6 Bahan Pakaian ini Bisa Bikin Kamu Bau Badan lo. Apa Aja?

Bahan pakaian sulit menyerap keringat

Pada dasarnya, bau badan disebabkan oleh keringat. Apalagi juga bisa dipicu oleh jenis makanan yang bisa menambah produksi keringat tubuh. Selain itu beberapa jenis kain atau bahan pakaian juga bisa menyebabkan bau badan, lo. Biasanya karena daya serapnya terhadap keringat yang rendah.

Advertisement

Nah, ternyata beberapa jenis kain memang susah menyerap keringat sehingga susah kering. Akhirnya keringat menempel pada tubuh dan pakaian yang menimbulkan bakteri penyebab bau badan. Inilah kenapa kita harus mengetahui jenis-jenis bahan pakaian, apalagi di daerah tropis dan membuat kita jadi mudah berkeringat. Supaya lebih jelas, berikut ini Hipwee Style akan bahas beberapa jenis bahan pakaian yang bisa menyebabkan bau badan. Yuk pahami!

1. Nylon, salah satu bahan yang harus dihindari untuk pakaian sehari-hari karena daya serap keringatnya sangat rendah dan panas saat dipakai

Nylon | Credit by Pixabay on Pixabay

Bahan nylon terbuat dari serat sintetis tanpa campuran serat alami sedikit pun. Bahan ini juga memiliki daya serap yang sangat rendah. Nylon paling baik digunakan untuk bahan pakaian renang, karena sifatnya yang sulit menyerap air membuat bahan ini lebih ringan saat bergerak di dalam air.

Selain itu, bahan nylon juga sangat tipis, tapi juga sangat panas saat dikenakan. Inilah mengapa nylon bisa menyebabkan bau badan karena sangat sulit menyerap keringat dan justru menimbulkan banyak keringat.

Advertisement

2. Fleece, sering juga disebut wol sintetis yang biasa digunakan untuk bahan pakaian musim dingin

Fleece | credit by Kelly on Flickr

Sebenarnya, bahan fleece  merupakan kain lembut yang digunakan untuk menggantikan wol dari bulu domba. Fleece dulunya terbuat dari serat alami yang dikombinasi dengan serat sintetis. Namun, saat ini fleece banyak dibuat dari serat polyester karena dianggap lebih hangat. Hal ini karena fleece memiliki struktur serat yang padat dan nggak bisa menyerap keringat, sehingga menimbulkan rasa panas, memicu keringat dan bisa menyebabkan bau badan.

3. Polyester, bahannya tipis dan elastis sehingga paling nyaman digunakan untuk pakaian olahraga

Polyester | Credit by Marketa Marchova on Pixabay

Jika kamu senang menggunakan kaus jersey, pasti nggak asing dengan polyester. Bahan ini memang paling banyak digunakan untuk pakaian olahraga atau kegiatan outdoor. Sifatnya yang tipis dan elastis membuat polyester cukup nyaman saat melakukan banyak gerakan. Sayangnya, polyester memiliki daya serap yang sangat rendah terhadap keringat. Sehingga, keringat jadi susah kering dan menempel pada pakaian.

Inilah mengapa polyester bisa dikatakan bahan yang bisa menyebabkan bau badan. Coba saja perhatikan bau badanmu sendiri saat berkeringat dan mengenakan kaus berbahan polyester ini, pasti…ah, mantap~

Advertisement

4. Teteron Cotton (TC) atau sering disebut juga tetron, bahannya kasar dan tipis tapi cukup sulit untuk menyerap keringat

Tetron cotton | Credit by Johnash on Flickr

Tetron merupakan kombinasi dari serat cotton combed 35% dan polyester 65%. Bahan ini cukup sulit menyerap keringat dan lumayan panas saat dikenakan. selain itu karakternya pun ada yang kaku dan ada pula yang lumayan lentur, tapi sama-sama sulit menyerap keringat. Biasanya, bahan tetron banyak digunakan untuk membuat celana, sarung bantal dan sprei.

5. Satin clarissa, salah satu jenis satin yang kaku, tebal dan memiliki daya serap cairan yang sangat rendah

Satin clarissa | Credit by The Material on Flickr

Pada umumnya, satin merupakan kain yang sejuk, tipis, lembut dan memiliki sifat jatuh dan lentur. Misalnya saja satin velvet, satin sutera dan satin damask. Namun, ada juga satin yang kaku, tebal dan sulit menyerap keringat yakni satin clarissa. Bahan jenis ini banyak digunakan untuk membuat rok balon atau rok tutu yang membutuhkan kain yang bisa mengembang dan kaku. Selain itu, satin clarissa juga banyak digunakan untuk keperluan dekorasi ruangan.

6. Sifon hycon atau dikenal pula dengan sebutan hycon saja, bahan ini cukup tipis tapi juga cukup sulit menyerap keringat

Hycon | Credit by Hipwee

Bahan hycon sekilas memang mirip sekali dengan sifon, sehingga lebih populer disebut sifon hycon. Namun, pada sifon biasanya punya karakteristik lembut dan sejuk, hycon justru sedikit kasar dan panas meski lebih tipis dan licin. Saat digunakan sebagai bahan pakaian dan terkena keringat, biasanya hycon akan menempel pada kulit karena nggak bisa menyerap keringat.

Meski memiliki karakter bahan yang panas dan sulit menyerap keringat tapi nyatanya bahan-bahan tersebut cukup banyak digunakan untuk pakaian. Hal ini karena beberapa bahan memang cocok untuk membuat pakaian model tertentu atau fungsi tertentu.

Nah, sebenarnya untuk meminimalisir bau badan berlebih, kamu bisa kok memilih baju dengan bahan-bahan kain tertentu. Kapan-kapan Hipwee bahas ya!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE