Wejangan Arda Naff Soal Orang yang Mau Menikah Tunggu Ekonomi Mapan

Kalau menunggu mapan biasanya tidak akan kunjung menikah, menurutnya

Vokalis grup band Naff Hatna Danarda atau Arda Naff berbagi pemikirannya tentang kehidupan pernikahan. Ia memberikan wejangan menohok seputar hal yang menghambat seseorang untuk menikah.

Advertisement

Dalam video yang diunggah ke Instagram pribadinya, Arda membeberkan alasan kuat kenapa tidak perlu menunggu mapan dulu baru menikah. Suami Tantri Kotak ini berpendapat kalau harus menunggu harta sampai cukup, biasanya kebanyakan orang malah tidak kunjung menikah.

Kalau menunggu harta terkumpul, menikahnya pasti akan diundur terus

Arda Naff berbagi pandangan soal menikah

Arda Naff berbagi pandangan soal menikah | Credit: Instagram @ardanaff

“Nikah Nunggu Mapan,” begitu judul video tersebut. Arda memulainya dengan sebuah pengandaian patokan mapan bagi kebanyakan orang. Seperti punya rumah, kendaraan, dan tabungan menikah yang cukup. Dari perhitungan sederhananya, butuh hampir Rp1 miliar agar setiap aspek itu terpenuhi sebelum menikah.

Jumlah segitu terbilang besar untuk orang yang bergaji Rp5 juta per bulan sehingga akibatnya rencana menikah akan terus diundur, pikirnya.

Advertisement

“Anggaplah rumah Rp600 juta, mobil Rp200 juta, resepsi Rp150 juta, total Rp950 juta. Gaji anggaplah Rp5 juta per bulan. Rp950 juta dibagi Rp5 juta sama dengan 190 bulan. Berarti bisa nikah nunggu sekitar 15 tahun 8 bulan. Model begini ya nggak nikah-nikah,” ungkapnya di awal video.

Rumah tangga yang dibangun dari bawah itu lumrah

Keluarga Arda Naff dan Tantri Kotak

Keluarga Arda Naff dan Tantri Kotak | Credit: Instagram @ardanaff

Daripada memaksakan kemapanan finansial sebelum menikah, Arda menawarkan solusi lain. Satu hal yang penting menurutnya adalah ketika pasangan itu sama-sama ingin berjuang memulai dari bawah. Tekad yang kuatlah yang akan mengiringi proses mereka menapaki tangga.

Advertisement

“Kalau kamu cinta dengan pasanganmu, punya niat bisa memperjuangkan bersama, mulailah rumah tangga dari bawah. Namanya juga rumah tangga kan, bertahap naiknya,” lanjut Arda.

Kekurangan yang mungkin akan dihadapi nanti bisa dilihat sebagai penambah semangat. Hingga akhirnya ketika berhasil melewati kesulitan, kalian akan tumbuh jadi sepasang kekasih yang bijak memaknai arti kebahagiaan.

“Mau ngontrak rumah, token listrik bunyi, gas habis, ya itulah seninya. Rasakan keajaiban rezeki datang bertubi-tubi. Jangan salah, hubungan yang indah punya tabungan kenangan. Dari masa melewati kesulitan hingga akhirnya bijak memaknai arti sebuah kebahagiaan,” tutupnya.

Perhitungan manusia tidak sama dengan kehendak Tuhan, menurut Arda

Keluarga Arda Naff dan Tantri Kotak

Keluarga Arda Naff dan Tantri Kotak | Credit: Instagram @ardanaff

Melenggang ke kursi pelaminan tanpa persiapan apa pun tidak bisa dibenarkan juga. Sebagai manusia, kita terbiasa menyiapkan segala sesuatu agar kehidupan masa depan lebih lancar. Logika realistis seperti itu ada baiknya dibarengi dengan kemauan untuk berserah kepada rencana Tuhan, menurut Arda.

“Matematika manusia beda jauh dengan matematika versi Tuhan. Tapi, poinnya memang 2 otak diajak mikir bareng, berjuang bareng, melewati hal-hal sulit bareng begitu powerful selama niat baik yang jadi bahan bakarnya. ‘Kusadar ku tak punya apa-apa selain berbenah karena rasa cinta.’ Potongan lirik – Pelabuhan Terakhir,” tulis Arda.

Arda Naff dan Tantri Kotak resmi menikah sejak 2014 silam. Pasangan vokalis band ini sudah dikaruniai dua orang anak.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Writing...

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE