Mengenal Asal Usul Fesyen Cottagecore Khas Pedesaan Eropa yang Ngetren Kala Pandemi

Gaya Cottagecore adalah

Cottagecore – Sudah kurang lebih dua tahun kita ada di masa pandemi. Tidak bisa dimungkiri, pasti ada perubahan-perubahan yang terjadi di hidup kita. Mulai dari gaya hidup hingga fesyen yang terpengaruh karena batasan-batasan untuk tinggal di rumah saja dan tidak pergi kemana-mana.

Advertisement

Salah satu fesyen yang sempat menjadi tren saat masa pandemi adalah cottagecore. Bahkan ada beberapa selebritas yang turut mengikuti tren fesyen sekaligus gaya hidup ini, seperti halnya David Beckham hingga Harry Styles lo! Hal tersebut tergambar dari cara mereka berpakaian dan juga kegiatan yang mereka lakukan sehari-hari. Konon tren cottagecore terinspirasi dari kehidupan romantis di pedesaan, apa aja sih serba-serbi dari cottagecore ini?

Cottagecore merupakan salah satu jenis dari trend aesthetic yang ada di berbagai platform

Aesthetic atau estetika secara makna bisa diartikan sebagai keindahan. Namun lama kelamaan estetika ini semakin berkembang dan memiliki jenisnya masing-masing, termasuk juga dengan estetika cottagecore. Estetika ini terinspirasi dari romantisasi kehidupan pedesaan yang damai dan tenang.

Advertisement

Tagar #cottagecore banyak bermunculan di media sosial seperti di Tumblr atau Tiktok  pada tahun 2017 dan semakin dikenal pada tahun-tahun berikutnya. Tagar #cottagecore tersebut biasanya bersamaan dengan berbagai inspirasi OOTD atau foto-foto lain yang masih satu tema.

Estetika ini muncul dari gaya hidup dan berbusana di pedesaan Eropa pada tahun 1970

Advertisement

Dilansir dari Insider, gerakan ini merupakan impian untuk tinggal di gubuk tengah hutan, tanpa teknologi, mengonsumsi makanan sehat dan menghirup udara bersih. Hal ini merujuk pada gaya hidup pedesaan pada tahun 1970 di negara bagian barat. Kehidupan pedesaan yang mayoritas petani tersebut diibaratkan dengan romantis dan harmonis. Dari sana pula terinspirasi fesyen cottagecore yang kita kenal saat ini.

Karena pengaruh lockdown, orang-orang mencari alternatif gaya hidup dan berbusana, muncullah gaya Cottagecore ini

Andrew Groves, seorang professor fesyen di Universitas Westminster, Inggris, mengatakan bahwa cottagecore memengaruhi tren dalam fesyen pria selama pandemi. Hal ini merupakan  pelarian dari rasa jenuh karena terus-terusan “dikurung” di rumah.

Dilansir dari Guardian selama pandemi banyak orang yang mendambakan kehidupan yang santai, nyaman dan bebas penyakit seperti hanya di pedesaan sehingga nggak mengherankan jika tren fesyen turut mengikuti gaya hidup tersebut. Hal ini bisa tergambar dari penggunaan gaun-gaun santai yang terinspirasi dari gaya Victoria serta serta berbagai macam fesyen item lainnya yang multifungsi dan nyaman, terutama untuk berkebun dan bersantai di rumah.

Fesyen cottagecore cenderung lebih feminin, namun tetap adan nuansa modern serta mengutamakan kepraktisan dan kenyamanan

Biasanya fesyen cottagecore identik dengan flowy dresses dan banyak menggunakan rok bagi perempuan. Dalam mengenakan pakaian biasanya menggunakan teknik layer dengan kantung yang besar, lengan yang puffy dan bisa juga menggunakan outer atau sweater. Warna-warna yang digunakan biasanya warna netral dan kalaupun bermotif, bisa menggunakan motif bunga, garis, paisley dan gingham.

Tentunya fesyen ini semakin romantis dan sentimental dengan sentuhan aksesoris buatan sendiri. Selain itu. bordiran-bordiran bernuansa alami seperti hewan dan tumbuhan juga bisa menambah kesan cottagecore. 

Fesyen cottagecore ini tentunya bisa kamu gunakan walaupun pandemi telah berakhir sekali pun. Tentunya cocok banget buat kamu yang punya selera yang feminin, fesyen ini bikin kamu terlihat makin cantik dan seperti baru keluar dari negeri dongeng~

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE