• Takut Tabrakan Motif? Ini nih 10 Cara nge-mix pakaian motif yang pas buat segala acara!
  • Nggak Perlu Takut dengan Tabrakan Motif asal kamu tahu 10 trik ini!

Biarpun kamu udah mahir dalam padu padan mode, memadukan pakaian motif tetap menjadi salah satu momok yang ditakuti hampir seluruh khalayak fashionista. Kalau kamu salah memadukan motif, bisa-bisa tampilan kamu justru semakin nggak kece. Selain terlihat terlalu ramai, padu padan motif yang salah dapat membuat kamu terlihat lebih berisi ataupun proporsi kamu terlihat tidak benar. Meskipun terlihat susah, memadu-madankan pakaian motif itu tidak sesusah yang kamu bayangkan. Ada beberapa trik-trik yang bisa kamu pelajari dan menjadi panduan kamu tiap kamu ingin memakai dua motif di dalam satu motif. Ini nih 10 gaya padu-padan pakaian motif yang bisa banget jadi inspirasi kamu.

Gabungkan motif dengan warna netral dengan warna yang cerah agar tampilanmu seimbang!

motif warna dan gelap via lookbook.nu

Salah satu ketakutan yang paling umum ketika menggabungkan du macam motif adalah warna. Warna yang terlalu ramai atau mencolok mungkin sedikit mengintimidasi bahkan buat mereka para stylist profesional. Salah satu cara agar tabrakan motif tidak menjadi terllau ramai adalah dengan menggabungkan motif warna dengan motif warna netral. Di gambar diatas, motif polkadot hitam putih dipadukan dengan jaket motif warna yang menyeimbangkan tampilan secara keseluruhan.

Pakaian dengan motif yang berbeda akan lebih kohesif apabila memiliki satu warna yang sama sebagai pengikat!

print dengan unsur warna yang sama via www.tennesseeroseblog.com

Advertisement

Agar tabrakan motif terlihat kohesif, lebih baik memadukan dua motif yang memiiki unsur warna yang sama. Contoh diatas menggabungkan motif garis-garis merah dengan motif bunga. Meskipun keduanya sangat berbeda, keduanya tetap terlihat cocok. Warna merah di motif garis dan di motif bunga mengikat kedua motif.

Atau kamu bisa memadukan dua motif pakaian yang sama asalkan salah satu motif lebih besar dari yang satunya.

motif besar kecil via lookbook.nu

Menggabungkan dua motif dengan jenis yang sama juga terkadang sedikit mengintimidasi. Mungkin kamu takut bahwa outfitmu telrihat terlalu ramai . Untuk mengakali hal tersebut, kamu bisa menggabungkan dua macam motif yang sama dengan ukuran yang beda. Contoh di gambar atas merupakan gabungan antara motif bunga yang besar dan yang kecil sehingga tampilanmu terlihat cocok.

Dua motif yang berbeda akan terlihat lebih bagus seperti gabungan motif polka-dot dan garis-garis ini.

polkadot dan stripes via theeverygirl.com

Salah satu jenis tabrak motif yang paling aman untuk semua orang adalah tabrakan antara motif polkadot dan motif garis. Meskipun umum, kamu dijamin tidak akan salah tabrak dengan motif yang satu ini. Contoh diatas memperlihatkan betapa lucunya tabrakan motif polkadot dan garis-garis warna netral yang kemudian ditambahkan dengan warna hot pink yang feminin.

Motif yang sama tetap terlihat bagus apabila warnanya terbalik seperti di gambar ini!

warna motf dibalik via louisenorman.blogspot.co.id

Selain membedakan ukuran kedua motif, kamu juga bisa menggabungkan motif dengan jenis yang sama dengan cara membalikkan kedua warna yang ada di motif tersebut. Seperti contoh pada gambar diatas, kedua motif floral tersebut memiliki warna yang terbalik. Atasan tersebut bermotif biru diatas putih, sedangkan bawahannya adalah motif floral dengan warna putih di atas biru.

Atau motif yang sama juga bisa terlihat stylish dengan kontras warna yang jelas!

kontras motif macan dan bunga via www.allergictovanilla.com

Tabrakan motif juga akan terlihat bagus apabila terdapat kontras warna di outfit kamu. Atasan motif macan diatas warnanya cokelat kalem sehingga cocok dengan warna apapun. Oleh karena itu, kamu bisa menambahkan motif dengan warna yang kontras agar pakaianmu terlihat lebih menonjol.

Satu motif yang mendominasi motif yang lain akan lebih terlihat chic!

motif bunga mendominasi motif garis via lookbook.nu

Tampilan dobel motif diatas sangat menarik dan jauh terlihat lebih chic. Alasannya, ada motif yang jauh lebih mendominasi dibandingkan dengan motif yang satunya. Atasan floral yang berwarna cerah dengan skala yang besar terlihat mendominasi denga bawahan garis-garis yang jauh lebih kalem.

Motif yang terpotong akan terlihat lebih gampang dimata buat kamu yang masih takut mainan motif.

motif terpotong via lookbook.nu

Buat kamu yang masih sedikit takut untuk memadukan motif, teknik yang satu ini bisa banget jadi inspirasi utama kamu. Yang dimaksud dengan motif yang terpotong adalah gabungan motif dengan jeda polos diantaranya. Atasan garis-garis dengan bawahan floral ini dipotong dengan kain hitam kosong yang memotong kedua motif sehingga motifnya tidak terlalu ramai.

Kamu juga bisa memadukan motif dengan pakaian yang bertekstur jelas!

motif dengan tekstur via lookbook.nu

Pakaian dengan tekstur yang jelas dan kasar bisa juga kamu anggap sebagai motif. Dengan menggabungkan hal tersebut dengan motif print, kamu bisa mendapatkan tampilan yang lebih aman. Contohnya, tampilan diatas menggabungkan atasan motif floral dengan rok. Meskipun rok tersebut tidak memiliki motif print, tekstur suede atau corduroy-nya bisa dianggap sebagai motif. Menggabungkan kedua hal tersebut pun bisa menghasilkan tampilan yang chic dan beda!

Akhirnya, gabungkan dua motif dengan bahan kain yang berbeda agar tampilanmu lebih kece!

atasan rend dan bawahan flowy via www.hautekhuutureblog.com

Selain motif, kamu juga bisa menggabungkan motif dengan tekstur yang beda. Gabungkan motif bertekstur keras dengan motif yang bertekstur lembut. Atasan renda yang kaku terlihat sangat cocok digabungkan dengan motif bawahan yang flowy atau lembut. Kontras tekstur-nya pun dapat memberi kamu tampilan yang manis!

Nah, buat kamu yang pengen mencoba gabungan motif tapi masih takut, kamu bisa menjadikan tampilan-tampilan diatas sebagai inspirasi. Kamu nggak perlu lagi takut dengan tabrakan motif asal kamu udah tahu sepuluh cara untuk memadukan motif seperti diatas. Coba yuk!