Tantri Kotak Tutupi Identitas Artis demi Bisa Ngobrol Santai dengan Sopir Taksi

Tantri Kotak baru-baru ini membagikan aksi penyamaran dadakan yang ia lakukan terhadap sopir taksi online. Ide itu seketika muncul ketika ia menaiki sebuah taksi online dan sang sopir mengenali sosoknya sebagai vokalis band Kotak.

Advertisement

Tantri mengunggah video percakapannya dengan supir tersebut. Video itu tidak memperlihatkan wajah Tantri dan sopir taksi dan hanya menampilkan suara mereka berdua.

Tantri Kotak mengarang identitas pribadinya

Tantri Kotak ngeprank sopir taksi online

Tantri Kotak ngeprank sopir taksi online | Credit: Instagram @tantrisyalindri

Setelah Tantri memasuki mobil yang ia pesan, sopir taksi tersebut sebenarnya sudah mengenali sosok sang artis. Namun, ia memilih bertanya untuk memastikan.

“Saya pikir Tantri Kotak. Kalo Tantri Kotak kan badannya udah gemuk orangnya. Kalo mbaknya masih kecil,” ujar sopir.

Advertisement

Saat itulah Tantri mulai iseng mengelabui si sopir. Ia tidak mengakui identitasnya dan malah menyebut selama ini banyak orang yang berkata bahwa dirinya mirip vokalis band itu.

Ternyata sopir itu kembali memastikan. Baginya suara dan tatapan mata Tantri persis seperti vokalis Kotak yang ia tahu. Hal itu ia ungkapkan saat Tantri bertanya kemiripan tersebut dilihat dari segi apa.

Advertisement

“Dari suara ya mas?” tanya Tantri.

“Dari suara, iya. Dari mata, iya,” jawab sopir sambil melirik lewat kaca spion depan.

Selain itu Tantri juga memalsukan daerah asalnya. Ia mengaku sebagai orang Malang yang baru mendapatkan pekerjaan di ibu kota. Sepanjang perjalanan yang memakan waktu 30 menit itu, mereka ngobrol banyak hal dan Tantri harus terus mengarang cerita agar identitasnya tidak terungkap.

Tantri Kotak ingin tahu rasanya ngobrol apa adanya tanpa embel-embel artis

Tantri Kotak ngeprank sopir taksi online

Tantri Kotak ngeprank sopir taksi online | Credit: Instagram @tantrisyalindri @fajar.nurhabibi

Di akhir cerita, Tantri memuji kebaikan hati sopir tersebut. Ia merasakan keramahan dan juga kemurahan hati sang sopir yang mau berbagi cerita cara bertahan hidup di kerasnya ibu kota.

“Akhirnya pas turun, gue ngaku Tantri Kotak, cuma nggak kerekam. Maaf ya mas. Btw, makasi ya mas taksi online yang udah ramah banget. Ngajakin ngobrol dan kasih solusi hidup di Jakarta, seriusan! Masnya BAIK BANGET,” tulis Tantri.

Tantri sadar bahwa pekerjaannya sebagai artis sering menghalanginya untuk ngobrol lepas dan nyaman dengan orang biasa. Ia juga ingin dipandang apa adanya sehingga percakapan bisa begitu mengalir tanpa ada rasa sungkan. Itulah alasan di balik penyamarannya.

“Alasan saya nggak ngaku Tantri Kotak di awal bukan karena takut atau apa pun. Melainkan ingin rasanya ngobrol tanpa batasan. Dan di saat orang tersebut nyaman ngobrol tanpa tahu siapa saya, dia akan menjadi orang yang murni tanpa berusaha terlihat baik dan ada maunya,” tutup Tantri.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE