lapor polisi di Manado) dan pastinya segala sesuatunya ada konsekuensi. Ya Bang, ya?,” ujar pemain film “Rumah Kentang” itu kepada sang pengacara.

Sebelumnya Shandy sempat mengunggah DM akun Laura yang menghina sang buah hati gizi buruk hingga disamakan dengan hewan primata

Pemilik akun Laura tak henti-hentinya melontarkan kata-kata kasar kepada Claire Herbowo dan sang ibu. Mulai dari disebut gizi buruk, ibu yang denial dan bebal, rambut Claire yang disebut seperi jagung hingga menyamakan anak semata wayang Shandy dengan hewan primata.

Sebagai seorang ibu, Shandy pun punya kesabaran dan sakit hati melihat lontaran tersebut. Sudah menaggapi dengan baik dan berusaha tetap tenang. Bahkan ibunda Shandy Aulia sudah meminta orang bersangkutan untuk minta maaf ke anaknya secara baik-baik melalui pesan WhatsApp. Namun, apa hendak dikata, ia justru terkesan menantangi keluarga Shandy Aulia.

“Secara kasat mata saja dapat dilihat Claire itu lambat perkembangannya. Mbak Shandy aja yang gak gaul liat balita-balita lain. Jadinya menganggap Claire itu pintar banget. Tapi yakin deh sama saya, begitu dia sekolah dasar Mbak akan banyak nangis karena ranking 20 pun akan sulit didapatkan! Tapi saya perhatikan mbak ini semakin lama semakin denial, bebal,” tulis akun tersebut.

Shandy pun sempat menanggapi bahwa seseorang yang berpendidikan tinggi tak menjamin mempunyai tutur kata yang sebanding. Lantas ia menegaskan bahwa pola asuh seseorang tak semestinya menjadi pertikaian.

“Sebenarnya saya tidak meminta Anda menyukai dan memuji anak saya itu mutlak hak Anda sebagai manusia. Anda berpendidikan dan memiliki pekerjaan yang terhormat. Tetapi tidak menjamin karakter tutur kata Anda juga terhormat dalam berpendapat terhadap sesama wanita dan kepada bayi berusia 16 bulan,” pungkas Shandy.

Semoga kasus Shandy Aulia ini bisa menjadi pembelajaran, bahwa kita harus bijak dalam bermedia sosial. Pikirkan segala sesutu sebelum memberikan komentar terhadap orang yang bahkan belum kita kenal. Mari sama-sama berhati-hati, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE