Widi Mulia Keguguran di Usia Kandungan 10 Minggu: Sampai Jumpa di Keabadian ya, Nak

Kabar duka datang dari aktris sekaligus musisi Widi Mulia yang baru saja mengalami keguguran di kehamilan keempatnya. Kabar ini tentu nggak hanya menjadi kabar duka bagi Widi sebagai ibu, tapi juga keluarganya, sang suami Dwi Sasono dan ketiga anaknya Dru, Widuri, dan Den.

Butuh waktu sekitar seminggu bagi Widi hingga akhirnya ia bisa menguatkan hati dan bercerita pada publik, mengenai kabar duka ini. Bahkan, ia mencoba menceritakan kondisinya melalui beberapa slide foto yang ia bagikan di Instagram pribadinya pada Senin (25/7) kemarin.

ADVERTISEMENTS

Janin dalam kandungan Widi Mulia mengalami detak jantung yang tidak normal sebelum mengalami keguguran

Sebelum salah satu personel grup Be3 ini mengabarkan soal keguguran yang dialaminya, ia lebih dulu mengunggah sebuah video vlog keluarga di kanal YouTube The Sasono’s Family pada Jumat (22/7). Dalam video tersebut, Widi ditemani sang suami dan ketiga anaknya melakukan USG dan mengecek detak jantung janin. Saat itu, dokter menyatakan kondisi janinya lemah, dan detak jantungnya nggak normal. Namun, kondisi Widi masih baik-baik saja.

Selanjutnya, kabar duka justru datang beberapa hari setelahnya, saat Widi menceritakan pada publik bahwa ia baru saja mengalami keguguran. Tampaknya Widi baru bisa menceritakan kondisinya setelah ia berusaha menguatkan diri sendiri, karena mengalami hal yang cukup berat selama seminggu terakhir.

“Besyukur bisa tersenyum lega hari ini pulang kerja dengan badan sehat. Perasaannya gimana? Jujur masih berantakan. Tapi kehidupan terus berjalan. Ada cerita apa sih selama 7 hari ini?” ungkap Widi melalui unggahan foto di Instagramnya.

Widi menceritakan kegiatannya beberapa hari terakhir secara mundur. Ada saat ia mengisi acara hari anak, saat ia dinyatakan negatif Covid 19 dan bisa mengantar anak keduanya Widuri, hingga hari-hari berat yang ia lalui sebelumnya.

“Keadaan kami sebelumnya di tanggal 21, 20, 19, 18, dan 17 Juli 2022. Setelah pemeriksaan USG terakhir di tanggal 17 Juli, kami sekeluarga harus mengikhlaskan janin calon adik Dru, Widuri, dan Den Bagus yang berhenti berdenyut di umur kehamilan 10 minggu,” tulis Widi dalam keterangan unggahannya.

Dalam slide foto yang ia bagikan juga terlihat momen saat ia mengalami pendarahan hingga rembes di kasur, ada juga tangkapan layar saat ia konsultasi dengan dokter melalui WhatsApp. Dari sini diketahui bahwa Widi sempat mengalami nyeri kontraksi dan mual hingga mengalami pendarahan saat keluar benda asing mirip botol dot. Menurut sang dokter, benda tersebut diduga adalah janin yang akhirnya luruh.

ADVERTISEMENTS

Janin dimakamkan oleh keluarga, dan diberi nama Dinanti

Widi Mulia keguguran

Momen pemakaman janin | Foto dari Instagram Widi Mulia

Masih dalam unggahan yang sama, di slide foto yang lain terlihat momen Dwi Sasono bersama Dru dan Widuri sedang memakamkan jasad janin di halaman rumah. Dalam unggahan tersebut pula, Widi mengucapkan terima kasih pada publik atas doa-doa baik yang mengalir sejak kabar kehamilan keempatnya ini.

“Terima kasih untuk doa baik kalian untuknya melalui berita kehamilanku kemarin ya teman-teman. Sepertinya belum rezeki kami untuk punya anak keempat,” tulis Widi.

Sebelumnya, kabar kehamilan Widi di usia 43 tahun ini memang sempat mengejutkan publik, lantaran ia seperti menyusul rekan sejawatnya Nola Be3 yang juga hamil di usia lebih dari 40 tahun. Sejak kabar kehamilan keempat itu diketahui publik, doa dan ucapan selamat membuat Widi makin bahagia menjalani kehamilannya ini. Namun, sayangnya Widi dan keluarga harus mengikhlaskan sang janin pergi.

Melalui unggahan tersebut, Widi juga mengungkap nama sang janin, ucapan terima kasih atas kehadirannya, serta doa manis supaya bisa dipertemukan di kehidupan yang abadi suatu saat nanti.

“Sampai jumpa di kehidupan berikutnya: Dinanti, anak ibu bapak yang belum sempat kami jumpai rupanya. Terima kasih untuk sebulan kehadiranmu dalam rahim ibu yang sudah memberi semangat dan kebahagiaan yang berlimpah. Sampai bertemu di keabadian ya Nak. Al fatihah,” tulis Widi.

Sebagai ibu, kehilangan anak meski masih dalam bentuk janin kecil memang nggak mudah, seperti yang dialami Widi. Namun, Widi juga juga menyadari bahwa semangat untuk melanjutkan kehidupan adalah yang paling penting. Apalagi ada ketiga anaknya dan suami yang selalu memberinya semangat.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung